
Kau adalah keindahan Tuhan yang tak bisa kudustai
____❤
Senyum yang tak pernah pudar menghiasi wajah tampan Andra yang sedang menjadi raja sehari itu , entah mengapa dia begitu berbunga-bunga seakan jantung hatinya memang bersamanya
"Selamat bro "ujar Ikbal sambil memeluk teman karibnya itu" Jangan lupa minum jamu biar tambah jreng"bisiknya , Andra yang mendengar itu pun mengumpat temannya itu karna tak enak Sarah akan mendengarnya
"Sialan", Dengusnya dengan bibir yang terus tersenyum
"wuwu jomlo kita sudah laku" ujar Deniz yang menyalami pengantin itu, Sarah tersenyum dibalik cadarnya itu saat melihat pertemanan suaminya itu
Tamu semakin sore semakin banyak , mereka memang mengundang banyak tamu karna ini pernikahan yang tidak akan lagi mereka rasakan ,karna Rayhan maupun ikram hanya memiliki 1 anak Tapi semua itu tidak membuat Andra lelah , malah dia yang terlihat paling bahagia .Sarah yang sudah pegal pun tak bisa lagi menyembunyikan rasa lelahnya itu
"Kamu istirahat dulu saja, biar aku aja yang menyalami mereka"bisiknya pada istrinya itu , Sarah hanya mengangguk dan berjalan ke kamarnya
"Sayang mau kmna?"tanya Siska
"Kaki Sarah pegel Tante" sahutnya
"Ouh ya sudah kamu istirahat dulu aja, "
Sarah pun kembali melanjutkan langkahnya yang terhenti itu , dia begitu benar-benar pegal
,
,
,
Meta yang hari ini bersiap untuk datang ke acara pernikahan Andra pun begitu semangat , wajah lugu nan polos sudah tidak ada lagi yang ada hanya wajah sinis dan obsesinya
"Aku akan merebutmu kembali Andra , apapun caranya meskipun nyawa ku Taruhannya"ujarnya pada cermin yang memperlihatkan wajah sinis nya itu . Dia beranjak dan pergi ke acara itu
.
__ADS_1
.
.
Waktu semakin malam , namun acara belum juga berakhir ,tamu malah semakin banyak .Sarah memakai pakaian berwarna peach dan tak ketinggalan dengan cadar yang menutup wajahnya itu.
Sarah sudah kembali ke pelaminan setelah istirahat , Dia melihat tamu yang masih banyak itu lututnya tiba-tiba lemas 'sampai kapan ini berakhir ,rasanya kakiku tidak akan duduk dan terus berdiri jika tamu masih banyak seperti ini'lirih nya pelan
Meta yang baru sampai pun menatap tajam pengantin yang sedang bersalaman dengan para tamu itu
"Jika aku tidak bisa mendapatkan Kamu secara kasar, maka aku akan mendapatkan Kamu secara halus dan perlahan" lirihnya dengan tatapan sinis, dia pun berjalan mendekati pengantin itu
"Selamat ya Andra" ujarnya sambil cupika cupiki , Andra yang mendapat itu begitu syok , dia melihat Sarah yang sudah memalingkan wajahnya
"selamat Sarah, maaf untuk waktu itu , Andra memang sangat cocok dengan kamu" ujarnya manis , dalam hatinya dia memaki wanita yang dia Salami ini
Sarah pun menyambut ramah Meta , dia rasa Meta tidak seburuk yang dia pikirkan.
"Terimakasih sudah mau datang" ujarnya ramah
"Iya Sarah" ujarnya sambil berjalan menyalami kedua orang tua Andra
.
.
cekrekk , Suara orang masuk kedalam kamarnya itu , tiba-tiba dia begitu gugup saat mengetahui siapa yang masuk.
Andra masuk begitu saja ,dan merebahkan tubuhnya dikasur rasanya dia benar-benar remuk .
"Aku akan mandi dulu" ujar Sarah saat sudah melepaskan aksesoris itu, Andra yang masih tiduran pun langsung terduduk dan mengangguk menanggapinya .
jantung Andra tiba-tiba berdegup sangat kencang , Tiba-tiba gugup menghampirinya .dia bingung harus memulai apa untuk malam ini
cekrekk , pintu kamar mandi terbuka dengan Sarah yang keluar dari sana dengan pakaian tidur dan tak lupa hijab dan cadarnya yang menempel sempurna .Andra meneguk ludahnya gugup
__ADS_1
"Aku juga akan mandi" ujarnya buru-buru masuk kedalam ,.
Sarah bersiap-siap memakai mukena untuk sholat sebelum tidur ,
cekrekk
Sarah menoleh saat Andra keluar dari kamar mandi, Sarah bengong saat melihat tangan Andra penuh gambar ,dia bahkan sampai terbengong lama melihat itu , karna Andra memakai baju panjang dan ini pertama kalinya Sarah melihat itu karna Andra hanya memakai kaos oblong dan celana pendek . Sarah tersadar dari lamunannya dan akan sholat namun suara Andra menghentikannya
"Tunggu sebentar , "ujarnya sambil mengambil sarung dan Koko didalam kopernya ,Sarah hanya menatap suaminya memakai sarung ,Koko dan kopeah . Dia akui suaminya itu sangat tampan dengan penampilan seperti ini
"Ayo ,aku akan jadi imam" ujarnya Sambil menggelar sejadah didepan Sarah , namun yang ditanya tak bergeming dia sedikit ragu pada suaminya itu. Andra yang tak mendapat respon pun menoleh ,
"Aku masih bisa mengimamimu , Bahkan aku sanggup jika kau minta surah ar-rahman sebagai maharnya, tapi sayangnya kau tak meminta itu"Ujarnya dengan senyuman manisnya menatap istrinya itu ,
"Tidak , maksud ku bukan begitu' sahut Sarah karna begitu tak enak ,Andra pun hanya tersenyum dan berbalik dia mulai menghadap Kiblat dan Sholat dengan sarah menjadi makmumnya.
Sarah tak menyangka bacaan dan surat-surat yang dibaca Andra begitu bagus dan fasih ,dia begitu malu karena sudah souzun dengan suaminya itu
seusai shalat Andra menghadap kearah Sarah yang masih memakai mukena , Sarah mengambil punggung tangan suaminya itu dan menciumnya
"Maafkan aku" ujarnya
"Untuk" tanyanya dengan alis terangkat sebelah
"Aku sudah berpikir yang tidak karna melihat penampilanmu"ujarnya lagi ,Andra yang mendengar itu pun tersenyum .
"Jangan selalu menghakimi penampilan seseorang , karna kita tidak tau saat penjahat berpenampilan seperti superhero", dan "aku suka kau tidak gampang percaya kepada orang lain"
"Apa aku boleh"tanyanya
Sarah yang mengira omongan Andra yang meminta haknya itu menjadi gugup , tapi dia suaminya .Sarah mengangguk pelan menanggapinya.
Andra pun mulai mendekati Sarah , Sarah yang gugupun replek memejamkan matanya,Andra yang melihat itu pun terkekeh .Detak jantung Sarah sudah tak karuan karna gugup tapi suaminya itu belum juga menciumnya. Andra membuka cadar istrinya itu dia bahkan tak berkedip saat melihat wajah istrinya itu hanya ada 2 kata untuk istrinya itu CANTIK dan SEMPURNA
_____👋👋
__ADS_1
jangan lupa Like jika kalian menyukai karya aku ya
Bantu vote,like and rate , jangan lupa tinggalkan jejak