Tiara Gadis Dingin.

Tiara Gadis Dingin.
episode 48


__ADS_3

"pepatah pernah mengatakan apa yang kau tanam itu yang akan kau itu yang akan kau petik nantinya".


saat mereka berada di tempat jamuan pemimpin sekte itu menunggu gadis gadisnya


hingga sebuah suara memecahkan keheningan yang terjadi saat ini.


"para nona keluarga besar memasuki tempat jamuan" .


mereka memasuki tempat jamuan dengan pakaian yang sangat indah dan mewah tapi saat dilihat bagian wajah mereka terlihat sangat jelek dan buruk rupa Tiara yang melihat itu berusaha menahan tawanya berikut juga dengan penjaga ,pelayan atau menteri yang ada disekitar mereka laki laki itu mengebrak meja dengan keras hingga membuat tempat itu menjadi hening tapi pengecualian untuk Tiara dia malah tertawa melihat para gadis itu mendekati laki laki itu


laki laki itu dengan cepat mendorong gadis gadisnya kasar


"jangan dekat dekat aku kalian kenapa menjadi jelek sekali".


menatap mereka dengan pandangan jijik seorang gadis melakukan drama hingga membuatnya terlihat lebih menjijikan dari sebelumnya dengan mengeluarkan air mata dia berbicara dengan suara lirih membuat beberapa orang di sana muak dengan ekspresi nya tapi berbeda dengan Tiara , Tiara justru asik memakan popcron yang dia bawa.


wenhua hanya bisa menepuk dahinya melihat kelakuan nona nya


"sejak kapan kau mendapatkan makanan itu?".


"tentu saja aku tahu akan ada drama nantinya mana mungkin aku menonton drama tanpa sebuah makanan tidak sia sia bukan aku membawa makanan untuk pertunjukan ini sudah lah Wenhua jangan terlalu dipikirkan lebih baik kita nikmati saja drama gratis yang dipersembahkan oleh ratu drama".


"bukan kah ini yang kau mau kami sengaja memakan pil itu agar kami dapat perhatian darimu".


"kau kira mataku buta tidak bisa membedakan mana yang cantik dan yang jelek".


"ta....tapi tadi sebelum jamuan kau mengatakan bahwa gadis itu cantik berarti kau suka dengan gadis jelek bukan".


gadis itu menunjuk kearah Tiara seolah olah menuduh Tiara bahwa dia yang salah tapi yang dituduh malahan asik memakan popcorn yang ada ditangannya.


"kau...".

__ADS_1


plakkk.


sebuah tamparan keras mengarah kearah gadis itu hingga wajah yang terkena tamparan menjadi biru gadis itu memegang pipi yang terkena tamparan itu dengan mata yang berairan


"kau kira aku bodoh makanya kau bisa menipu dengan tipuan aneh itu" .


"hiks hiks aku bukan bermaksud begitu tapi dia menipuku dan yang lain dia bilang dengan memakan pil itu kami akan diperhatikan yang mulia tapi kami justru ditipu dengan trik murahan itu".


Tiara tersenyum menyeringai dengan tenang Tiara menjawabnya"terus kenapa kau tertipu kalau trik ku murahan seharusnya kau tidak akan tertipu semudah itu bukan berarti kau saja yang terlalu bodoh hingga mudah tertipu dengan trik ku".


"kau ...kau sangat rendahan bilang saja kau ingin menarik perhatian yang mulia maka kau mengunakan trik itu untuk menjauhkan kami dari yang mulia".


dengan menghela nafas Tiara berucap dengan nada bosan


"hahhh....alasan itu terlalu bodoh untuk apa aku menarik perhatian laki laki kalian kalau laki laki kalian sudah tertarik dengan ku sejak awal dan untuk pil yang aku berikan kepada kalian itu memang dengan unsur kesengajaan karena sejak awal aku hanya ingin menghukum laki laki kalian sejak awal aku tidak berniat membantu kalian sama sekali".


"kau tahu akibat dengan membohongi gadis gadis ku".


dan untuk kau,kau belum mendapatkan karmanya jadi kau belum merasakan akibat dari apa yang kau perbuat".


Tiara pergi dari sana tapi sebelum pergi dia menghentikan langkahnya


"oh....ya aku mau membawa adik adikku dulu sampai jumpa".


Tiara melihat sepasang anak kecil yang menangis karena mereka dipaksa bekerja dan dicambuk dengan keras Tiara yang melihat hal itu dengan gerakan cepat menggunakan pisau anginnya dan memotong kaki orang yang mencambuk kedua anak kecil tersebut


"arrgh...siapa di sana jangan hanya berani menyerang dari belakang kalau berani tunjukan dirimu".


Tiara mendekati mereka Tiara membantu kedua anak tadi dan meminta mereka berdiri di belakang nya .


"dasar kau j*l*Ng sialan kau berani menyerangku dari belakang".

__ADS_1


"aku tanya kau berani menyerang anak kecil secara langsung dan juga memukul mereka dengan kasarnya aku kan hanya belajar dari mu kau menyerang anak kecil yang tidak tahu apa apa dengan kasar dan tidak tahu malunya aku hanya mengikuti mu dengan menyerang mu dari belakang impas bukan kalau begitu aku pergi dulu sampai jumpa di neraka".


muncul sebuah pistol dari tangan Tiara Tiara langsung menembak mati orang tersebut ditempatnya beberapa orang merinding melihat ekspresi Tiara saat membunuh orang tersebut dia terlihat seperti Dewi maut yang tengah mengambil nyawa seseorang di depan mereka apalagi mereka melihat benda aneh yang di gunakan Tiara membuat mereka dengan cepat pergi dari sana.


Tiara berbalik dan membukukan tubuhnya sejajar dengan mereka


"aku mau nanya sesuatu bolehkan".


wajah Tiara yang menenangkan membuat mereka mengangguk setuju mereka terlihat kembar identik hingga Tiara sedikit kesulitan melihat perbedaan mereka tapi satu perbedaan mereka yaitu warna rambut mereka. yang satu berwarna perak yang satu lagi berwarna hitam .


"kau tahu anak kecil bernama Liu yu dan Zhu yi".


"itu ...itu adalah kami".


Tiara sedikit terkejut dengan pernyataan dari anak kecil tersebut dia tersenyum dan memeluk mereka lembut mereka terlihat kaget dan tak bergeming


"aku jie jie kalian".


"ap..apa jie jie".


mendengar hal itu mereka menangis dipelukan Tiara mereka sudah lama menunggu kakak perempuan mereka untuk menjemput mereka akhirnya mereka menemukan kakak perempuan mereka


"ayo kita kembali bertemu ayah dan ibu".


mereka mengangguk Tiara menaiki Phoenix nya bersama dengan adik adiknya saat tengah berjalan jalan mencari adik adiknya Tiara sudah meminta para anak anak yang berada disini pergi sejauh mungkin saat dia memberi tanda Tiara meminta Phoenix nya untuk berteriak untuk memberi tahu anak anak yang ada di sekte ini untuk segera pergi


setelah mendengar suara sang Phoenix anak anak dari sekte itu segera pergi dari sana Tiara meminta anak buahnya melempar minyak saat minyak itu membanjiri seluruh sekte Tiara melempar sebuah bola api saat itu juga sekte itu terbakar kobarannya sangat besar membuat Tiara meminta anak anak buahnya dari jaman 3.000 untuk membawa para anak sekte ini pergi dengan jet park ke tempat aman adik adik tiara benar benar kebingungan dengan hal ini.


Tiara tersenyum lembut


"kalian akan mengetahui semuanya nanti dan juga jangan bertanya kenapa aku tidak menyelamatkan sisanya karena mereka sedang menanggung karmanya".

__ADS_1


__ADS_2