
Dewi yang tidak tahu apa-apa tentang Perjodohan itu hanya bertindak masa bodo saja dengan kesibukan kedua orang tuanya dan juga kedua orangtua Aska yang kini sering ke rumah Dewi.
"Loh mama angel, ini kan weekend, kok pagi pagi sudah cantik aja?" tanya Dewi yang mendapati mama nya Azka yang pagi ini sudah cantik dengan kebaya modern dan make up yang cetar membahana kayak artis yang sedang mau kondangan.
"Eh Dewi, loh kamu belum siap?" tanya mama Angel yang heran dengan outfit piyama yang pasti dipakai oleh calon menantunya itu.
"Emang mau kemana? Soalnya mama sama sekali gak kasih tahu Dewi sih." katanya dengan santai sambil mencomot roti yang tersedia di meja makan itu karena rupanya papa sena dan juga Papa Bumi jayaprana ada di sana. Untuk lebih sopan sopannya maka Dewi mencium tangan dari kedua orangtua Aska begitu pula dengan papanya, sembari ia juga celingukan mencari mamanya yang tidak ia ketemu kan.
"Mama mana papa Senaku?" tanya Dewi dengan nada ingin tahu.
"Lagi make up, kamu segera mandi dan make up juga. Ada MUA yang siap untuk mendandani kamu."
"Emang kita mau kondangan?" tanya Dewi yang kebingungan, namun tak ada yang menjawab, bahkan kini ia terkejut melihat kakaknya juga sudah rapi beut dan klimis abis. Oh mungkin ini adalah harinya Dewa bertunangan atau lamaran, makanya Dewi disuruh berdandan heboh juga. Maka tanpa banyak bertanya lagi, dewi langsung mandi dan siap dirias.
"Calon mantuku cantik abis ihhh! Jadi pingin segera dinikahkan. Gimana kalau bulan depan langsung aja kita nikahin mereka berdua? Kelihatannya sudah saling cocok nih, bisa serasi gitu ya?" kata Mama Angel yang melihat penampakan dari Dewi yang begitu luar biasa sedangkan anaknya yang juga sudah duduk di ruang tamu memakai jenis kain yang sama yang dipakai oleh diri sehingga tampak couple-an gitu.
Dewi yang masih belum tahu tentang acara lamaran itu itu menjadi cukup syok ketika melihat Aska duduk di ruang tamu dengan baju yang kembaran sama dirinya.
Aska sedang berbincang-bincang akrab dengan Dewa yang juga tampak tampan pada hari itu. Padahal pertama yang dipikir Dewi tadi adalah acara lamaran pernikahan dari kakak dewa dan calonnya.
" Maksud Mama Angel apaan ya Kok Dewi malah tidak mengerti?" kata Dewi yang mendengar kata mennatu terlontar dari bibir mama angel, dia masih berada di selasar lorong dan belum masuk ke areal ruang tamu karena dia melihat bahwa ada Aska di sana, sedangkan dirinya ingin menghindari Aska sejauh-jauhnya.
__ADS_1
" Loh papa Sena dan Papa Bumi kan jodohin Azka sama kamu toh! Dan papa Sena sudah menyertujuinya mengingat kamu emnag cita citanya dari kecil kan menikah dengan Azka kan?" tanya mama Della dengan sumringah, sampai Dewi menjadi speachless dan dia tidak tahu harus ngomong apa sama Mamanya Bahwa saat ini dia lagi gencatan senjata dengan apa dan sedang dalam mode merajuk parah dan belum ada obatnya sama Azka yang dijodohin sama dirinya itu.
Dewi menjadi gemetar karenanya dia bingung harus bagaimana Karena dia tahu kalau mamanya itu tidak terbantahkan dan mengingat bahwa mamanya memiliki sakit jantung jadi dia tidak mau lebih membantah lagi karena bisa memicu penyakitnya kambuh lagi.
"Tapi mama ... ehm, aduh gimana ya?" tanya Dewi dilematis. Ia tidak boleh gagal menolak Azka, ia tetap harus bilang sama keluarganya kalau orientasinya kini telah berubah kalau dirinya sama sekali sudah tidak lagi mencintai Aska... (Eh tapi boong ya, didalam hatinya tetep cinta, namun balas dendam tetap number one!)
Tapi gimana? Ia bingung sekarang. Ia harus bicara sama siapa ini?
"Mama Angel, boleh Dewi nanya, siapa yang menjodohkan Dewi sama kak AZka?" tanyanya dengan sedikit ragu ragu. Kirain papa mama Jayaprana yang dengan seenaknya memilihnya menjadi mantu, tanpa persetujuan Azka, kan ogah banget ya?
"Azka meminta kami menjodohkan kamu dengan nya karena ia jatuh cinta sama kamu." jelas mama Angel dengan segera.
Tapi untuk sekarang Dewi tidak bisa menolak terlalu frontal maka dia mencoba dengan kebesaran hatinya menerima rencana lamaran di akhir minggu itu dengan keputusan bahwa sebulan kemudian Aska dan dirinya akan menikah.
" Nah, daripada sedari tadi Azka hanya mencuri-curi pandang pada Dewi maka lebih baik kalian berdua Carilah waktu di taman belakang sana untuk berbincang-bincang mengenai konsep apa yang akan kalian pakai di pernikahan kalian sebulan lagi. Papa yakin Azka pasti bisa mendapatkan wedding organizer yang terbaik sehingga bisa menghemat sebuah pernikahan yang besar-besaran namun dalam waktu yang sesingkat-singkatnya." kata Papa bumi dengan nada kocak Seperti biasanya.
Azka tanpa basa-basi langsung berdiri mencoba menggandeng Dewi yang sedari tadi duduk di hadapannya tanpa mau melihat dirinya walau pada akhirnya Dewi tetap tidak mau bergandengan tangan dengan Aska dan memilih untuk langsung beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke taman belakang diikuti dengan langkah yakin Aska yang mengulum senyum melihat wajah bete dari Dewi.
Sesampainya mereka berdua di halaman belakang dimana ada taman besar milik keluarga Dewi, sontak Dewi langsung menatap Azka dengan tatapan tajam miliknya yang dibalas dengan tatapan sendu dari Azka.
"Tahan tahan Deeee, jangan kepincut sama tatapannya yang bikin luluh." kata Dewi dalam hati, ia berusaha menatap Azka masih dengan tatapan sinisnya.
__ADS_1
"Maaf atas kejadian setahun yang lalu..."
Dewi sontak kaget dnegan ucapan Azka yang menurutnya sangat aneh, kenapa minta maaf tentang sethaun yang lalu.
"Aku gak pernah mengatakan kata kata hinaan itu dari mulutku..."
"Tapi kamu bilang itu sama pacar kamu!Sampai akhirnya si sialan itu berkata seperti itu?Dasar munafik!" katanya dengan nada marah.
" Aku minta maaf, Ay! Kalau kamu mau menganggap itu adalah kesalahan ku biarlah aku yang meminta maaf sama kamu kalau itu menyakiti hati kamu. Tapi tidak ada di dalam pikiranku terbersit pun tidak untuk menghina kamu dengan perkataan-perkataan merendahkan seperti itu. Percayalah, bahkan aku juga penganut Don't judge a book by its cover..." kata Aska dengan nada yakin. Dewi memalingkan wajahnya dan tetap bersikukuh agar Aska tidak Seenaknya saja di kemudian hari.
.
.
.
TBC
Hai Readers, makasih buat cintanya dengan cerita ini..
Jangan lupa untuk tetap kepo karena kepo itu gak dilarang... Asal kasih LIKE, VOTE, GIFT Dan komennnnn yang banyak!!! Makasihhhhh, and Happy reading!!
__ADS_1