
Sudah satu Minggu rumah tangga Andra dan Sarah seperti es. Tidak ada sapa atau ungkapan Sayang seperti dulu ,bahkan hanya kebisuan yang menghiasi suasana sarapan pagi ini .
"Aku anterin kamu ke kantor ya sayang," ujar Andra memecah keheningan diruang makan itu .
Sarah mendongak sesaat lalu mengambil tasnya
,"Ngak usah , "Ujarnya sambil meninggalkan Andra yang masih makan ,Andra pun langsung menyudlahi sarapannya saat melihat Sarah pergi .
Namun Sarah sudah melajukan mobilnya .
"Huuuffffhhh,"…Hembusan frustasi Andra terdengar lebih keras tak seperti biasanya.
Dia tak tau kapan Vito memberitahukan kepada Sarah kebenaran itu ,dia pun kembali kedalam untuk mengambil kunci mobilnya .
Sarah pun melajukan mobilnya ke resto untuk menemui kliennya dari Surabaya ,dia tak kekantor untuk membawa Marni seperti biasa karna kliennya berkata membawa seseorang sesama perempuan .
Sarah pun bertanya pada pelayan sesampai disana .
"Maaf tuan agustoro saya terlambat" ujarnya dengan masih berdiri , orang itu pun berbalik menatap seseorang yang menyapanya itu .
"Tidak apa-apa nona Sarah , silahkan duduk"
"Terimakasih "
"Emmm maaf. bukankah Anda membawa assisten anda?"tanya Sarah
" tidak , saya tidak membawa assisten saya , "
"Lalu katanya an_"
"Maaf, aku telat" ujar seseorang yang baru saja datang. Sarah pun langsung menengok kearah suara itu .
Kakinya seakan membeku sama keatas ,Untuk apa wanita ini ada disini .
Meta pun langsung duduk tepat didepan Sarah .
"Maaf pak Vito , seperti meeting ini kita tunda " ujarnya Sarah sambil beranjak dari kursinya ,namun belum Sarah beranjak suara Vito menghentikan aktivitasnya.
"Anda pasti syok bukan ?"
"Saya sudah tau semuanya"ujarnya lagi
"maksudnya?"tanya Sarah , kenapa jantungku serasa mau lepas ,atau jangan-jangan dia mau memberitahukan pernikahan Andra dan Meta .
"Duduklah dulu. "
Namun Sarah tak menggubris itu. dia masih saja berkelana dengan pikiran negatifnya
"Aku mau minta maaf"Ujar Meta ,
"Duduklah dulu nona ,biar kita bisa bicara lebih rileks" ujar Vito membujuk Sarah , Sarah pun menurutinya ,dia kembali duduk di kursinya itu .
"Meta ini istri saya" ujar Vito yang membuat Sarah kaget.
"Bagaimana bisa"Tanyanya heran sambil menatap Meta , seakan meminta penjelasan pada wanita itu
"Aku minta maaf , sebenarnya aku hamil anak suamiku"Ujarnya sambil melirik Vito
__ADS_1
"Dan kamu menjebak suami saya untuk menikahi kamu"
"Saya minta maaf"
"Maaf? "
Sarah tak habis pikir dengan wanita di depannya ini , bagaimana bisa wanita bersuami menjebak suami orang . Oh ya Tuhan jadi selama ini suamiku itu tidak macem-macem Dengan wanita ini ,dan aku tidak percaya dan bahkan aku tak melayani dengan baik selama ini .
"Maafkan istri saya nona sarah, saya juga sama syoknya seperti Anda . Sampai saya harus mendadak kesini , dan mungkin ini kerjasama terakhir kita ,karna saya tak mau kejadian ini terulang dikemudian hari.
"Saya minta maaf ya Sarah. , saya tidak akan menggangu suami kamu lagi. ,
*
*
Oh ya Tuhan aku sangat berdosa pada suamiku, harusnya aku lebih bisa mempercayainya .
Mobil dengan kecepatan tinggi melaju menuju kantor Andra. Hanya itu tujuannya sekarang,bertemu dengan suaminya .
Sarah begitu tergesa-gesa bahkan membuat karyawan dikantor Andra itu menatap. Ada yang mengenalnya ada pula yang tidak mengenalnya karna Sarah hanya beberapa kali kekantor suaminya itu .
Sarah mencari Andra keruangan namun tak ada disana hingga dia berjalan keruang metting.
Brakkk
Semua orang didalam sana dibuat terkejut dengan suara keras pintu yang terbuka.
Sarah langsung menghambur memeluk Andra dan menangis diperlukan suaminya itu hingga suasana disana begitu hening menyaksikan adegan itu .
"Iyaa sayang, tapi aku lagi metting"bisiknya pada istrinya itu ,Sarah yang sadar pun langsung melepaskan pelukannya dan menatap orang diruangan itu yang sedang menatapnya .
blushh wajah Sarah langsung memerah , begitu malunya dia atas kecerobohan itu .
"Kamu tunggu diruangan aku ya. nanti aku nyusul", ujarnya yang tau pasti istrinya itu malu , dan tanpa bicara Sarah pun keruangan suaminya itu .
Andra pun mempercepat mettingnya itu ,
cekrekk
Sarah pun menoleh kearah suaminya itu ,Andra pun menghampiri Sarah yang sedang duduk di sofa itu .
"Maafin aku mas" ujarnya sambil menunduk
"Aku udah maafin kamu ko"ujarnya sambil mengangkat dagu Sarah yang menunduk itu .
"Bagaimana mungkin aku gak bisa maafin wanita yang aku cari bertahun-tahun ini ."
"Kamu percayakan sama aku"
"Iyaa mas. aku percaya sama kamu , maafin aku yaa,,", ujarnya dengan memeluk Andra
",Tapi mas,apa tadi maksud kamu aku Kamu cari bertahun-tahun?"tanyanya sambil mendongakkan kepalanya
Andra pun terkekeh mendengar itu.
"Tau gak kamu itu udah nyuekin aku berminggu-minggu " ujarnya sambil mengecup Sarah
__ADS_1
"Maaf mas", jawabnya lesu
"Tapi aku bersyukur juga karna itu Aku gak sengaja liat kotak item di dalam lemari saat ngambil baju ,", ujarnya dengan Sarah yang mendengarkan suaminya itu
"Aku kan penasaran , aku buka dan ya ampun aku gak nyangka isinya pemberian aku semua,"
"Pemberian kamu ,?"
"Bagaimana kamu yakin itu pemberian kamu,"ujarnya penasaran
"Kamu gak tau ya tiap Gelang itu ada inisial nama akunya"
"Hah ko aku gak tau ya?"
"aku bersyukur banget ternyata wanita yang aku cari dan cintai ini istri aku sendiri" ujarnya dengan lebih mengeratkan pelukannya
"Kita bulan madu yu yang"
"Mas ,ihhh"
"Kenapa"
"Malu aku mas"
***
Tuhan tidak pernah mengecewakanmu selagi kau mau berusaha dan berdoa.
Tentang takdir yang tak pernah kau bayangkan sebelumnya , tentang kisah yang kita lewati bersama .
Bersabarlah sedikit jika kau ingin tau hasilnya .
Terimakasih ya Tuhan kau memberikannya untukku.
Wanita Sholehahku , wanita terbaik , wanita yang tak pernah meninggalkan dalam situasi apapun yang mau menerimaku apa adanya .
Ibu terbaik untuk anak-anakku .
Andra bagasditya
**
Aku tak pernah sebahagia ini saat dicintainya.
Aku ingin jadi bodoh hanya untuk mencintainya tak perduli bagaimana rupanya ,fisiknya selagi dia mencintai ku dengan tulus dan sabar aku akan mencintainya .
Terimakasih suamiku.
Telah menjadi imam yang baik , Sholeh dan menerima aku apa adanya.
Ayah terbaik untuk anak-anak kita.
Sarah Humaira
**mampir juga kekaryaku yang lain ya
MENCINTAIMU DALAM DIAM** "
__ADS_1