Tiara Gadis Dingin.

Tiara Gadis Dingin.
Episode 30


__ADS_3

Melihat kedinginan tiara membuat hongli meneguk ludahnya seketika keadaan sekitar mereka menjadi canggung, hongli menatap lukanya dan mulai menyembuhkan diri sedangkan tiara hanya menatap kearah luar jendela pandangannya terlihat kosong dia terlihat sedang memikirkan sesuatu.


Tiba tiba pintu terbuka terlihat seseorang murid yang terlihat masih junior menghampiri mereka dia terlihat terengah engah.


"Hah.. Hah putra mahkota, nona maaf atas kelancangan saya".


"Tidak apa beritahu aku apa yang terjadi".


Hongli terlihat serius jika dipikir pikir hongli memang sangat tampan tak heran banyak gadis yang tergila gila padanya kultivasinya juga tidak bisa dibilang buruk karena dia memiliki elemen api tingkat 7 diumur yang masih muda.


Tapi tiara memilih tidak ikut campur urusan mereka.


"Ada jasad para senior di dekat taman".


"Apa bukankah".


Hongli menatap tiara dengan pandangan binggung sedangkan tiara yang ditatap hanya menghela nafas dan memalingkan kepalanya.


Hongli ingin sekali menepuk keningnya dia benar benar bingung harus bicara apalagi.


"Baiklah kau bisa pergi".

__ADS_1


Junior itu membungkuk hormat dan pergi dari ruangan hongli menatap tiara seolah meminta penjelasan.


"Aku ada alasan tersendiri untuk membunuh mereka dan kau tidak perlu tahu".


Tiara beranjak pergi meninggalkan hongli yang terdiam didalam ruangan itu.


Tiara pergi menghampiri huaran yang terlihat khawatir akan kepergian dirinya.


"Huaran".


Huaran yang merasa namanya dipangil segera menengok ke sumber suara itu, dia mendapati nonanya yang tengah berada di belakangnya dengan memasang senyum yang sangat menghangatkan, membuat ke khawatiranya berangsur ansur menghilang huaran langsung memeluk nonanya dia begitu takut nonanya pergi meninggalkan nya.


Tiara mengusap kepala Huaran lembut dan tersenyum.


Huaran tahu nonanya sudah semakin kuat seiring berjalanya waktu tapi tetap saja banyak orang yang jauh lebih kuat dari nonanya tentu hal itu membuatnya khawatir


Tiara tahu apa yang dipikirkan huaran hal itu membuatnya tersenyum tiara merasa dirinya harus menjadi kuat agar dapat melindungi orang orang yang dia sayangi perjalanya untuk menempuh dunia atas dan dunia bawah masih sangat panjang oleh sebab itu dia harus terus berlatih agar menjadi kuat.


"Huaran ayo kita pergi sebentar lagi ujian akan segera dilakukan".


Huaran tersenyum dan menganguk, mereka pergi dari sana, tiara dan huaran duduk dibangku masing masing. Setelah beberapa menit kemudian akhirnya nama huaran terpanggil huaran menatap gelisah tiara menepuk bahu huaran dan membisikan kata semangat hal itu membuat nyali huaran yang tadi menciut menjadi kembali lagi.

__ADS_1


Benda yang menguji kekuatan spiritual adalah bola kristal emas perbedaan bola kristal biasa


Bola kristal biasa dapat dimanipulasi oleh pengunanya tapi bola kristal emas tidak dapat dimanipulasi oleh pengunanya jadi meskipun seseorang menyembunyikan kekuatan spiritualnya dia akan langsung ketahuan cepat atau pun lambat hal ini membuat tiara cukup khawatir karena ini bukan saatnya untuk menujukan identitasnya dia belum cukup kuat dari orang orang yang harus dia basmi.


Wenhua yang mengetahui kekhawatiranya akhirnya memberi sebuah saran.


"Bagaimana jika kau membeli bubuk lili spirit". putih berbeda dengan lili spider merah yang diambil dari alam baka lili spirit putih diambil dari alam atas dan harganya mungkin akan sangat mahal jika di jual. Fungsi umum nya lili spirit putih dapat membuat ilusi yang membingungkan jika bubuk ini ditaburkan ke benda mau pun makhluk hidup mereka akan merasakan ilusi.


"Baiklah berapa harga bubuk ini".


"20.000 koin emas atau bisa dijual dengan 5.000 spirit stone. ".


Spirit stone sendiri diambil dari inti spiritual milik hewan spiritual yang dibunuh. Itu yang setidaknya tiara baca dalam buku hewan spiritual.


"Kau gila kau pasti ingin merampok didalam sistem".


"Aku tidak merampok jika didunia kultivasi pasti harganya jauh lebih mahal dari di sistem".


Tiara mengepal tanganya memang benar jika di dunia ini mungkin harganya tiga kali lipat dari yang diberikan dalam sistem tapi tetap saja dia marah karena merasa dirampok dalam sistem ini dia hanya dapat menghela nafas.


"Baiklah bayar mengunakan koin ku saja ".

__ADS_1


"Oke sipp".


Tiara membuka sistem dan melihat pembeliannya sukses sekarang botol porselin cukup besar berada di inventorinya.


__ADS_2