
Sebuah keanehan kembali terjadi lagi,
Semua batu panjang giok hijau yang berada di pojokan aula pagoda lantai 2 bergetar tiba - tiba, lalu mengeluarkan sinar cahaya berwarna - warni dan kemudian berubah wujud menjadi wujud Dewi Kwan Im dalam 33 wujud rupa. Setiap batu panjang giok hijau mengeluarkan sebuah cahaya wujud gambar Dewi Kwan Im.
Dari ke 33 wujud Dewi Kwan Im itu, 8 wujud Dewi Kwan Im dalam wujud cahaya itu terbang bergerak mendekat ke arah Guan Yin, kemudian 8 wujud cahaya Dewi Kwan Im bergerak seolah - olah menari - nari melakukan berbagai gerakan ilmu silat.
Guan Yin memandang terpesona melihat keindahan gerak dan jurus wujud Dewi Kwan Im yang seakan - akan menari di depan mata Nya.
Gerakan cahaya terhenti, seakan - akan mengabarkan kepada Guan Yin untuk melatih gerakan tersebut. Kemudian 8 cahaya ini bergerak berkumpul menjadi satu cahaya dan bersatu, lalu bergerak cepat seperti sinar, masuk menembus dahi tengah Guan Yin.
" Boom.."
Kembali ledakan kecil terdengar. Dari tubuh Guan Yin memancarkan aura energi yang kuat kembali terlihat. 1 kenaikan tingkat terjadi kembali, naik ke tingkat akhir tahap Pondasi tingkat ke 9.
Kemudian dari dalam pikiran dan jiwanya, kembali mengalir terulang 8 Gerakan wujud Dewi Kwan Im. Guan Yin lalu bangkit berdiri dari batu panjang giok hijau. Tubuh nya lalu bergerak seolah - olah terbawa oleh alam mimpi dan ia mulai bergerak berlatih menirukan 8 gerakan tersebut.
" 8 jurus Wujud Dewi Kwan Im.."
" Gerakan Pertama "
Wujud Dewi Kwan Im Menyebrangi Samudera sambil Berdiri di atas Naga.
" Jurus Berdiri di atas Naga "
Gerakan cepat dan lincah mengalir dari tubuh Guan Yin, bergerak dengan indahnya, berputar kemudian terus berlarian menyerang dan bertahan, seakan - akan ia terlihat terbang dan berdiri di atas seekor naga.
" Gerakan Ke dua "
Wujud Dewi Kwan Im Duduk Bersila Bertangan Seribu.
" Jurus Dewi Tangan Seribu "
Seribu cahaya tangan muncul di ke dua sisi tangan Guan Yin, Seribu cahaya lengan bergerak seolah menari memutar di seluruh tubuh Guan Yin, menyerang ke arah depan lalu kembali bergerak mundur ke belakang seolah - olah melakukan gerakan bertahan.
" Gerakan ke tiga "
Wujud Dewi Kwan Im Berbaju dan Berjubah Putih Bersih Berdiri.
" Jurus Dewi Jubah Putih "
Pancaran aura putih bergerak mengalir berputar menari, terus berputar seolah melancarkan gerak serangan dan bertahan. Tangan dan kaki bergerak dalam posisi berdiri dalam satu poros seolah diam berdiri di tempat.
" Gerakan ke empat "
Wujud Dewi Kwan Im Berdiri Membawa Anak kecil.
__ADS_1
" Jurus terbang membawa bayi "
Gerakan ilmu lari cepat terlintas, gerak lari berloncat di dalam aula bermunculan terlihat seperti burung yang terbang lalu hinggap dari satu pohon ke pohon lainnya.
" Gerakan Ke lima "
Wujud Dewi Kwan Im Berdiri di atas Batu Karang / Gelombang Samudera.
" Jurus Gelombang Samudera "
Sebuah gelombang cahaya muncul, Guan Yin berkonsentrasi mengumpulkan Qi ke dalam tubuhnya. Gelombang cahaya membesar kemudian di dorong ke depan. Gelombang cahaya keluar terbang ke depan terhempas memanjang seperti menerjang samudera.
" Gerakan Ke enam "
Dewi Kwan Im Duduk Bersila Membawa Botol Suci dan Dahan Yang Liu.
" Jurus mantra doa penyembuh "
Dari dalam pikiran Guan Yin, mulai terlihat botol suci yang berisi embun kehidupan, yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Mantra dan doa di ucapkan, lalu seolah - olah Dahan Yang Liu yang di pegang nya bergerak ke arah di manapun bagian yang terluka ataupun sakit dan sebuah cahaya kehidupan muncul lalu memancar kembali.
" Gerakan Ke Tujuh "
Wujud Dewi Kwan Im Duduk Bersila dengan Seekor Burung Kakaktua.
Sebuah bisikan terdengar seolah mengirimkan pesan jarak jauh layaknya burung kakatua yang berbicara terdengar. Gambaran cara mengenai ilmu mengirimkan suara dari jauh mengalir kembali dalam benaknya.
" Gerakan Ke Delapan "
Wujud Dewi Kwan Im Berdiri terbang Menyeberangi Lautan di atas awan.
" Jurus Terbang di atas awan "
Gerak lari dan berloncatan dengan tubuh yang ringan terus bergerak seakan - akan terbang di atas awan. Ilmu meringankan tubuh yang indah dan hebat seperti tarian sang dewi di atas awan.
Guan Yin menghela nafas dalam - dalam setelah melakukan jurus 8 Gerakan Wujud Dewi Kwan Im.
Tubuhnya pucat paci, terlihat wajah letih dan lemah. Rasa lelah terpancar dari wajahnya, Kemudian tubuhnya tergeletak jatuh tertidur di lantai aula pagoda.
Pagi hari berikutnya, Guan Yin terbangun, lalu duduk diam membisu merasakan suasana sekeliling nya. Rasa haus dan lapar kemudian mulai di rasakan nya.
Tiba - tiba gelang giok di lengan nya bergetar dan mengeluarkan sebersit suara yang terdengar di dalam pikiran Guan Yin agar meneteskan setetes darahnya ke dalam gelang giok.
Segera ia menggigit jari nya dan kemudian meneteskan setetes darah ke dalam gelang giok tersebut.
Sebuah cahaya muncul keluar membuka segel Gelang Giok, kemudian menyelimuti tubuh Guan Yin , dan menyedotnya masuk ke dalam dimensi ruang Gelang Giok.
__ADS_1
Sebuah dunia kecil terpampang di depannya, cahaya jiwa kembali muncul di depan Guan Yin dalam wujud roh.
" Selamat datang Dewi Kecil. "
Ucap sang roh tertawa senang.
Ratusan tahun aku menunggu di dalam dunia giok hijau yang gersang ini, sudah saat nya aku kembali ke alam dunia semesta. Gelang giok sudah kembali menemukan titisan Nya.
Wajah senang terpancar dari wajah roh tersebut. Belum sempat Guan Ying mengucapkan sebuah kata, Roh jiwa tersebut meredup kemudian terbang menghilang.
Guan Ying kemudian menatap sekelilingnya dalam kebingungan. Terlihat pohon - pohon berbuah lebat di kejauhan dan sebuah sungai kecil mengalir tak jauh dari area sekitar itu.
Kegembiraan terpancar di wajah Guan Yin, segera ia berlari, melupakan semua keanehan yang terjadi dalam dirinya selama ini.
Seharian ia berjalan berkeliling di dalam dunia kecil gelang giok, setelah ia puas melampiaskan rasa lapar dan dahaga nya.
Dunia kecil yang tidak terlalu luas, mungkin hanya berukuran beberapa are saja. Hanya terlihat sedikit tumbuhan, hewan dan sebuah sungai kecil.
Udara dan hawa energi Qi terasa tipis, sepertinya sulit untuk berlatih dan mencapai kemajuan di tempat ini, demikian ucap Guan Yin.
Kemudian dirinya kembali merenungkan semua keanehan yang terjadi pada dirinya. Raut wajah bingung terlihat , tanpa dia dapat menjawab semua keanehan yang terjadi.
Pikiran tanpa sengaja kembali terlintas di dalam pagoda, tiba - tiba tubuhnya kembali ke dalam pagoda di mana ia terakhir kali berada.
Memandang kembali aula batu pagoda lantai ke dua. Guan Yin tersadar kembali memikirkan bahwa dia telah lama meninggalkan keluarga nya di area kelenteng.
Segera ia mencari jalan kembali untuk keluar. Namun tangga yang di lalui nya tidak terlihat lagi. Terus berputar kebingungan ia tetap mencari. Tetap saja ia tidak menemukannya.
Rasa lelah mulai merasuki tubuh Guan Ling, kemudian ia melangkah dan merebahkan tubuhnya di atas batu panjang giok hijau dan tertidur.
Dalam tidurnya ia bermimpi untuk terus berlatih 8 Gerakan Wujud Dewi Kwan Im, dan tidak perlu mengkhawatirkan keluarganya karena mereka akan menunggu Guan Yin sampai selesai berlatih.
Pagi kembali bersinar, Guan terbangun dari tidurnya, dalam kebingungan Nya memikirkan apa yang hendak di lakukannya, ia teringat kembali akan mimpinya semalam.
Segera ia kembali berlatih mengulangi 8 jurus wujud Dewi Kwan im, kemudian ia akan pergi ke dunia kecilnya jika ia merasa lapar dan haus, sambil sesekali mandi di sungai kecil.
Tak terasa waktu terus berlalu, 3 bulan sudah ia berlatih di lantai ke 2 pagoda. Aura energi di tubuhnya terlihat padat dan kuat. Merasakan energi yang padat dan kuat mengalir dari tubuhnya, Guan Yin segera bermeditasi mengalirkan energi ke seluruh tubuhnya.
" Boooom.."
Terdengar ledakan agak besar kali ini, di susul suara petir kecil menggelegar di atas tubuh Guan Yin, seakan mentahbiskan dirinya naik ke tahap penyempurnaan tubuh tingkat ke 1.
Saat itu sebuah portal cahaya kembali muncul di pojok ruang aula pagoda lantai 2. Sebuah tangga yang tertutup portal samar - samar kembali muncul, kemudian terlihat jelas.
Mata Guan Yin kembali terlihat menatap ke arah tangga, hal yang sama kembali lagi terjadi. Seperti Medan magnet yang menarik dirinya, kemudian ia segera bangkit dan berjalan ke arah tangga, lalu naik menuju ke lantai ke tiga.
__ADS_1