The Hottest Family

The Hottest Family
015 - Want Me To Call Him?


__ADS_3

Cale menghela napasnya. Ada banyak adegan yang seharusnya dipaparkan mendetail oleh Author, tapi sayangnya yang menulis fanfic ini otaknya sedang dalam mode ngelag.


Rules no 1: Suka-suka Author.


Pada intinya Han Yoojin udah balik dijembut adeknya, naga kecil juga udah balik setelah diajak nonton film sinetron sama Beru, hp Cale juga udah balik, Choi Han udah sibuk latihan malam, Dokja dan Jaeha juga sudah tidak usah ditanya lagi.


Terus Cale lagi ngapain sekarang?


Cale lagi mandi gaiss. Buset malem-malem mandi, ya bebaslah. Eh, ini mah bukan gaya bahasa novel. Wait wait.. Berhitung dulu ye gaiss.. mon maap...


1


2


3


4


5


**


Setelah mengecek suhu air dengan jemari tangannya, Cale pun perlahan-lahan masuk ke dalam bak mandi yang sudah diberi taburan kelopak bunga mawar dan juga gelembung sabun.


Hangat terasa di kulit Cale, membuat badan dan pikirannya jauh lebih rileks dari sebelumnya.


"Ppptt." Tiba-tiba saja Cale tertawa. Berendam di bak mandi seperti ini membuatnya teringat pada Jinwoo. Lebih tepatnya pada foto seorang wanita yang Jinwoo simpan di gallery ponselnya.


"Biar kutebak, dia bisa saja tiba-tiba muncul kalau aku memanggilnya," ujar Cale sambil terkekeh.


"Haha." Cale tertawa sejenak sebelum kemudian kembali tenang menatap gelembung yang ada di air.


Apa yang diinginkan Cale saat ini adalah ketenangan dan waktu berkualitas untuk dirinya sendiri.


"Tuan, apakah perlu aku memanggil Yang Mulia?" tanya Beru yang seketika saja membuat Cale terkejut.

__ADS_1


"Set#%!" Cale menepuk-nepuk dadanya karena terkejut. Jantungnya berdetak seolah sedang lari maraton.


"Bagaimana? Perlu aku panggilkan?" tanya Beru.


Cale menatap Beru dengan alis yang berkerut. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Beru bisa muncul tiba-tiba. Terlebih di kamar mandi. Bukankah ini kurang ajar?


"Memangnya dia bisa datang secepat itu?" tanya Cale jutek.


"Tentu saja," jawab Beru yang kemudian menghilang dari pandangan Cale.


"......"


Sesaat Cale terdiam. Ya, hanya sesaat karena sebuah bayangan hitam tiba-tiba muncul di hadapannya. Sebuah bayangan hitam yang kemudian mewujud menjadi seorang laki-laki yang memakai kaos berwarna ungu muda.


Siapa lagi kalau bukan Jinwoo?


"......" Cale terkejut, tapi dia tidak berkata apa pun selain menggemelutukkan giginya.


"Ada apa memanggilku?" tanya Jinwoo yang sebentar kemudian kaget. "Eh, lagi mandi?"


"......" Jinwoo kehabisan kata-kata. Dia kemudian menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


"....." Cale masih diam menatap kehadiran Jinwoo.


"Astagaa..." Jinwoo berjongkok sambil menghadap ke tembok.


"Kau tidak ingin memfotoku?" tanya Cale yang seketika saja membuat Jinwoo terjatuh. Tentu saja pertanyaan Cale ini tidak lebih dari sebuah sindiran.


"Rambutku memang tidak berwarna kuning, tapi bukankah warna merah juga menggoda?" tanya Cale iseng.


Jinwoo menghela napasnya kasar. "Kamu memanggilku ke sini hanya untuk minta difoto?"


"Bukannya kau suka mengkoleksi foto bernuansa seperti ini?" tanya balik Cale.


"Aku tidak semesum itu," balas Jinwoo cepat.

__ADS_1


"Aku tidak percaya." Cale memutar bola matanya.


"Kalau tidak ada hal lain lagi, aku pulang," ucap Jinwoo sambil memunculkan bayangan hitam memutar di bawah kakinya.


"Kau mau mencuci rambutku? Ada yang ingin aku tanyakan," ujar Cale santai.


"Maaf, tapi aku bukan pengasuhmu," tolak Jinwoo.


"Kalau begitu permintaanku yang ketiga. Kau masih ingat kan?" Cale menyindir tentang 3 permintaan sewaktu di kantor Jinwoo.


"Haaaaaah?"Jinwoo mengerutkan keningnya tidak suka.


"Aku baru bilang 2, jadi tinggal satu lagi."


"Maumu apa?"


"Permintaanku yang terakhir, kau harus menuruti apa pun yang aku mau," jawab Cale sambil tersenyum.


"Aku menolak." Jinwoo membuang muka.


"Kau harus mau."


"Ti-dak." Jinwoo menggeleng.


"Kalau begitu aku tidak mau jadi ketua blok."


"Tidak boleh."


"...." Cale manatap Jinwoo dengan tatapan datar.


"Besok pagi datanglah ke kantorku. Nanti aku beri ice cream mochi," ujar Jinwoo sambil membalikkan badannya. Dia melambaikan tangannya sebelum kemudian menghilang ditelan bayangan hitam keunguan.


"Orang gila macam apa yang makan ice cream pagi-pagi? Dia pasti bercanda." Cale menggelengkan kepalanya sebelum kemudian membenamkan diri di air.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2