The Sweet Revenge

The Sweet Revenge
23.


__ADS_3

" Aku minta maaf, Ay! Kalau kamu mau menganggap itu adalah kesalahan ku biarlah aku yang meminta maaf sama kamu kalau itu menyakiti hati kamu. Tapi tidak ada di dalam pikiranku terbersit pun tidak untuk menghina kamu dengan perkataan-perkataan merendahkan seperti itu. Percayalah, bahkan aku juga penganut Don't judge a book by its cover..." kata Aska dengan nada yakin. Dewi memalingkan wajahnya dan tetap bersikukuh agar Aska tidak Seenaknya saja di kemudian hari.


" Kak, kamu mestinya tahu bahwa apa yang kalian katakan itu menyakiti hati orang lain atau tidak, dan kalian melakukan itu tanpa memikirkan bahwa perkataan-perkataan kalian itu sudah menyakiti hati orang lain." kata Dewi sambil Beranjak Pergi dari hadapan Azka yang hanya memandang dirinya dengan tatapan sendu dan penuh penyesalan. Seandainya waktu itu dirinya bisa tegas dan tidak memperkatakan hal-hal yang bisa menyakiti orang lain tentunya tidak ada orang yang tersakiti dan tidak ada orang yang terguling karena perkataan-perkataan sahabat dari Azka waktu itu.


Memang Dewi menolak dan menyatakan perang dengan keputusan Papa Mamanya yang dengan seenaknya menjodohkan dirinya dengan Aska. Dewi memang tidak langsung menolak saat itu juga karena Dewi Masih memikirkan hubungan antara Papa Mamanya dan juga Papa Mama dari Azka, namun saat mereka semua sudah pulang Dewi mengungkapkan apa yang menjadi kekesalan hatinya.


"Papa, Dewi gak mau dijodohin sama kak Azka!" katanya dengan kesal kepada papanya.


"Kenapa? Bukannya kamu sangat menyukai Aska ka dan ingin menjadi istri Azka di kemudian hari lalu kenapa ketika Azka malah kepingin berjodoh dengan kamu kamu malah menolak!" papa sena sedikit kebingungan dengan perilaku dari anak perempuan satu-satunya itu yang malah menolak Azka padahal dahulu Dewi itu mengejar-ngejar Azka karena menginginkan menjadi istri Azka.


"Aku sekarang sudah tidak menyukai Azka sama sekali karena ia itu sombong dan juga melihat orang tuh dari penampilannya saja, terbukti pada waktu itu Kak Aska malah menolak aku dan mengatakan katain aku dengan kata-kata yang tidak pantas didengar." kata Dewi dengan nada kesal. Perkataan dari Dewi sedikit banyak membuat papasena geram dengan perlakuan Aska kepada Dewi.


" Masa sih, si Azka melakukan itu sama kamu sih De?" tanya mama Della yang keihatan kecewa saat Dewi menolak berjodoh dengan Aska, karena dirinya sudah benar-benar memikirkan dan merancangkan gimana pernikahan Dewi bersama Aska. Apalagi Mama Dela dan Mama Angel itu dekat secara hubungan pertemanan.


"Ya, kayaknya pappa senna juga tidak percaya kalau Aska melakukan hal itu sama Dewi karena selama ini Aska itu terkenal sebagai orang yang baik dan sopan. " kata papa sena dengan nada tidak percaya.

__ADS_1


"Hah? jadi Menurut kalian yang salah adalah aku? Ya sudah kalau gak percaya sama Dewi. sana jadiin Azka anak kalian saja!" kata Dewi dengan nada kesal sambil meninggalkan Papa dan mamanya yang yang hanya bisa memanggil-manggil namanya tanpa Dewi gubris sama sekali.


***


"Jadi Papa sama Mama kamu tidak percaya sama cerita dari kamu bahwa Azka itu pernah menyakiti kamu dan menyebar menyebarkan perkataan yang jelek itu sehingga Pamela yang notabene waktu itu sebagai kekasihnya turut mengatakan katain kamu?" tanya David sahabatnya dari orok itu.


Setelah berdiskusi alot dengan orang tuanya dan tidak menemukan titik temu maka Dewi melarikan diri dari rumah setelah Aska dan keluarganya balik ke rumahnya masing-masing.


Tentu saja yang menolongnya adalah David sang sohib oroknya, yang rumahnya hanya tinggal melompat pagar saja. Bahkan di sana ada juga Meisya yang telah menunggu mereka berdua untuk saling curhat bertiga.


" Lalu apa yang akan kamu lakukan sekarang padahal minggu depan kayaknya kalian bakal fitting baju karena akhir bulan ini dengar-dengar kalian akan melakukan penandatanganan surat nikah dan juga resepsi besar-besaran." kata Meisya sambil ngemil keripik kentang yang memang disediakan David di sana Apabila kedua sahabatnya itu nongkrong bareng di rumahnya.


"Aku tidak tahu lagi harus bagaimana dan aku juga bingung apa yang harus aku lakukan! Gimana kalau aku melarikan diri saja? Kamu punya tempat enggak buat aku melarikan diri? Jujur aja aku ingin melepaskan diri dari kepenatan pikiran ku ini. " kata Dewi sambil melirik kearah sahabatnya yang tampak Sedang berpikir keras.


"Vid... Keapa ish kamu?" Kanya Dewi dengan nada keras Karena tampaknya David sedang melamunkan sesuatu yang dirinya dan juga Meisya tidak tahu, Apa yang sebenarnya sedang sahabatnya ini pikirkan.

__ADS_1


" Gini, Jadi sebenarnya ini aku itu barusan saja membeli sebuah wahana di bilangan Jakarta Selatan dan baru saja serah terima kunci, belum ada seorang pun yang tahu tempat apartemen itu bahkan kedua orang tuaku pun tidak mengetahui tentang itu.Karena sebenarnya apartemen itu aku beli dari hasil kerja aku di Jogjakarta ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan kedua orang tuaku. Kalau semisalnya kamu ingin melarikan diri dan tidak ada seorangpun yang tahu kamu boleh memakai apartemen itu untuk tempat kamu hibernasi. Gimana menurut kamu? Tapi aku bilang dulu ya kalau sampai papasena dan juga mama Della tahu Jangan libatkan tentang aku! Karena aku bisa digorok sama kedua orang tuaku kalau sampai Melarikan anak orang di apartemenku." kata david sedikit mengancam Dewi dan juga Meisya, Karena bagaimanapun ini Adalah pertarungan hidup dan mati David di mata orang tuanya. Lagian nanti hubungan baik dari keluarga David dan juga keluarga Dewi akan mengalami masalah kalau sampai ketahuan Dewi bersembunyi di apartemen milik David.


"Kyaaaa! Kamu memang adalah sahabat yang terbaik deh karena kamu selalu bisa mencarikan solusi dari setiap permasalahan yang kita alami." kata Dewi Dengan nada bahagia bahkan dirinya sampai melompat-lompat karena perkataan David tadi.


"Masalah kamu saja kali karena kita berdua tidak pernah mengalami masalah apa-apa!" kata Meisya sambil melempar keripik kentang yang sedang dia makan ke wajah Dewi yang membuat Dewi kemudian murka lalu balik melempar wajah Meisya dengan bantal yang saat itu dia pegang. Tentu saja ia hanya main min karena baik Dewi, David maupun Meisya begitulah cara bercandanya kasar dan sedikit urakan, namun saling menyayangi sebagai sahabat baik.


.


.


.


TBC


Hai Readers, makasih buat cintanya dengan cerita ini..

__ADS_1


Jangan lupa untuk tetap kepo karena kepo itu gak dilarang... Asal kasih LIKE, VOTE, GIFT Dan komennnnn yang banyak!!! Makasihhhhh, and Happy reading!!


__ADS_2