
Sang pembawa acara berkeringat dingin, dia berusaha memecahkan ketegangan yang ada.
"O... Oke karena peserta terakhir sudah maju maka sekarang kita lanjut ke acara selanjutnya,yaitu membentuk kelompok kalian
Kepala sekolah silakan".
Oke sekarang para senior hebat akan memilih kelompoknya sendiri, kelompok dapat di isi oleh 5 orang murid dan satu senior baiklah tanpa berlama lama para senior dapat mencari anggota kelompok mereka ".
Pandangan tiara teralih kepada satu senior yang tampak sangat familiyar dari yang dia lihat semalam.
Flashback on
Malam setelah menyerahkan sketsa bangunan yang akan dia buat dikediamannya
Dia untuk sementara waktu akan tinggal di dimensinya bersama huaran tiara dengan asik berbincang bincang dengan pemimpin robot itu. Dia tahu sekarang dia tengah diawasi oleh seorang bayangan pandangan tiara teralih ke arah pohon kelapa dia sudah menanam pohon kelapa itu sejak lama dan kebetulan malam ini pohon kelapa itu tengah berbuah.
Sejak awal tiara sudah memasang jebakan jebakan ringan disekitar sini dia ingin menguji apakah bayangan ini seorang yang bodoh atau tidak bagi orang yang bodoh dia pasti tidak dapat mengelak dari jebakan tiara.
Bayangan itu tersentak saat melihat tiara menatap dingin kearahnya bayangan itu terjatuh karena terpeleset dari atas pohon.
Buah kelapa itu terjatuh tepat kearah kepala bayangan itu bayangan itu terlihat linglung dia terhuyung huyung seperti raja mabuk.
"Kenapa ada burung diatas kepalaku bukanya ini sudah malam". Mata bayangan itu berkunang kunang.
Bayangan itu tanpa sengaja bayangan itu mengijak tali yang sudah terpasang sebagai jebakan.
__ADS_1
Sreet.
"Waaaa".
Saat itu juga mereka langsung waspada mereka mengambil senjata senjata mereka dan langsung menghampiri bayangan itu, mereka menyodongkan pistol ke arah bayangan itu.
Tiara menepuk dahinya saat mengetahui bahwa orang yang mengawasinya adalah seorang yang bodoh.
"Siapa kau ". Pemimpin robot itu menatap dingin kearah bayangan itu.
Bayangan itu yang masih belum menyadari apa yang terjadi langsung asal menjawab.
"Wah.. Gu*ung yang indah".
Sembari menatap kearah dada tangan kanan tiara.
Pipi tangan kanan tiara yang bernama liu li, memerah liu li adalah seorang perempuan yang berdada besar dan juga seorang perempuan galak. Liu li mengayunkan tanganya kearah bayangan itu.
"Dasar mesuuumm".
Plakk
Seketika bayangan itu pingsan dengan busah yang keluar dari mulutnya.
"Puft".
__ADS_1
Tiara berusaha menahan tawanya susah payah.
"Nonaa. ".
Liu li menatap tiara cemberut ya liu li hanya manja kepada dirinya dan huaran seorang karena tiara yang telah menyelamatkan liu li dari percobaan pada jaman 3.000.dan huaran seorang gadis yang juga merupakan teman baik liu li.
"Hahaha... Ayolah jangan cemberut begitu nanti wajah mu tidak cantik lagi loh".
Hal itu membuat pipi liu li memerah sedangkan yang lain hanya mimisan melihat tiara yang tertawa lepas dan tersenyum mengoda.
"Sekarang bagaimana dengan bocah ini
Lebih baik kita tunggu bocah ini bangun dulu".
Beberapa menit kemudian
Bayangan itu bangun dia tengah diikat di tiang yang dibawahnya kobaran api
"Beritahu aku siapa kamu".
Tiara menatap santai bayangan itu dan langsung the de poin.
"Aku.. Aku".
"Kalau kau tidak memberitahu akan aku bakar hidup hidup. ".
__ADS_1
Dengan gemetaran laki laki itu menjawab " namaku yu zi aku bayangan yang diperintahkan oleh raja ku untuk menjaga dan mengawasimu".