
Hari ini Nathan pulang karena hari ini Dania sekolah dan untuk Rendy ia tak sekolah dulu, Dania ke sekolah Rendy lebih pagi dan ia menyerahkan surat keterangan kepada wali kelas Rendy.
Lalu ia ke ruangan yang menjual seragam sekolah, soal nanti telat Dania siap menerima hukuman di sekolahnya karena tanggung jawab terbesarnya adalah Rendy. Dania membeli dasi dan topi juga beberapa setel seragam merah putih.
Dania tidak cerita soal keadaannya Rendy yang sebenarnya, setelah membeli beberapa buku dan beberapa seragam sekolah Dasar Dania memesan ojek online untuk ke sekolahnya, hari ini jum’at jadi nanti ia akan pulang cepat.
Sesampainya di sekolah benar saja Dania terlambat dan ia siap menerima hukumannya, Dania berbaris bersama anak-anak yang terlambat lalu ia di suruh baris-berbaris setelah selesai Dania bersama murid yang lain di hukum membersihkan lapangan dengan sapu.
Dania juga menghiraukan saat geng bule mengejeknya bahkan melempari sampah dari lantai atas, lalu Pak Rudi selaku guru yang mengawasi malah mendebrak marah Louis.
“Louis dan yang lain masuk kelas atau kamu saya hukum juga!!” maki Pak Rudi.
Akhirnya geng bule yang sok berkuasa masuk kelas, geng bule rata-rata orang tuanya adalah donatur atau orang kaya. Mereka di sebut geng bule bukan karena mereka semua keturunan western tapi karena gaya mereka yang kebarat-baratan juga sikap mereka yang cenderung kelewat batas.
Setelah menerima hukuman Dania ke kelas lalu ia belajar seperti biasa, Dania tidak sadar jika ia memiliki khodam pemikat dari mendiang ibunya Nadia Sabrina tanpa sadar Dania bisa memikat hati Louis yang duduk paling belakang.
Louis duduk paling belakang agar bisa mencontek karena itulah posisi paling strategis, memang benar karma akan selalu ada. Tapi Louis gengsi karena ia tak tahu asal usul Dania siapa.
Louis sendiri tidak sadar jika Dania adalah putri dari seorang Jendral dan keluarga pihak ibunya yakni Defani Hidayatul adik ibunya menjadi CEO di beberapa cabang café milik mendiang ibunya. Nadia dan Defani membangun bisnis berupa Café dengan makanan Jepang dan Indonesia agar terlihat kreatif juga toko serbaguna untuk ibu mereka.
********************************************
Di Rumah keluarga Rejaya. Satria di hakimi selayaknya pencuri oleh keluarga Rejaya dan ada adik mendiang ibunya Defani, “Papa gak mau kejadian ini ke ulang lagi!! Kamu punya tanggung jawab!!” maki Nathan pada putra sulungnya.
“Kak Nathan udahlah yang penting Rendy selamat,” lerai Defani adik mendiang Nadia.
“Ya kamu tanyakan sama keponakan kesayanganmu!!” tunjuk Nathan pada putranya yang berdiri sambil menunduk.
“Satria!! Papa tugas kamu papa kasih tanggung jawab tapi malah kejadian kaya gini!!” lanjut Nathan yang kurang puas menasihati dan memarahi putranya.
“Papa gak mau kejadian kayak gini ke ulang lagi!!” peringatan Nathan.
__ADS_1
“SIAP SALAH!” tegas Satria, lalu Nathan meninggal ruang tamu menuju lantai atas melihat keadaan Rendy yang sedang memainkan komputer.
Neneknya mendekati Satria ia memberikan nasihat sambil menyuruh Satria duduk di sampingnya, dia adalah ibu mendiang dari Nadia. “Yaudah lain kali kalo kalian mau ke makam mama kalian, harus bersama dan jangan tinggalkan Rendy sendiri.”
“Iya Nek,” ucapnya lalu memeluk neneknya. “Nenek terbaik sedunia,” lanjutnya. Seluruh keluarga Rejaya melihat kedekatan anak-anak itu mereka merasa paling bertanggung jawab atas apa yang terjadi kepada tiga anak piatu itu.
Rendy melihat ayahnya di belakang bocah itu bisa melihat warna apa yang di dalam diri ayahnya dan mengerti sika papa yang harus di ambil untuk menghadapi ayahnya, “gimana keadaan kamu Ren?” tanya Nathan.
Rendy memeluk ayahnya yang masih mengenakan seragam dinas lalu Nathan menyamakan tinggi Rendy, “aku baik Pa.” Rendy bicara lalu Nathan menyuruh Rendy duduk ada sesuatu yang harus Nathan katakan.
Nathan membelai lembut kepala Rendy ia menatap putranya lalu memeluknya, anak yang paling di sayang diantara ketiganya adalah Rendy, karena Nathan merasa bersalah karena ia selingkuh dari Nadia dan saat itu Rendy masih kecil.
Pria itu meneteskan air mata saat memeluk Rendy ia merasa bersalah saat Rendy harus mengalami menjadi piatu saat masih sekolah, ucapan kasar dari putri tunggalnya seolah terngiang dan membuat ada rasa bersalah pada mendiang istrinya.
‘Papa itu pembawa petaka!! Papa sadar gak sih mama meninggal karena papa!!” maki Dania yang saat ini masih terngiang di hati dan pikiran Nathan
Nathan melepaskan pelukan putranya pria berusia paruh baya itu menatap Rendy lalu mengatakan sesuatu, “ayo siap-siap solat jum’at.” Rendy hanya mengangguk lalu ia bersiap mengambil sajadah.
Di sekolah Dania bercerita yang dialami adiknya kepada Mia sahabatnya, Mia bisa mengerti posisi Nadia. Mia adalah putri dari hasil di luar pernikahan ibunya adalah TKW Arab Saudi dengan pria Yaman.
Pasti mengerti maksudnya maka Mia menjadi sasaran empuk untuk di bully oleh geng Bule, makannya Mia wajah sedikit Timur tengah tapi kulit Mia tidak putih sedikit sawo mateng karena mungkin ayahnya kulitnya juga tidak terlalu putih.
“Gua paham lu tapi mau gimana lagi, keadaan yang maksa kita.” Dania menyentuh tangan sahabatnya lalu Mia menatap sahabatnya.
“Gua mau tahu alasan lu mau sahabatan sama gua padahal lu tahu sendri latar belakang gua, juga kenapa anak Jendral mau temenan sama gua.”
“Sebelum gua jawab pertanyaan lu gua ada pertanyaan buat lu, kenapa lu gak mau maafin bokap lu malah lu usir.”
“Mia gua tahu lu pinter terus lu berprestasi tapi seenggaknya lu maafin bokap lu,” ucap Dania.
“Itu juga pertanyaan dan jawaban buat lu, kenapa lu masih membenci bokap lu.” Mia seolah memberi sindiran telak kepada sahabatnya.
__ADS_1
“Ini posisinya beda Mia! Lu masih mending nyokap lu di nikahin dan bokap gua---” belum sempat Dania menyelesaikan kalimatnya tapi sudah di potong oleh Mia.
“Posisi mana lebih sakit gua apa lu! Lu mikir harusnya lu enak dari kecil bokap lu nafkahin lu!! Sedangkan gua dari kecil bokap gua kagak nafkahin gua!! Dan baru nikahin nyokap gua setahun yang lalu,” ujarnya.
Ayahnya Mia warga negara Yaman penjual karpet dan membuka toko, sedangkan ibunya Mia membuka usaha rumah makan. Dania dan Mia saling menatap mata mereka masing-masing dari mereka memiliki permasalahan keluarga.
Dua sahabat itu saling menatap satu sama lain, permasalahan keluarga mereka berbeda tapi masalah keluarga membuat mereka bersatu. Tanpa sadar pembicaraan mereka terdengar oleh Tia salah satu geng bule anak buah Louis.
Tia tidak memiliki darah bule hanya darah Bandung dari Ibunya dan Banyumas dari ayahnya, Tia bisa atau bergabung dengan geng bule karena Ibunya Tia seorang Dokter sedangkan ayahnya seorang Pilot.
Tentu saja hanya orang kaya yang boleh menjalin pertemanan dengan geng bule, Tia sedang membeli seblak bersama salah satu anak buah geng bule namanya Desi anak dari Direktur Bank dan ibunya orang Perancis.
“Wah ini informasi yang bagus, Louis pasti seneng ama Informasi ini.” Tia bicara pada Desi.
“Yaudah ayo kasih tahu sekarang kalo Dania itu ternyata anak Jendral,” ajak Tia sambil membawa seblaknya menuju Louis yang sedang bercengkrama di satu ruang khusus bersama teman-temannya.
“Lolo ada kabar terupdate,” kata Tia duduk di samping Louis lalu memakan seblaknya.
“Apaaan?” tanya Louis penasaran.
“Ternyata Dania Anindita Rejaya anak seorang Jendral.” Sontak ucapan Desi membuat semuanya yang sedang makan tersendak.
“Serius lo!!” ucap Louis.
“Dua Rius gua ama Desi ngedenger sendiri Mia si anak haram ngomong ama Dania,” jelas Tia.
Louis langsung termenung dan diam ia tak menyangka selama ini gadis yang di tindasnya adalah anak orang terkemuka demi meyakinkan dirinya ia menelepon kaki kanan ayahnya untuk mencari tahu sebenarnya siapa itu Dania.
Soal Dania indigo atau bukan Louis tak peduli karena dari kemarin Louis sangat gengsi mengungkap isi hatinya, ini luar biasa seorang pewaris tunggal perusahaan bersama anak seorang Jendral seperti sebuah cerita internet.
“Tuh siapa selanjutnya yang mau jadiin Dania Doi?” tawar Salsa gadis keturunan Belanda dari pihak ibu.
__ADS_1
Louis tak akan biarkan karena dari kecil apapun yang di minta Louis selalu di turuti tapi kalo soal cinta apa bisa di paksakan, sebentar lagi mereka lulus dan bulan depan ujian kelulusan, ia harus cari tahu semuanya.