The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )

The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )
Bab 4


__ADS_3

" Beb, lagi pada ngapain nih " tanya meta pada Andra dan teman-temannya itu , dia mendudukkan bokongnya itu di bangku kantin yang kosong disebelah Andra


" gak liat lu , kita lagi ngapain " ucap Ikbal ketus


Meta tak menghiraukan ucapan Ikbal itu , dia malah nyender dibahu Andra dengan tangan bergelanyut manja. Teman-teman Andra yang melihat itu memutar mata malas melihat itu


"beb , jalan yuk", ajaknya pada andra


"Ngak , gue mau ke bang Tomi " dia beranjak dan disusul temen-temennya


"Makanya jadi cewe tuh jangan gatel sini situ " ucap Ikbal sebelum meninggalkan meta sendiri


Meta yang ditinggalkan mengumpat kesal


.


.


.


.


.


Setelah sholat Dzuhur , Sarah mampir ke kafe terdekat untuk membeli makan siang untuk dia dan beberapa karyawannya itu ,


"Mba pesen ayam bakar, pasta, sama kentang goreng ya " ucap Sarah pada pelayanan itu


"Ditunggu sebentar ya mba"


.


.


.


Tak jauh dari tempat tunggu Sarah , Andra dan teman-temannya yang kebetulan sedang nongkrong dikafe itu , ucapan Emran membuat semua mengalihkan perhatian


"Duh adem banget bidadari surga " ucapnya yang menatap Sarah , yang kebetulan berhadapan meski dimeja yang berbeda dengan jarak 4 meja


Andra pun memutar tubuhnya melihat apa yang Emran ucapkan , dan matanya menangkap wanita bercadar sedang memainkan hpnya menunggu pesanan


"Jadi ustadz dulu , mau punya bini gitu mah " celetuk Ikbal


"Mana mau kaya Lo yang baragajul gitu " timpah Deniz


Andra mengabaikan pertikaian temen-temennya itu , dia kembali fokus ke hpnya lagi


.


.


.


.


" Mba ini pesannya", ucap pelayanan mengantarkan pesanan Sarah kemeja tunggunya

__ADS_1


"Ouh iya mba , makasih", ucapnya sambil menyodorkan uang


Sarah pun meninggalkan cafe itu dan kembali kebutik


.


.


"assalamualaikum ", ucapnya memasuki butiknya itu


"walaikumsalam "sahutnya didalam


"Udah dulu kerjanya , kita makan dulu", ucap Sarah


"Iya mba ",


mereka pun istirahat dan makan bersama , mereka begitu senang karna bos mereka itu begitu baik dan ramah


"oh iya mba , kita diundang diacara fashion show pakaian muslim " ucap sari disela makannya


"Kapan acaranya , kamu udah daftar " jawabnya


" Udah mba , udah beres , pakaian buat fashion show juga udah disiapin , dijamin setelah itu. butik mba Sarah makin rame , " ucapnya


"aminn"


.


.


.


.


"Lo mau nambah lagi dra", ucap Ikbal , karna temanya itu suka sekali mengkarya tubuhnya dengan lukisan permanen


"Iya , gue mau bikin gambar cewe pake bekini",ucapnya asal


" hahaha dasar sinting ",


Tato ditubuh Andra sudah hampir menutupi kulitnya yang putih halus itu , dan hampir tiap hari papah itu berdakwah karna tato ditubuh anaknya itu bukannya berkurang tapi bertambah


"Bang biasa ", ucapnya pada Tomi , pelukis seni kulit itu


"Siap," jawabnya sambil menyalakan alat untuk melukis permanen itu ,


Entah apa yang membuat andra begitu suka karya seni ini ,Jika ditanya kenapa pun ia hanya menjawab " Biar terlihat gentle dan Maco" sungguh konyol , meskipun begitu dia tidak pernah melupakan solat 5 waktunya .


Dia juga rajin bersedekah tanpa diketahui orang tuanya itu alasannya karna , tangan kanan memberi , tangan kiri gak usah tau.


.


.


"assalamualaikum ", ucap Sarah memasuki rumahnya


"walaikumsalam sayang ",sahut umi pipik

__ADS_1


"Aby mana umi ", tanyanya


"Aby belum pulang , mungkin sebentar lagi", jawabnya


"yasudah , Sarah kekamar dulu ya umi"


"iya sayang",


Sarah pun menaiki tangga menuju kamarnya


crekkk


pintu kamar terbuka , dia langsung menyimpan tasnya dan menyambar handuk , rasanya dia sangat lelah hari ini .


"berendam di air hangat sepertinya sangat rileks "pikirnya


.


.


VOTE


LIKE


COMENT


VOTE


LIKE


COMENT


VOTE


LIKE


COMENT


VOTE


LIKE


COMENT


VOTE


LIKE


COMENT


VOTE


LIKE


COMENT


😅😅😅😘😘

__ADS_1


__ADS_2