
Hari ini adalah meting tahun yang selalu diadakan diperusahaan Sarah , Sarah begitu mencermati setiap staf yang memberikan laporan tahunan mereka .
"baik, Metting kita tutup sampai disini", ujarnya sambil beranjak dari kursi kebesaran itu .Sarah adalah pemimpin yang tegas nan lembut,Meskipun penampilan begitu dia tak segan menasehati kesalahan karyawannya itu .
Dia beranjak dari kursinya untuk keruangannya ,dia harus mengecek dokumen dan mempersiapkan Metting selanjut .Sarah lebih banyak meting dengan klien wanita ,mau itu assisten atau sekretaris perusahaan kliennya .
cekrekk ,suara Sarah membuka knop pintu, Dia menyerit saat ada seseorang sedang berselonjorkan kakinya di sofa sambil membelakanginya .
"Kenapa Metting mu sangat lama"ujar Andra yang duduk tegap setelah mendengar pintu terbuka , "Aku menunggumu sudah 1 jam sampai tertidur" lanjutnya sambil gaya bicara yang terdengar sangat manja
"Ada apa kamu kesini"tanyanya sambil duduk di kursinya
"Aku mau meminta maaf" ujarnya, Sarah yang mendengar itu pun mendongakkan
"untuk", tanyanya sambil kembali beralih pada dokumennya
"Masalah itu"
"Aku sudah memaafkannya"ujarnya tanpa melihat Andra
"Lalu kenapa kau tidak mengakat telpon ku"
"Aku sedang sibuk, aku tidak sempat"ujarnya sambil membolak-balikan dokumen di mejanya itu . Andra pun terdiam , dia malah fokus menatap yang akan jadi istrinya itu Sepertinya harga diriku turun 250° jika aku tidak bekerja batinnya ,saat melihat Sarah yang mandiri dan pekerja keras itu
"Jangan terus menatapku seperti itu , jika matamu masih ingin melihat "ujarnya ketus dengan mata yang masih fokus dengan pekerjaan
"Bagaimana mana kau bisa tau "tanyanya heran,karna sedari tadi dia perhatikan Sarah hanya fokus pada pekerjaannya itu .Namun bukannya menjawab ,Sarah malah beranjak dari duduknya itu
__ADS_1
"Kamu mau tetep disini ,atau pulang"Tanyanya sambil membereskan tas dan dokumen "Aku ada meting" lanjutnya
"Aku pulang aja lah,"ujarnya ,Andra pun beranjak dan pergi , begitu pun dengan Sarah.
.
.
.Hari pernikahan Andra dan Sarah sudah tinggal menghitung hari ,Sarah yang sudah cuti seminggu yang lalu pun hanya berdiam diri didepan laptopnya , bukan sedang bekerja tapi dia sedang membuat novel yang akan mengurangi kejenuhannya itu , seminggu ini dia mengisi kebosanan dengan menulis
***Assalamualaikum jodoh**
***Kau laksana angin yang berhembus
sejuk namun tak ku ketahui kedatangannya
Kau adalah penyempurna terbaik ibadahku selama ini
Allah terlalu baik padaku mengirimmu untuk membimbingku kejalannya
Semoga cintaku padamu tak melebihi rasa cintaku pada Tuhanku ___❤
Untuk lelaki kecilku 🙏
Maafkan aku ,namun aku berharap aku dipertemukan lagi denganmu meski dengan status yang berbeda
Kata-katamu membekukan hatiku ,
__ADS_1
Membuatku enggan untuk melangkah
Aku selalu berharap kau benar-benar datang ke rumahku 😊
Tapi sepertinya Tuhan berkehendak lain , seseorang sudah meminangku
semoga pernikahanku sakinah,mawadah,warohmah 🙏😊
_____SH❤***
.
Sarah menatap laptopnya dengan senyuman manis yang tidak tertutup kain itu .
Sarah memang selalu mengingat ucapan bocah laki-laki itu , bahkan saat banyak laki-laki mendekati dia tak meresponnya , Dia seperti diberi amanah oleh bocah laki-laki untuk menunggunya dewasa dan datang kerumahnya.
Tapi hari ini dia ikhlas dengan takdirnya ,dia akan menerima dengan ikhlas yang akan jadi calon suaminya itu
cekrekk ,suara orang membuka kamarnya
"Sayang ,ayo makan dulu" ujarnya
Sarah pun menoleh dan tersenyum
"Iya umi , Sarah akan turun", ,
____👋👋
__ADS_1
jangan lupa bantu vote ,Like and rate ya 😘😘😘
Salam dari penulis amatir ini