
Pagi ini andra sudah sibuk dengan jas kerjanya, karna akan kerja kembali setelah beberapa pekan libur dan hanya bekerja dirumah.
"Gitu dong mas kerja," ujarnya sambil memasangkan dasi suaminya ini.
Andra hanya tersenyum miris, lantaraa istrinya itu berbeda dari ibu hamil pada umumnya yang manja pada suaminya, tapi sarah malah kebalikannya.
"Udah" dengan tangan yang merapihkan jas suaminya.
"Yaudah yu, kita sarapan" ajaknya.
Mereka pun berjalan keruang makan, disana sudah tersedia berbagai jenis makanan, bahkan disana nemu sarapan nya lebih banyak dari hari-hari sebelumnya.
"Ini banyak banget yang" tanyanya, karna ini terlihat seperti untuk sarapan satu keluarga besar.
"Iya mas, soalnya aku gak kenyang sarapan kaya kemarin-kemarin mah" ujarnya santai sambil mengambil makanan untuk suaminya.
-Apa tidak kenyang!!, yang bener aja kemarin tuh bisa buat sarapan 5orang-"Batin andra.
Andra pun makan dengan menatap sarah yang begitu lahap makan itu, dia begitu bahagia melihat makan istrinya itu. Kehamilan sarah sudah menginjak 4 bulan, tapi kenapa perutnya itu seperti hamil tujuh bulan.
Apa istrinya itu terlalu banyak makan ya, hingga perutnya tak sama dengan usia kandungannya.
*
"Aku berangkat dulu ya sayang" ujarnya dengan mengecup kening sarah yang sedang nyemil apel ini.
"Iya mas, hati-hati"
Pipi tirusnya kini jadi semakin chuby, tapu sarah yang tak perduli dengan tubuhnya itu pun hanya cuek-cuek saja, yang penting anak dalam kandungannya sehat.
Baru saja mau masuk, suara mobil masuk halamannya menyita perhatiannya.
"Sayang" ujarnya sambil turun dari mobil.
Ya mertuanya datang,
"Mamah" ujarnya sambil menyalami mertuanya itu.
__ADS_1
"Apa kabar cucu oma" tanyanya sambil mengelus perut sarah yang besar itu.
"Baik oma" dengan suara seperti anak kecil.
"Ayo mah, masuk dulu"
"Mau minum apa mah"
"Teh aja deh "
Sarah pun menyuruh pembantunya untuk membuatkan minum untuk mertuanya, karna perut besarnya itu membuat dia susah bergerak.
"Sayang, perutnya besar banget. kamu kan baru 4 bulan"
" Iya mah, sarah juga gak tau. Apa kebanyakan makan kali ya mah?"
"Memang gimana porsi kamu makan sayang"tanyanya penasaran.
"Kata mas andra bisa buat keluarga besar makan,hehehe"
"Hah" mamah andra langsung menganga mendengar itu, ini sulit dipercaya, bagaimana bisa bumil memiliki porsi makan jumbo seperti itu.
"Iya mah, abisnya aku gak kenyang kalau makan 5 porsi"
Mamah siksa hanya molongo menatap perut buncit sarah.
" ini bu minumnya"
"Makasih bi," " oh iya bi ambilin cake yang dikulkas ya" titahnya
"Gak usah sarah, mamah gak suka cake"
"Ngak mah, bukan buat mamah,hehehe. Sarah laper"
jederrrrr, yaampun mamah andra dibuat molongo lagi sama menantunya ini. Ini masih pagi, dan pasti sarah sudah sarapan tapi sekarang dia minta cake.
"Makasih bi" ujarnya saat pembantunya menyodorkan cakenya, bahkan dikulkasnya ada 5 cake, dan itu akan habis dalam hitungan jam.
__ADS_1
Mamah siska hanya molongo menatap sarah yang lahap itu, ingin berkomentar tapi takut kesingung, dan ya dia hanya menonton sarah yang sedang makan cake itu.
Waktu sudah semakin siang, andra yang sudah selesai kerja pun, meninggalkan kantor hanya untuk makan siang bersama istrinya dan melihat keadaan istrinya itu. Dia juga tak tau jika mamahnya ada dirumah, tapi sebelum pulang dia menelpon istrinya dulu, karna istrinya yang jadi gila makan itu.
"Assalamualaikum mas"
"Waalaikumsalam sayang, aku mau pulang, kamu mau pesen apa?"
"Beliin buah aja deh mas, aku pengen nyemil buah"
"Baik tuan putri"
Setelah panggilan terputus, andra pun melajukan mobilnya kesupermarket untuk membeli berbagai jenis buah.
*
Sesampai dirumah, dia langsung mengecup kening istrinya itu.
"tumben kamu pulang" tanya mamahnya yang baru nonghol itu.
"Mamah kapan kesini" ujarnya sambil melepaskan rangkulannya dan mencium tangan mamahnya itu.
"Tadi pagi,"
"oh iya ini sayang buah pesenan kamu"
Sarah pun langsung mengambil kantong itu dan senyuman itu pun langsung berubah jadi cemberut.
"Kenapa sayang?" tanyanya saat melihat raut wajah sarah yang berubah.
"Aku gak mau buah supermarket"
Jangan lupa bantu voteeeeš¤£š¤£
Mampir juga kekaryaku yang lain **Cinta kahalang restu kolot
Cerita cinta terhalang restu orang tua dalam versi bahasa sunda.
__ADS_1
mampir ya semoga suka**