
Maaf ya teman teman ku tersayang aku jarang update karena sekarang aku lagi melakukan ujian di rumah jadi ga ada waktu buat update tapi aku bakal usahakan untuk tetap berlanjut nulis jadi teman temanku sekalian tolong tetap dukung aku ya dapat aku lihat kalian sangat optimis itu membuat aku sangat senang (thank you all my dear readers much😘).
Back to story~
"Siapa raja kamu? ".
" aku tidak dapat memberitahu kamu".
"Oh ya aku rasa kamu harus menyiapkan mental terlebih dahulu". Menyeringai menakutkan.
Tiara menepuk tanganya memanggil bawahanya untuk membawakan sesuatu.
Bayangan itu menegluk ludah susah payah melihat benda aneh yang berbulu tiara mendekati Laki laki itu dan menyeringai. Tiara mendekatkan bibirnya di kuping laki laki itu.
"Siapkan mental mu".
Seketika tubuh laki laki itu gemetaran dia berdoa kepada dewa.
"Dewa tolong jaga keluargaku, ayah ibu aku minta maaf karena sering melakukan kesalahan pada kalian, ayah maafkan aku karena sering menaruh pakaian dalam perempuan dikamar ayah hingga ayah selalu dimarahi ibu, ibu maafkan aku karena selalu mencuri mantau dan menuduh kucing rumah kita yang mencurinya, gege maafkan aku karena mengambil banyak sekali lukisan lukisan pornomu, mei mei maafkan aku karena mengambil pakaian dalam mu dan memakaikan kekucing rumah kita, kucingku tersayang maaf gara gara aku memakaikan mu pakaian dalam milik mei mei ku kamu jadi harus menjadi pelampiasan kucing betina
Kalian semua maafkan aku yang belum memiliki istri aku tidak dapat memberikan kalian keturunan".
"Puftt". Tiara berusaha keras tidak tertawa karena telah membaca pikiran bocah didepanya. Sepertinya tiara. Mendapatkan karmanya karena membaca pikiran orang.
Tiara semakin mendekat dan mengacukan benda itu kearah Laki laki itu.
"Ini adalah benda penyiksa paling menakutkan ini dia jeng jeng jeng kemoceng".
__ADS_1
Gdubrakk.
"Eh... eh ini bukan kemoceng biasa ini adalah".
"Kemoceng biasa".
Gdubrakk.
Liu li menarik lengan bajunya dan menghampiri author.
"Author bisa tidak sih jangan membuat malu nona".
Menguncang guncang tubuh author nya hingga pusing.
"Itu hanya bumbu humoris agar novel ini semakin maju jangan hanya serius saja".
Liu li melepas author
Brukk.
Liu li menepuk tangannya.
"Baiklah author aku maafkan kamu eh...
Author pingsan tolongin".
Back to story~
__ADS_1
Tiara langsung mengerakan tangannya the power mengelitik.
Laki laki itu tertawa terbahak bahak.
"Sudah... Sudah tolong berhenti aku menyerah".
"Baiklah beritahu aku siapa raja mu? ".
"Raja ku adalah seorang dari kegelapan dia dan raja neraka berteman baik dan dia jauh lebih kuat dair raja neraka.
Raja ku memintaku mengikutimu karena dia bilang bahwa kamu akan sangat membantu dia dalam menghancurkan musuh musuh nya ".
"Ternyata begitu dapat aku simpulkan dengan logis bahwa musuh raja mu itu adalah orang yang sangat dekat dengan raja mu".
"Bagaimana kau tahu".
"ada dua kemungkinan raja mu meminta bantuanku pertama karena dendam dengan seseorang yang begitu dekat dengan raja mu, kedua karena orang yang jauh lebih kuat dari raja mu, kemungkinan kedua sangat minim karena setelah mendengar penjelasan mu bahwa rajamu adalah seseorang yang sangat kuat melebihi raja neraka dan raja neraka bersahabat dengan rajamu maka kemungkinan pertama jauh lebih besar dari kedua".
"Waw.. ke logisan mu sangat hebat kamu adalah orang kedua setelah rajaku yang membuatku menjadi fans kepadamu".
"Eh.... Anak ini".
Tiara menyeringai dia melepaskan tali milik laki laki itu dan menyuruh laki laki itu pergi dan menyuruh nya tidak memberitahu kan apa yang mereka bicarakan tadi kepada raja nya.
Saat laki laki itu pergi tiara menutup matanya dan kembali membuka nya.
Duggg.
__ADS_1
Tiara sudah tahu bahwa apa yang dilakukanya cukup berbahaya namun ada pepatah mengatakan jika ingin mendapatkan harimau harus masuk ke kandangnya.