The Sweet Revenge

The Sweet Revenge
43.


__ADS_3

"Kamu??"


Ia melihat ketiga sahabatnya termasuk kakak iparnya ada di balik pegawai yang biasa menjadi orang kepercayaannya di tempat ini.


"Anto, kamu gak ngerti arti sign ini ya?" tanya Azka dengan nada dingin, sedangkan sahabat Azka dan juga Dewa, kakak iparnya hanya cengengesan melihat kemarahan Azka yang merasa tergnggu dengan kehadiran sahabatnya.


" Hei, kami tahu kalau kamu itu sudah pengantin baru, tapi gak usah menyendiri begini juga dong mentang mentang belum boleh...Lhoooo!Kok ada Dewi disini?" tanya Dewa dengan tatapan curiga ama Azka, mereka memaksa masuk dan meninggalkan Anto yang masih tertegun di depan setelah bosnya didorong sama kakak iparnya untuk bisa masuk ke dalam bersama kedua sahabat Azka yang lain yaitu Aksara Byantara dan juga Isaabella Van houten, teman masa kecilnya yang sudah dipersunting oleh si Byan.


"Sudah sana pergi, lain kali kalau lihat sign begini, usir saja siapa yang mau ketemu sama aku, mengerti?" kta Azka sama Anto yang hanya bisa diam dan kemudian berlalu dari situ.


Azka yang sudah masuk ke dalam ruangannya langsung menghampiri Dewi yang mengkeret begitu melihat kakaknya disana, ia lngsung ditatap tajam sama Dewa yang curiga dengan tatapan menyelidik, sehingga Dewi hanya menunduk saja.


"Hei apaan sih, Wa!Gak usah natap Ayang ku kayak gitu deh, dia kan jadi takut." kata Azka menyembunyikan Dewi di dalam pelukannya yang membuat Dewa malah menjebik karena kesal, saat ini hanya dirinyalah yang masih jomblow.


"Heh!Kalau kamu gak lupa... kamu kan gak boleh berhubungan dengan adikku dulu sampai ke masa pesta.."


"Aku juga tahu bawel, tapi kan aku hany tidak boleh berhubungan intim, kalau cuman tepe tepe kan boleh saja." sahut Azka dengan nada tenag masih mendekakan tubuhnya smaa Dewi, toh sudah sah ini.


" Lagian ada apa sih kalian datang?Ganggu aku aja!Aku kan lagi mesra mesraan sama istri aku sendiri." katanya sambil merajuk. Gagal sudah masa indehoynya bersama Dewi padahal... argh sudahlah!


"Oh lah, aku sampai lupa maksud kedatangan aku dan istriku kesini gara gara kamu sih, Wa!" kata Byan dan Bellla yang saling tatap dengan cemas.


" Lha kok jadi aku lagi sih?" tanya Dewa yang merasa terzolimi oleh kedua sahabatnya itu.


"Eh sebelumnya aku mau kasih selamat ama kamu dan Dewi nih, cie cie yang sudah nikah dijodohin." kata Bella menggoda, ia tahu apa yang terjadi dengan kedua sejoli dihadapannya dulu, dimana dulu Azka hanya menganggap Dewi sebagai adiknya namun ternyata sekarang malah bucin berat saat Dewi pingsan di rumah sakit saat ulang tahun Azka dan yang lebih menmbuat Azka tak bisa melupakan Dewi ternyata karena kado Dewi merupakan jawaban doa dari Azka.


"Kalian tahu kalau aku gunakan perjodohan itu untuk mengikat Dewi padaha aku emmang ssudah menunggunya... BTW maksudnya apa ?Jelasin aja jangan berbelit." Azka tahu kalau sahabatnya adasesuatu yang penting yang ingin diungkapkan sama dirinya.

__ADS_1


"Jadi gini, kami kan sempat ada acara bisnis ke Singapura dan Amerika, trus pada saat kami pulang kami melihat .. ehm.. seorang di masa lalu kamu datang ke sini, aku belum lupa dengan wajahnya ..." jelas Byan yang langsung dipotong Azka.


"Siapa maksudnya?Jangan berbelit.." tapi Byan dan Bella menatap Dewi dengan tatapan sungkan.


"Pamela.. pamela yang dataang kemari.. entah dengan tujuan apa." jelas Dewa yang rupanya sudah dikasih tahu sama kedua sejoli yang merupakan sahabatnya itu.


Dewi hanya bisa menatap suaminya dengan sendu. Ternyata benar Aldo begitu jahat dengan mendatangkan tokoh anatagonis di hidupnya yang sudah mulai baik baik saja, Bahkan salah paham diantara mereka sudah selesai gara gara perbincagan dari hati kehati.


Jujur Dewi masih belum bisa mengetahui apa yang akan menjadi respon dari azka kalau betulkn bertemu dengan pamela.


"Kamu gak pa pa kan De?" tanya Dewa dengan tatapan bersalah yang tertera jelas dimatanya.


Namn azka hanya diam saja membuat Dewi tahu bahwa suaminya ini mungkin terkejut dan tak bisa mengontrol apa yang menjadi responnya karena berbeda saat Dewi tadi konfirmasi Azka kalau ternyata Pamela datang bagaimana ? Sekarang Dewi tahu kalau masih ada Pamela di hati suaminya.


Dewi yang tak bisa menguasai perasaannya langsung berdiri karena ia juga merasakan kalau pelukan suaminya merenggang begitu mendengar nama Pamela terucap.


Ia bergegas keluar dari tempat itu dan berlari sebisanya untuk mencapai mobil yang ia pakai untk datang ke tempat ini. Beruntung mobilnya yang ia taruh di areal jalan raya sehingga tak susah bagi dirinya ntuk segera keluar tanpa melewati areal apartemen yang memang menyatu dengan cafe milik suaminya itu.


Dewi sangat kacau, dan belum bisa menerima kenyataan kalau suaminya ternyata masih memikirkan Pamela.


Dalam pelariannya yang tak tahu entah mau kemana, ia menangis. Dewi ternyata masih rapuh kalau berhubungan dengan Azka. Bohong kalau ia bilang bisa membuang azka saat Azka jatuh cinta sama Dewi.


Lalu harus kemanakah aku melangkah kalau pijakanku ternyata rapuh? pikir Dewi sambil menjauh tak tentu arah.


Sedangkan Azka yang berusaha mengejar hnya bisa menatap mobil istrinya menjauh dengan cepat, Azka sungguh cemas kalau istrinya sampai kenapa kenapa.


Ia merengut kesal karena sahabatnya bahkan kakak iparnya hanya melongo melihat kelanjutan cerita itu dengan bengong. Untung Azka punya Anto.

__ADS_1


"Naik mas!Kita akan kejar mbaknya semampu kita." kata anto yang sudah keluar naik motor maticnya bersiap mengejar nyonya bosnya yang selalu membuat bosnya betah di ruangan kantor berduaaan saja.


"Makasi, To!Kamu akan kuanikan gajinya!"


"Lebih baik dikejar dulu mas!Jangan banyak janji janji dulu." katanya sambil melesatkan motornya, membuat Azka harus berpegangan kalau tak mau jatuh mengenaskan dari motor.


"Itu, Tok! Itu mobilnya.." kata Azka yang kembali bersemangat saat melihat mobil Dewi masuk ke areal apartemen Atria, mungkin Dewi tak mau pulang ke rumah dan memilih bersembunyi disana, ia kan tahu keahlian Dewi untuk lari dan sembunyi.


"Baru juga janji gak melarikan diri, ini sudah mau ngilang saja, untung aku bisa menemukan kamu." gunamnya lirih.


"Gimana bos? Enaknya?"tanya Anto dengan nada bingung.


"Aku punya ide!Kamu pulang naik ojol, ambil mobilku dan taruh di parkiran hotel, dan kamu bisa mengambil motormu kembali. Bayaran kamu akan kudobel hari ini. Jangan kamu kasih info apa apa sama temanku itu, bilang aja aku menurunkan kamu ditengah jalan dan kamu gak tahu aku kemana." kata Azka sambil menurunkan Anto dan segera memasuki hotel dan apartemen itu.


.


.


.


TBC


Ide apa yaaa?? Azka memang licik.


Jangan lupa untuk hadiah, vote dan like yang banyak ya... Komennya juga ditunggu. Spam aja deh, biar banyak komennya, kayak nopel nopel yang terkenal itu loh... he he he


Dahlah!Happy Reading!!Jangan silent reader ya, langsung like dan komen ... hadiah dan juga Vote!!! Vote itu biasanya ada kalau kalian bacanya pakai Mangatoon atau Noveltoon biasa kalau pakai noveltoon lite ga akan keluar tulisan vote.

__ADS_1


Kenapa thor minta vote dan hadiah serta like yang sebenernya gratis itu? Karena mendukung thor dapet level kalau gak maka selamanya novel ini gak direkomendasi oleh NT, kasihan thor kan ya?


Biasanya Vote dan hadiah itu ada di depan tempat blurb cerita itu ada. Ditunggu yang mau kasih vote dan hadiah ya... makasih buat yang sudah spam komen dan mencintai Azka dan Dewi❤❤


__ADS_2