
Setelah mengetahui kehamilannya 2 minggu lalu, andra makin posesif pada istrinya itu. Dia tak mengijinkan istri itu melalukan pekerjaan, bahkan untuk minum pun andra selalu sigap.
Namun hal itu membuat sarah jengkel, karna dia benar-benar tak bisa bergerak.
"Mas" keselnya
"Kamu mau apa sayang?" tanyanya lembut.
"Sana kerja"
.
"Aku gak ker_"
"Aku bosen liat kamu" belum selesai andra bicara, sarah sudah menyelah yang membuatnya kaget dengan penuturan istrinya itu yang bicara bosen melihatnya, dan andra pun hanya tersenyum karna mengira itu hormon ibu hamil.
"Kita jalan-jalan ya" ajaknya lembut..
Sarah yang mau marah pun seketika tersenyum, seperti baru melihat dunia.
Dia pun langsung menganti pakaianya dan membawa tasnya, andra yang melihat itu tersenyum senang. Dia merasa bersalah karna terlalu mengurung istrinya itu hingga membuat istrinya itu bosan, tapi mau bagaimana lagi, dia tak mau terjadi apa-apa dengan kandungan istrinya itu karna butuh bertahun-tahun untuk penantian ini.
"Ayookkk mas" ucapnya semangat, andra pun hanya bisa geleng-geleng kepala karna keantusiasan sarah itu.
*
*
Andra mengajak sarah kesalah satu mall terkenal dijakarta, dia mengaja istrinya nonton, shoping dsb.
Sarah begitu senang dengan semua ini, dia yang tertutup jadi begitu bar-bar semenjak hamil itu.
"kita cari makan dulu ya sayang," ajaknya, karna waktu memang mau waktu makan siang.
"Iya mas"
__ADS_1
Mereka pin berjalan kerumah makan terkenal didalam mall itu.
Sarah memesan berbagai makanan, bahkan makanan yang dia tak suka pin dia pesan, andra yang menyaksikan itupin dibuat meringis.
"Kamu mau abisin yang" tanyanya ragu.
"Iyalah" ujarnya santai dengan tangan yang sudah mengambil makanan.
Sarah begitu lahap makan semua makanan yang ada dimejanya itu, bahkan andra pun belum menyentuh makanannya karna merasa kenyang melihat makan sarah yang lahap.
"Kenapa gak dimakan mas" tanyanya tanpa menatap andra.
"Aku udah kenyang yang" balasnya pelan.
"Makan mas, nanti sakit." ujarnya dengan terus mengambil makanan dan memasukan kedalam mulutnya itu.
Dengan terpaksa andra pun makan makanannya.
*
*
"kenyang yang"
"Belum mas, pengen es cream"
Andra sampai menelah susah ludahnya saat mendengar penuturan sarah itu, karna istrinya itu sudah menghabiskan empat piring makanan dan sekarng masih ingin es cream.
Kehamilannya ini membuat dia khalap makan, meskipun andra khwatir pada bayinya itu tapi dia juga bersyukur karna istrinya itu tidak muntah- muntah dan mogok makan seperti ibu hamil lain.
Andra pun memesankan es cream untuk istrinya itu, Sarah pun seketika menghabiskan es creamnya.
Mereka pun pulang kerumahnya setelah kenyang. Namun sebelum itu sarah juga meminta suaminya membeli cake untuk dirumahnya.
"Yang beli cake dulu didepan"
__ADS_1
"Hah!" "cake?" apa dia tak salah dengar istrinya itu dibelikan cake setelah habis makanan banyak.
"Iyaa, kenapa?"
"Gapapa ko yang"
Andra pun melajukan mobilnya ketoko kue, dia membeli berbagai jenis kue sesuai keinginan istrinya itu.
Setelah itu mereka pun melanjutkan perjalananya.
Sesampai dirumah andra membukakan pintu untuk sarah,
"Makasih mas,"
"Iya sayang", andra pun membawa cake yang banyak kedalam rumahnya.
pembantu yang bekerja dirumah andra pun menyambut kedatangan tuanya itu yang begitu banyak membawa cake.
"Sini tuan, biar bibi bantu" tawarnya.
"Iya bi" andra pun menyodorkan beberpa wadah ke pembantunya itu.
*
*
*
*
Dieps selanjutnya ,aku bakalan cerita kebahagian rumah tangga sarah sama andra saja, mungkin beberapa bumbu aku masukin๐
Dukung terus ya
Jangan lupa like,rate and votenya ya ๐๐
__ADS_1