The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )

The DESTINY (Jodoh Dari Tuhan )
Bab 39


__ADS_3

Waktu begitu cepat berlalu sudah 3tahun rumah tangga Andra dan Sarah setelah kejadian lalu .


Rumah tangga sarah dan andra semakin romantis , bahkan sekarang mereka sedang makan malam romantis dikawasan puncak . Mereka senjaga berbulan madu dengan nuansa puncak ,karna selain sejuk puncak sangat indah apalagi jika pagi , dedaunan hijau bergoyang-goyang dengan embun yang masih mengendap.


"Makasih ya mas," ucap sarah yang menatap andra


"Iya sayang ,apapun untuk kamu,"


Siapa yang tak iri melihat rumah tangga mereka yang harmonis ini, Tapi dibalik itu semua ada kesedihan sendiri karna sampai saat ini sarah belum dikarunia anak.


"Maaf mas," ujarnya sedih , karna rasanya kebahagian ini kurang tanpa seorang anak diantara mereka


"Maaf,' Andra mengerut heran , karna tak mengerti maksud sarah.


"Iyaa , aku belum bisa hamil ,"


"Aku tau kamu pasti ingin sekali memiliki anak , bahkan meta saja sudah memiliki 2 anak. Tidak seperti aku," Ujarnya sendu dengan mata memerah menahan air mata , namun air mata itu tak mau mengikuti sarah yang mana malah jatuh tanpa permisi membasahi wajah cantik sarah itu.


"Jangan bicarakan itu lagi , Aku mencintai kamu apa adanya. Mau kamu punya anak atau tidak pun aku tetap mencintai kamu. Jadi jangan pernah bicara itu lagi." Ujar andra dengan mengelus tangan Sarah.


"Jangan dengarkan kata orang , dan lihat aku , Aku mencintai kamu dulu dan selamanya,"


Bagaimana Sarah tak jatuh cinta dengan laki-laki badboy ini , meskipun penampilannya badboy tapi Andra adalah imam dan suami yang baik.


"Habiskan makannya,"


"Iya mas"


Seusai makan malam , Andra mengajak sarah keatas balkon villa yang mereka sewa untuk beberapa hari itu, Disana mereka bisa melihat indahnya pemandangan puncak malam hari, Kelap kelip lampu malam yang begitu indah dikegelapan malam dengan udara dingin yang membuat siapa saja ingin bergulat dengan selimut.


"Ini sangat indah mas,"


Andra menatap sarah yang begitu bahagia, Senyum ini tak pernah pudar saat melihat wanitanya itu selalu bahagia.


Andra pun mendekati sarah yang sedang menatap pemandangan puncak dari atas balkon kamarnya itu.


"Benarkah, tapi aku tak melihat keindahan lain selain istriku ini,' gombalnya sambil memeluk Sarah dari belakang, yang mana membuat sarah kaget dan juga bahagia.


"Aku tidak pernah menemukan keindahan lain saat melihatmu tersenyum, seakan semua keindahan itu pindah padamu semua"


"Mas gak usah gombal deh, receh banget sih"

__ADS_1


"Tidak, aku tidak gombal," ujarnya melepaskan pelukannya dan membalikan tubuh sarah agar menghadap kearahnya.


"Semua keindahan itu semua tersita padamu" Ujarnya sambil mengecup bibir sarah lembut, Andra pun menutun sarah kedalam kamar dengan bibir masih bertautan itu dan sarah hanya mengikuti dan menikmati apa yang suaminya lakukan itu.


***


Subuh sudah berkumandang, namun sarah masih berselimut tebal. Diapun membangunkan suaminya itu karna dia begitu tak enak badan, tak tau apa penyebabnya.


"Mas, udah subuh"


Sarah terus saja mengoyang-goyangkan tubuh andra yang masih terlelap itu.


"Hemmmmzz" Andra mengeliat saat merasakan tangan sarah mengoyang-goyangkan tubuhnya, dia enggan membuka matanya.


"Mas, bangun. Buruan mandi" Titahnya


"Mas,__" belum selesai sarah menyelesaikan bicaranya dia langsung berlari dengan menarik selimut untuk membungkus tubuhnya dan membuat andra langsung membuka matanya sempurna karna kaget.


"Hoekkkk hoekkkk"


Andra yang mendengar sarah muntah pun langsung memakai kolornya dan melihat keadaan istrinya itu.


"Hoeekkkk hoekkkk"


Sarah pun mulai membaik setelah tengkuknya dipijat andra, Entah kenapa dia jadi mual bahkan badannya begitu tak enak.


"Kita kerumah sakit ya" ajarnya


"Gak usah mas, aku cuman masuk angin. Buruan kamu mandi nanti keburu abis waktunya." titahnya pada suaminya itu, Andra pun menurut karna waktu yang terus berputar itu.


Seusai sholat subuh berjamaah mereka pun sarapan dengan menu yang sudah disiapkan penjaga villa itu.


"Kita periksa kedokter ya setelah ini" Ajaknya


"Gak usah mas, Aku tuh cuman masuk angin" Bantahnya


"Beneran gapapa?"


"Iya mas,"


***

__ADS_1


Siang harinya andra mengajak sarah berkeliling sekitar puncak, Disana banyak petani teh yang sedang beristirahat.


Sarah yang tak sengaja melihat pohon jambu air yang berbuah lebat, entah mengapa saat melihatnya air liurnya menetes.


"Mas" ucapnya dengan mata yang masih fokus pada pohon jambu itu.


"Hemmmzz"


"Mas, aku pengen"


Andra langsung membulat menatap sarah.


"Yang ini tuh dikebun" ujarnya dengan pikiran yang entahlah menjurus kemana, Sarah pun langsung menepuk andra.


"Aku pengen buah itu mas" rengeknya karna kesal dengan suaminya yang berpikir mesum itu.


Andra pun mengikuti arah yang ditunjuk sarah itu, dia mengerut heran karna sarah tiba-tiba ingin buah jambu air.


"Iya nanti kita beli"


"Ngak mau, aku mau yang itu" ujarnya


"Itu punya orang" bujuknya


"Ya minta dong mas" ujarnya dengan cemberut, meskipun wajahnya itu tak terlihat karna tertutup tapi suaranya itu meyakinkan kalau sarah itu kesal dengan suaminya.


Andra pun menuruti keinginan sarah tanpa banyak bicara, bahkan sarah ingin dirinya yang memanjat pohonnya itu dan untungnya pemilik pohon itu sedang ada mengecek kebun tehnya itu.


Sarah pun begitu senang setelah mendapatkan jambu itu, bahkan bisa dilihat dari pancaran matanya yang begitu berseri itu.


Mereka pun pulang setelah berkeliling dan mendapatkan jambu itu.


Sesampai divilla sarah langsung mencuci jambu itu dan menyusunnya sangan rapi didalam wadah, dan membuat andra tambah heran, Sarah tak memakan buah itu melainkan hanya disusun dan dipandangi saja.


"Ada apa dengannya!!, apa aku malam terlalu gempur ya sampai bikin sarah jadi aneh" gumamnya dalam hati sambil menatap sarah yang masih memandangi buah itu dengan senyuman yang tak pudar.


hay selamat pagi readeer , masih setia kan baca karya aku ini


***Jangan lupa vote,like and rate yaa ,


aku sayang kalian ,makasih ya yang masih nunggu aku up dan setia baca karya aku. jangan lupa tandai karyaku juga sebagai faforit ya

__ADS_1


dahhh***


__ADS_2