The Sweet Revenge

The Sweet Revenge
10.


__ADS_3

Keesokan harinya, Dewi sudah siap di meja makan sendirian. Harap dicatat kalau saat ini Dewi sendiirian. Dan di saat saat seperti itulah membuat Dewi kangen dengan suasana rumah.


Apalagi kemarin David pulang dan di tengah perayaan apa di rumah jayaprana dia membuka fitur video call sehingga dirinya bisa melihat member-member yang datang ke rumah jayaprana yaitu rumah dari Azka.


Dewi juga melihat Azka yang tambah tampan yang seringkali membuat dirinya gamon alias gagal move on.


Ingin rasanya dia menyerah dan kemudian balik ke rumah besarnya yang nyaman dan penuh dengan makanan yang lezat serta dirinya tidak perlu susah untuk mengeluarkan duit untuk menikmatinya.


Tapi perkataan dari David itu terus menerus memotivasinya membuatnya ingat bahwa misi yang saat ini adalah membalas dendam kepada Azka dan juga Pamela. Dia tidak boleh menyerah dengan perkara kecil seperti ini bahkan dirinya harus bisa membangkitkan dirinya sendiri untuk say no pada semua cemilan-cemilan yang berjajar rapi di kamarnya tadi malam.


"Ayo Dewi Ayuningtyas! Kamu pasti bisa mengalahkan godaan-godaan cemilan yang saat ini melambai lambai ingin kamu makan," katanya dengan nada menguatkan diri melihat keripik kentang favoritnya dan mencoba menyingkirkannya dari hadapannya.


Ini masih pagi, dan dia tadi sudah take oatmeal dan susu rendah kalori dengan merk terkenal yang menurut iklannya bisa membantu menurunkan berat badan namun belum selang 5 menit dia tergoda mencicip keripik kentang yang ia beli kemarin. Patah hati membuatnya ingin melarikan diri untuk memakan makanan ringan dan es krim untuk membuatnya lega.


' Ehm ngecheat day sekarang besok baru diet, okey kali ya? Soalnya kan belum ada personal trainernya. Janji deh nanti kalau personal trainernya datang, baru diet dan work out!' pikir Dewi yang sudah dalam tahap tergoda janda muda... eh maksudnua tergoda dengan cemilan yang terpampang nyata di depan mata.


' Jangan kalah! Ini godaan! Singkirkan cepat!'


' Tapi aku lapar, gimana bisa bekerja kalau aku lapar. Kerja otakku yang cemerlang lahir dari makanan yang berlimpah dan asupan gizi karbohidrat yang menjadi momok kegemukan.' pikirnya lagi.


Dan akhirnya, Dewi jatuh dalam buaian dosa keripik kentang yang renyah kriuk seperti artis toktok yang sering asmr.


Dewi harus kekantor dengan hati yang penuh penyesalan karena tak bisa menahan godaan dosa sang keripik kentang.


***


Setelah Dewi menyelesaikan kerja magangnya ia langsung ke tempat personal trainer yang saat pulang kerja tadi dikenalkan oleh David, ia langsung meluncur ke Ade R fitness centre untuk bertemu dan berkenalan dengan personal trainer yang konon bernama lengkap Aldo Sanjaya, dia adalah personal trainer yang suksea membawa kliennya langsing bak model. Dia juga biasa memberikan training sama klien yang akan masuk pertandingan muaythai sesuai kelasnya. Biasanya kan ada tuh kelas berat berapa, nah dia bisa mengaturkan seseorang masuk kelas berat yang ditentukan dengan mudah.


Kuncinya adalah disiplin, dan konsisten ! Mau menggemuk atau kah jadi lebih kurus, Aldo ini punya resep dan caranya, asal klien yang bersangkutan mau mengikuti tata cara yang ia ajarkan.

__ADS_1


" Hai, kak baju merah!" orang yang dituku Dewi adalah laki laki dengan outfit baju merah sesuai dengan janji di aplikasi chat tadi.


" Hah? Kamu?" ketika laki laki itu berbalik, dia terkejut melihat Dewi.


" Lho kok kamu?" keterkejutan yang sama melanda Dewi juga.


Mereka saling menunjuk kemudian tertawa terbahak.


" Wah kita ditakdirkan bertemu lagi, jangan jangan kita jodoh nih?" katanya sambil mengedipkan sebelah matanya dengan maksud menggoda Dewi.


" Heleh apanya yang jodoh, lha wong kemarin aja habis nabrak ga ngomong apa apa langsung ngeloyor pergi kok. Pasti karena illfeel lihat bodyku yang sakgentong kan?" tuduh Dewi dengan sebal kalau ingat kemarin awal pertemuan mereka.


Ya laki laki ini adalah orang yang bertampang sangar dan berbody gede, membuat Dewi mengira kalau orang ini adalah copet.


" Ya habisnya wajah kamu itu jutek, dah gitu kamu dengan santainya nuduh aku copet."


" Aku gak bilang apa apa.Kamu baperan."


Aldo ini tipe manis dan ramah ternyata, bukan kayak Azka yang dingin dan tampan. Kalau sama kak Azka,masih jauh lah tingkat ketampanannya.


Astaga Azka lagi, dengan cepat Dewi memukul keningnya.


" Gak usah mukul kening. Kamu gak usah terpesona sama aku.Yah aku juga fahu..."


" Ge er banget jadi orang. By the way kita belum kenalan dengan benar aku Dewi Ayuningtyas, kamh?" kata Dewi sambil menyodorkan tangannya.


" Aku Aldo Sanjaya. Master of all martial art, dan juga trainee model."


" Wah kenalan kamu pasti model cantik cantik yo mas?" tanya Dewi kagum. Bentuk tubuh Aldo ini keren banget. Kayak berasa berdekatan sama Joe Taslim. Wajahnya juga oriental, gak tampan, cuman keren dan manis gitu. Apalagi orangnya juga ramah.

__ADS_1


" Yah biasa aja, hubungannya kan profesional saja. " katanya sambil mengajak Dewi duduk.


" Beneran bisa jadi kurus akunya mas? Gede banget loh akunya." kata Dewi dengan wajah melas pasrah dan menyerah gitu sebelum bertanding.


" Kita cek dulu semuanya." katanya menuju timbangan yang ada di samping tempat duduk itu.


Harap dicatat ya bahwa sudah sejak lama Dewi itu bermusuhan dengan timbangan karena timbangan tidak pernah memberikan angka yang diinginkan oleh Dewi namun terus-menerus mengejeknya seperti tidak ingin kalau Dewi merasa senang.


" Mas, kalau lainnya saja gimana?"


" Maksudnya?" Aldo merasa heran dengan tingkah laku dari Dewi yang kelihatan aneh dan ketakutan saat melihat timbangan yang sekecil itu. Masa yo ada orang yang phobia sama timbangan?


" Gini sebetulnya sejak lama saya itu sudah tidak cocok dan tidak akur sama yang namanya timbangan jadi saya juga sudah lama tidak pernah nimbang, namun kira-kira ya badanku segini segini saja tidak bisa turun kemungkinan naik banyak!" kata Dewi menjelaskan sambil menggaruk-garuk tengkuknya yang sebenarnya tidak gatal. Namun karena dirinya sedikit salah tingkah ketika menjelaskan itu kepada personal trainer nya ini.


Ketika mendengar penjelasan dari Dewi bukannya marah, tapi personal trainer nya ini malah tertawa terbahak-bahak karena apa yang disampaikan oleh Dewi itu menurutnya sangat lucu.


Lah kenapa coba dirinya yang salah karena kegemukan malah ngajak tengkar timbangan yang nggak salah apa-apa? Kan konyol!


" Gini adek manis, kalau kamu mau jadi muridku kamu itu mesti nimbang dulu berat kamu berapa lalu kemudian kita atasi bersama permasalahannya dengan berolahraga untuk menghilangkan kalori dan juga memantau makanan kamu supaya sehat dan memenuhi persyaratan untuk bisa menurunkan berat badan." kata Aldo sambil mencubit hidung mancung Dewi karena menurutnya Dewi itu lucu dan menggemaskan.


.


.


.


TBC


Kira kira berat badannya Dewi jadi berapa sekarang? Karena patah hatinya membuat beratnya turun atau naik? Komen yang banyak...jangan lupa like, gift dan vote.?. plis plis plisss...

__ADS_1


auto nyanyi:


🎶Kadang kala tak mengapa ..untuk tak baik baik sajaa, kita hanyalah manusia wajar bila tak sempurna..🎶🎵


__ADS_2