The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )

The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )
Bab 40


__ADS_3

Oh astaga ini sudah seminggu setelah pulang dari puncak, namun sarah masih saja suka merajuk ingin ini itu meskipun tidak muntah-muntah seperti dipuncak.


Andra yang aneh akan perubahan istrinya, karna dia sudah tidak tidur seminggu ini karna permintaan sarah yang setiap malamnya, bahkan jika tidak dituruti ngambeknya sampe seharian.


Seperti malam ini, sarah ingin rambutan.


"Mas, buruan ih" rajuknya dengan muka cemberutnya yang membuat andra tak bisa membantah.


"Iyaa, aku carii"


"Mau cari dimana coba rambutan jam 2 pagi, mana bukan musimnya lagi" gurutunya sambil membuka pintu.


"Aku denger mas,"


Andra langsung menengok kebelakang melihat sarah yang masih membaca buku itu, istrinya itu bahkan sambil mendengarkan tausiyah dihp bagaimana bisa dia mendengar gurutunya itu.


*


Sudah satu jam andra berkeliling mencari rambutan keinginan istrinya itu bahkan ini sudah jam 3 pagi, namun dia belum menemukannya juga.


Andra pun melajukan mobilnya kearah rumah orangtuanya untuk meminta bantuan.


ting


tong


ting


tong


suara bell itu membangunkan siska. Siska pun membangunkan suaminya karna ini masih sangat gelap meskipun sudah bosa dibilang pagi dan siapa pula yang bertamu dijam 3pagi seperti ini.


"Mas, mas" ucap siska membangunkan suaminya itu.


"Hemmmm"


"Mas bangun ada tamu itu" ujarnya karna terus saja mendengar bell yang menyala pertanda tak ada yang membukakan pintu.


Ikram pun langsung mengerjap sambil melihay jam dinding dikamarnya itu.


Dia menatap istrinya, bagaimana bisa dijam segitu ada tamu tapi memang bell terus saja berbunyi.

__ADS_1


"Ayo mas lihat dulu" ajaknya, "Buruan mas bangun"


ikram pun bangun menemani istrinya itu.


cekrekk


baru saja pintu dibuka andra sudah nyolong masuk dan membuat kedua orang tuannya itu melongo.


"Lama bener sih buka pintunya" keselnya karna sudah 20menit dia berdiri didepan pintu orang tuanya


"Kamu ngapain jam segini, gak ada akhlak emang ya" ujar ikram dengan nada tak kalah kesal, karna dia harus bangun karna ulah anaknya ini.


"Iya mana bertamu jam segini, mamah kan takut buka pintunya"


:Mah, bantu cariin rambutan napa mah" ujarnya memelas


"Rambutan?" siksa dan ikram pun saling tatap dengan bibir yang melengkung itu, entah tak tau apa yang ada dipikiran mereka. Cukup mereka dan athor yang tau 😅😅.


Siksa bukan menangapi omongan andra tapi malah pergi kekamarnya, dan andra pun menatap heran mamahnya sebelum menatap papahnya itu.


"Bantuin dong pah," rengeknya


"Bantuin apa?"


"Apaan ini mah" tanyanya sambil mengambil paperbag yang diberikan mamahnya itu.


"Tespek?"


"Mah jangan gitu dong, nanti sarah kesingung lagi" bantahnya karna bukan sekali dua kali mereka mengecek kehamilan.


"Ya ini pasti jadi, percaya deh sana mamah"


"Tapi mah"


"Udah sana pulang," bentaknya


Andra pun pulang dengan lesu, dia jadi cemas dan takut.


"Huhhhffff" helaan nafas terasa berat saat memasuki rumahnya itu, baru juga mau menaiki tangga, sarah sudah turun tangga dengan wajah keselnya.


"Lama banget sih mas"

__ADS_1


"Maaf yang, gak dapet rambutannya"


"Terus itu apa?" tanyanya


"Dari mamah"


"Hah?, kamu kerumah mamah mas?"


"iyaa"


Sarah pun membuka paper bag itu, dia mengerutkan kening saat mendapatkan 10 jenis tespek.


" buat apa mas,"tanyanya


"Mamah suruh kamu test yang!" ujarnya pelan karna takut menyingung sarah.


"Oh" jawabnya santai sambil berjalan kedalam kamar sambil membawa tespek itu, dan membuat andra melongo menatapnya.


Karna waktu yang sudah terus berputar andra pun tidur karna sudah sangat mengantuk, dan istrinya itu yang masih sibuk dikamar mandi dengan tespek.


Baru saja nyawa ingin lepas dari raga, suara sarah berteriak membuat dia langsung berlari kekamar mandi.


" yang kamu kenapa?" tanyanya panik, namu yang ditanya malah menangis.


"Yang kamu kenapa, kamu jatoh bukan" bukannya menjawab, sarah malah semakin kencang menangis dan membuat andra heran.


Sarah pun menyodorkan 10 tespek itu ke andra, dan andra yang melihat garis 2 pun tak bisa berkata-kata. Dia pun menatap sarah meminta jawaban dari istrinya itu dan sarah hanya menganguk sebagai jawabannya.


"Alhamdulilah" andra langsung bersujud syukur mendengar berita ini, sungguh allah tak pernah bohong memberikan hasil yang puas, jika kita mau berusaha dan berdoa.


"Jika kamu jatuh, BANGKITLAH!!


Meskipun kamu mengalaminya 1000kali.


Percayalah masih ada 1001 cara untukmu tetap berdiri"


_Henti


Tamat.


Terima kasih untuk semua dukunganya, terimakasih yang selalu baca ceritaku.

__ADS_1


maaf jika cerita akhirnya tidak memuaskan, namun hanya begini mampuku🙏🙏


Salam dari aku . jangan lupa mampir kekarya aku yang lain


__ADS_2