Tiara Gadis Dingin.

Tiara Gadis Dingin.
Episode 9


__ADS_3

Dia mulai mencampur kedua bahan tadi.


Kedua bahan tadi saling bertolak belaka jika di campur maka khasiat dari bubuk surgawi akan hilang dan berkebalikan bubuk surgawi yang seharusnya berfungsi untuk meningkatkan spitural secara drastis justru akan menurunkan spitural secara drastis.


Selesai mencampur tiara menaruh bubuk itu ke dalam botol porselin berukuran sedang dan memasukanya kedalam saku bajunya.


Tiba tiba terdengar suara kegaduhan di luar ruangan ini.


Tiara dengan cepat berlari keluar dan melihat huaran yang rambutnya ditarik oleh bibi qin hi dengan keras.


"Berhenti apa yang kau lakukan kepada pelayanku".


"Pelayan mu ini benar benar tidak tahu diri berani beraninya dia tidak menuruti perintahku".


Bibi qin hi mendorong huaran ketanah tiara langsung memegang tubuh huaran dan membantunya berdiri.


"Hump... Bibi qin hi jangan membuat ku tertawa bukan kah kau yang, tidak tahu malu berteriak di kediaman orang, apa ini yang di ajarkan keluarga qin kepada mu".


"Dasar j*l**g beraninya kamu berbicara seperti itu kau tahu kau hanya pelayan di sini bisa bisanya berbicara seperti itu ".


"Bukan kah kau yang memulai bibi qin hi, aku hanya membela diriku apa salahnya".


"Tentu kau salah kau hanya seorang j*l**g tidak berguna seharusnya kau bersyukur aku masih memberi tempat tinggal".


"Bukannya setahu ku sejak dulu ini kediaman ku dan kalian hanya menumpang di sini tapi kenapa sekarang kalian merasa ini kediaman kalian, apa kalian sudah memiliki surat resmi dari kekaisaran bahwa kediaman ini adalah kediaman kalian".

__ADS_1


"Ka... Kau berani nya berbicara seperti itu ".


"Kenapa aku hanya membicarakan fakta kenapa anda marah".


Perkataan tiara yang begitu dingin dan tenang membuat emosi bibi qin hi meledak.


"Dasar j*l**g kurang ajar".


Bibi qin hi menyerang tiara secara bruntal dia mengunakan cambuknya dan mengarahkanya ke tiara.


Huaran yang melihat itu langsung menghadang dengan tubuhnya huaran terkena cambuk kan milik bibi qin hi.


"Aaaah...".


Huaran terjatuh tubuhnya terluka karena terkena cambukan


"Huaran apa yang kau lakukan ".


"Nubi hanya ingin melindungi nona, nubi khawatir nona kenapa napa".


Huaran pingsan ditempat karena cambukan itu cukup keras.


"Dasar lemah tuanya lemah pelayanya juga lemah".


Bibi qin hi kembali melempar cambukan kepada tiara tapi tiara menangkapnya dan menariknya hingga bibi qin hi tersungkur.

__ADS_1


Tiara menarik dagu bibi qin hi dan berbisik di telinganya.


"Bibi kau tahu aku akan membuatmu menderita secara perlahan pahan jadi bersiap lah".


Tiara menjauhkan mulutnya dari kuping bibi qin hi dengan senyuman devilnya.


Tubuh bibi qin hi gemeteran.


"A.. A.. Awas saja kamu aku akan membalas mu".


Bibi qin hi pergi dari sana tiara yang melihat kepergian dari bibi qin hi hanya tersenyum dingin.


"Hump... Jika kau bisa".


Sebenarnya dari awal terjatuh tiara sudah menyiram bibi qin hi dengan botol porselin yang ada di sakunya.


"Bibi qin hi, nikmatilah siksaan ku secara perlahan lahan".


Tiara tersenyum dingin dan mengangkat tubuh huaran masuk kedalam kekediamanya


Dia meniduri huaran di kasur miliknya dan memakankan pil penyembuh ke huaran.


Tiara berjalan pergi dari sana dan berjalan untuk mandi di kolam air suci miliknya yang berada di dimensinya.


Tiara memiliki ribuan dimensi.

__ADS_1


Tapi sayangnya dia baru bisa membuka lima dimensi dan belum bisa membuka segel yang mengunci kekuatan nya.


__ADS_2