
Waktu berlalu terlalu cepat , Minggu berganti Minggu , bulan berganti bulan .Rumah tangga Andra dan Sarah sudah berjalan 6bulan lamanya ,pahit manisnya rumah tanga sudah mulai terasa tapi itulah bumbu-bumbu rumah tangga agar mempererat hubungan dan kepercayaan .
Sarah yang selalu sibuk dengan pekerjaannya tapi dia juga tak lupa mengurusi suaminya itu , Andra sudah mulai menyicil membeli perumahan untuk dia huni dengan Sarah dan anak-anaknya kelak , jika ditanya soal hamil . Sampai saat ini belum ada tanda-tanda Sarah mengandung ,bahkan orang tua mereka juga selalu bertanya perihal itu dan membuat dia bersedih ,tapi Andra selalu menyemangati Sarah agar tak putus asa .
Andra yang awalnya tidak mencintai Sarah ,kini dia mulai luluh dengan ketulusan yang Sarah berikan . Wanita Sholehah itu memang selalu membuat hatinya tenang , suara lembutnya membuat dia melupakan segala hal .
"Sayang , lusa aku ada kerjaan diluar kota , kamu mau ikut"ujarnya sambil bertanya , Sarah sebenarnya ingin ikut tapi dia juga punya pekerjaan lain
"Maaf mas, aku _" ujarnya terputus karna tak enak hati
"Ya udah gpp, nanti kita cari jadwal kosong buat honeymoon" ujarnya sambil mengecup kening Sarah dengan lembut
"Iya mas, maafin aku ya"
"Gpp , udah yu kita tidur" ajaknya pada istrinya itu
.
.
"Kamu beneran gak mau ikut aku ke Surabaya , "tanya Vito pada Meta
"Ngak , aku gak mau" ujarnya sedikit ketus
"Kitakan bisa beli rumah disana kalau kamu ikut, aku khawatir ninggalin kamu disini , mending kamu berhenti kerja ajalah" ujarnya Vito membujuk Meta,
Meta dan Vito sudah menikah 2bulan lalu karna Meta hamil anak Vito, Vito yang pindah ke Surabaya pun harus bulak balik ke Jakarta untuk Bertemu istrinya itu . pernikahan mereka digelar privat jadi hanya sanak saudara saja ya hadir .Vito memang sudah mencintai Meta lama ,namun Meta malah berpacaran dengan Andra dan membuat dia begitu membenci lelaki itu .Tapi dia bersyukur Andra sudah menikah sekarang jadi dia bisa mendekati Meta lagi . Kedatangan Vito kejakrta untuk ketemu kliennya pun membuat dia harus menikah , karna seusai meting , malam harinya Vito keclub malam dan tak sengaja dia bertemu Meta yang sedang minum juga . Mereka minum sampai mabuk dan paginya mereka sudah dikamar yang sama dengan keadaan tanpa busana setelah kejadian itu Meta menghubungi karna hamil dan seminggu setelah itu Vito menikahi Meta disurabaya tapi karna Meta masih bekerja dia kembali lagi ke Jakarta Setelah menikah .
"Aku berangkat ya, jaga diri baik-baik dan jaga bayi kita "ujarnya sambil mengelus perut Meta
__ADS_1
"Hemmmm"balasnya sambil memainkan hpnya tak menghiraukan Vito , dia begitu kesal karna kehamilan ini dia tidak bisa lagi merebut Andra .
Vito yang tau Meta belum benar-benar mencintai dia pun hanya tersenyum getir, dia selalu menantang Andra agar bisa dilihat Meta dan setelah mereka pacaran .Meta hanya melampiaskan kesepiannya dengan meskipun begitu dia senang bisa dekat dengan Meta .Dia pun berangkat kebandara untuk kesurabaya , dia harus benar-benar sabar untuk mendapatkan hati Meta itu .
"Gimana ya caranya biar bisa rebut Andra dari wanita itu" pikiran setelah Vito pergi.
"Kenapa pula meski hamil sih tambah susah aja dapetin Andra"umpatnya kesal
"Oh iya , besok gue kan mau keluar kota sama dia , apa gue jebak aja ya .ngaku gue hamil anak dia ,lagian kan gak ada yang tau gue udah nikah" batinnya dengan senyuman penuh makna ..
"iya gue pake cara itu aja" ujarnya sambil beranjak kedalam kamarnya
keesokan harinya Andra sudah bersiap untuk pergi ke Bali dia terpaksa harus membawa Meta kesana karna kerjaan
"Maaf ya mas, gak bisa nganterin kamu kebandara"ucap Sarah sambil memasang dasi suaminya itu
"Gapapa sayang ", balasnya lembut sambil mengecup kening Sarah
Sarah pun berangkat kekantornya setelah keberangkatan suaminya itu , sampai saat ini dia tidak tau sekretaris suaminya itu atau bahkan dia belum pernah berkunjung kekantor suaminya itu. Mereka memang benar-benar manusia yang sama-sama sibuk
___
Setelah menempuh perjalanan satu jam lima puluh menit ,Andra memesan 2 kamar hotel untuk mereka sebelum menemui kliennya . Kamar mereka terhalang satu kamar , Andra tidak mau mengambil resiko apalagi metaa begitu gencar mencari cara untuk merusak rumah tangannya .
"Ahh lelahnya" ujarnya sambil merebahkan tubuhnya ,30menit lagi dia akan otw buat meting
"Kenapa berjarak sih kamarnya" gerutu Meta didalam kamarnya ",Mandi dulu lah gue , terus gue foto-foto deh .biar nanti Sarah ngira kita lagi liburan bukan kerja" batinnya dengan senyuman jahatnya
Meta dan Andra pun menemui kliennya setelah istirahat Sebentar ,Meta terus saja berfoto dengan Andra dibelakangnya .Andra yang memang tidak tau rencana licik Meta pun hanya cuek saja .
__ADS_1
"Perfect" ujar Meta saat melihat foto-fotonya
"selamat siang pak Bram" ucap Andra pada kliennya itu
"Siang pak andra" balasnya, mereka pun memulai meetingnya tanpa basa-basi .
Malam harinya ,Meta merencanakan niatnya itu dengan mengajak dia minum kopi .
Tok
tok
"siapa" sahut Andra
"Gue Meta"balasnya
Andra pun membuka pintu kamarnya
"Ada apa" tanya ketus
"Gue mau ngajak lo ngopi"ujarnya " datanglah jauh-jauh kita kesini gak nyobain kopi Bali" lanjutnya ,Andra pun mengiyakan ajakan Meta tanpa menaruh curiga .Andra dan Meta pun turun kebawah untuk bersantai sambil minum kopi,Tanpa diketahui Andra kopi itu sudah dicampur bubuk penyenyak .
"Pelayanan" panggil Meta pada pelayan itu
"Kopi 2 ya" ujarnya , pelayan itu pun membuatkan kopi untuk mereka .Pelayan suruhan Meta pun memasukan bubuk penyenyak itu sebelum pelayan lain mengantarkan pesenan mereka
"Selamat menikmati" ucap pelayan ramah sambil meletakan 2 kopi dimeja itu ,Tanpa basa-basi Andra meminum kopinya . Semakin lama dia semakin ngantuk ,dia heran kenapa kopi ini jadi membuat ngantuk dan
brakkk ,Andra tak sadarkan diri dimejanya
__ADS_1
Meta tersenyum puas saat melihat Andra sudah tak sadarkan diri dimeja ,dia pun menyuruh pegawai hotel membawanya kekamarnya
_____ππππHallo semua yang setia baca karya recehku , Jangan lupa tinggalkan jejak vote,like and rate /comment π