
Tidak terasa waktu berputar demikian cepat Nya, sudah 3 bulan ini setiap harinya Guan Yin berada di dalam Ruang Obat dan terus mendalami berbagai macam kitab - kitab pengobatan.
Sore ini, sebuah suara lembut terdengar di dalam ruang obat.
" Guan Yin..,"
Istirahatlah sore ini, mulai dari sekarang kamu harus dapat membagi waktuMu tidak hanya membaca kitab - kitab pengobatan saja. Tidak baik memaksakan sesuatu.
Segala Ilmu Pengobatan tidak akan banyak berguna jika hanya menjadi pengetahuan. Inti nya akan jauh lebih berguna bagi orang banyak jika di gunakan atau di praktekkan.
Kitab pengobatan yang kau baca dan pelajari merupakan dasar dan pondasi dalam dunia Pengobatan dan Alkemis, banyak hal yang harus di pelajari dan terus di kembangkan.
Tidak baik jika pengetahuan tidak di imbangi dengan praktek, ucap Tabib Sun Simiao.
Pegilah ke kebun buah, kemudian petiklah beberapa buah yang dapat menguatkan tubuhMu. Setelah itu carilah bahan - bahan obat yang ada di taman obat, karena mulai besok kamu akan mulai berlatih membuat obat dan pil.
Kamu akan mulai berlatih bagaimana cara - cara mengidentifikasi jenis tanaman obat, cara meracik dan meramu obat, dan tehnik pembuatan pil. Ucap Tabib Sun Simiao.
" Baik Kakek Tabib "
Ucap Guan Yin dan kemudian segera pergi ke Kebun Buah dan Taman Obat di belakang rumah.
Sore ini kesibukan terlihat, Guan Yin pergi mengumpulkan berbagai macam tanaman obat, dan membaginya dalam keranjang yang berbeda lalu kemudian memetik beberapa buah yang telah masak di kebun buah.
Setelah puas mengumpulkan tanaman obat dan buah segera ia kembali ke rumah.
Pagi harinya Tabib Sun Simiao telah menunggu Nya di ruang aula obat.
" Selamat pagi Kakek Tabib, "
Ucap Guan Yin yang baru tiba.
Masuklah Guan Yin, ambil dan bawa Mortal yang berada di pojok ruang dekat tanaman obat yang sudah aku keringkan.
" Apa itu Mortal Kakek Tabib, " tanya Guan Yin bingung.
" Tersenyum tabib Sun Simiao," mendengar pertanyaan Guan Yin.
Mortal itu alat untuk menghaluskan bahan - bahan obat yang akan kamu buat, ucap Tabib Sun Simiao.
Segera Guan Yin pergi ke pojok ruang dan mengambil Mortal yang terbuat dari batu seperti bentuk tumbukan atau codet ulekan, setelah itu ia duduk di depan Tabib Sun Simiao.
Guan Yin, coba ceritakan dari kitab - kitab pengobatan yang sudah kau pelajari, apa saja yang masih belum kau pahami, bertanya Tabib Sun Simiao.
Kakek Tabib, aku masih penasaran dengan kitab 4 tehnik diagnosa dari Tabib Bian Que mengenai,
Wangshe, (Mengamati)
Tingsheng, (mendengar)
Xieying, (menggambarkan)
__ADS_1
Qiemai, (merasakan)
Apa yang masih belum kau pahami, ucap Tabib Sun Simiao.
Seperti Nya aku memahami teorinya, tapi bagaimana cara Nya seperti Tabib Bian Que yang hanya dengan melihat saja dapat mengetahui penyakit seseorang ?? Ucap Guan Yin.
Wangshe adalah tehnik mengamati.
Wangshe berarti mengamati perubahan yang terjadi pada diri seorang pasien.
Contohnya, warna muka yang pucat kekuningan, maka gejala itu biasanya terjadi pada orang yang terkena penyakit kuning, lalu darah hitam yang keluar dari kulit, maka gejala itu biasanya racun di dalam tubuh yang mulai mengendap.
Contoh yang paling mudah adalah melihat seseorang yang bolak balik buang hajat maka kamu bisa memprediksi bahwa pasien itu terkena diare.
Tingsheng adalah tehnik mendengar.
Tingsheng berarti mendengarkan keluhan yang terjadi pada diri pasien.
Dengan mendengarkan keluhan yang terjadi pada diri pasien maka kamu dapat memprediksi penyakit pasien.
Xieying adalah tehnik menggambarkan.
Xieying berarti menggambarkan kondisi yang terjadi pada diri pasien.
Menggunakan tehnik Xieying berarti kamu menggabungkan antara Tehnik Wangshe dan Tingsheng.
Setelah kamu mengamati kondisi dan mendengarkan keluhan pasien lalu kamu dapat menggambarkan apa yang terjadi pada diri pasien, apa yang menjadi sebab dan bagaimana cara penanganannya.
Qiemai merupakan penggabung dari ketiga tehnik. Wangshe, Tingsheng dan Xieying.
Jika kamu masih tidak dapat memperkirakan penyakit pasien setelah kamu mengamati, mendengar, dan menggambarkan kondisi pasien. Maka kamu harus memeriksa dan merasakan kondisi pasien, seperti merasakan suhu tubuh, denyut nadi, melihat warna bola mata dan lain sebagainya.
4 tehnik diagnosa itu adalah langkah yang wajib di lakukan dalam pengobatan.
Bagaimana Guan Yin, apakah cukup jelas..?? Ucap Tabib Sun Simiao.
" Jelas Kakek Tabib, " aku sudah dapat memahami prosesnya sekarang.
Ucap Guan Yin tersenyum gembira.
Baik, hari ini kamu akan mulai melatih diri untuk membuat obat dan pil.
Dasar utama yang harus kamu perhatikan pada saat membuat obat dan pil untuk mendapatkan kualitas sempurna adalah,
Memilah bahan
Obat yang baik juga di pengaruhi dari bahan obat yang baik, seperti usia tanaman obat.
__ADS_1
Proses bahan
Sebagian besar bahan obat tidak dapat langsung di proses, biasa nya di proses terlebih dahulu, seperti di keringkan, lalu di jadikan bubuk, salep atau cairan.
Proses pengolahan bahan yang baik akan mempengaruhi kualitas obat.
Meracik Obat
Perpaduan bahan yang sempurna dan komposisi yang pas tentunya akan meningkatkan kualitas obat.
Proses Pembuatan
Proses pembuatan obat sangat mempengaruhi kualitas obat, contoh seperti penggunaan api, waktu pengolahan.
4 dasar utama ini harus kau kuasai dengan baik untuk mendapatkan hasil pembuatan obat dan pil dengan sempurna.
" Baik Kakek Tabib, "
Ucap Guan Yin sambil meresapi semua ucapan Tabib Sun Simiao.
Di dalam diriMu ada inti energi api. Inti energi api sangat penting dalam proses pembuatan pil dan obat. Coba kau konsentrasikan pikiran Mu lalu coba munculkan api di jari Mu, ucap Tabib Sun Simiao.
Guan Yin mulai konsentrasi dan mengalirkan energi inti api ke jari nya. Setelah di coba beberapa kali akhirnya sebuah api merah kecil muncul.
Guan Yin terus mencoba, mengulang dan mengulang hingga akhirnya api menjadi stabil. Api semakin lama semakin besar keluar sehingga dapat ia kontrol. Membesar dan kemudian mengecil sesuai dengan keinginannya.
Bagus, Tabib Sun Simiao tersenyum lalu berucap,
Guan Yin perhatikan,
Tabib Sun Simiao mengeluarkan Tungku Obat miliknya, kemudian membuat sebuah obat penguat tubuh dan di padatkan menjadi sebuah pil setelah proses pengapian selesai. Bau harum obat keluar dari dalam tungku obat.
Guan Yin yang menyaksikan proses pembuatan obat terbakar semangatnya dan segera ia ingin mencoba.
Kembali Tabib Sun Simiao tersenyum,
Guan Yin, ingatlah bahwa ilmu pengobatan selalu berkembang, apa yang kau pelajari tidak harus selalu seperti yang kau lihat dan pelajari tapi Kembangkan lah semua pelajaran yang kau dapat. Bukan hanya ilmu pengobatan tapi semua ilmu juga berkembang seiring waktu.
Ucap Tabib Sun Simiao, lalu bangkit berdiri dan meninggalkan Guan Yin sendirian di aula obat untuk mulai berlatih.
__ADS_1