
Rasa ketertarikan Guan Yin akan ilmu pengobatan sangat dalam ketika ia mendengarkan berbagai cerita keajaiban dalam dunia pengobatan dari Tabib Sun Simiao.
Segera ia mulai mengamati Tungku Obat Langit dan Jarum Emas Dewa yang di berikan oleh Tabib Sun Simiao. Rasa senang dan bangga menyertai dirinya hingga terus memandangi kedua pusaka leluhur itu. Setelah puas mengamati, lalu segera di simpan dalam cincin ruangnya.
Kakinya mulai melangkah ke arah lemari buku. Terpampang jelas tulisan besar di atas lemari.
Kumpulan Kitab pengobatan dan Alkemis 4 Tabib Setengah Dewa.
Di dalam rak tingkat pertama tertulis, Kitab Tabib Setengah Dewa Bian Que.
Guan Yin teringat akan Jarum Emas Dewa lalu berucap terima kasih kakek leluhur, sambil merapatkan kedua tangannya dan membungkuk soja.
Kemudian ia mulai melihat kitab - kitab dari peninggalan Tabib Bian Que.
Sebuah kitab usang menarik perhatian Guan Yin, tulisan aneh terlihat di sampul kitab.
Empat metode diagnostik.
Hhmm..., judul yang aneh..??
Apa itu diagnostik...??
Ucap Guan Yin lalu mulai membuka kitab dan membacanya.
Empat Metode Diagnostik :
Wangse, mengamati warna pasien. ( Dalam dunia kedokteran modern dikenal sebagai Observasi ).
Tingsheng, mendengarkan suara pasien. ( auskultasi dan olfaksi ).
Xieying, menggambarkan gejala pasien. (Interogasi).
Qiemai, merasakan keadaan pasien ( pemeriksaan nadi dan palpasi )
Guan Yin mulai mencoba memahami 4 tehnik Tabib Bian Que.
__ADS_1
Cukup lama Guan Yin mencoba memahami arti dari 4 tehnik ini meskipun ia mendapatkan pencerahan dan gambaran tapi ia tidak dapat mengetahui bagaimana cara dan prosesnya.
Rasa penasaran yang belum terjawab terus di simpan dalam pikiran Guan Yin.
Setelah puas melihat - lihat kitab - kitab di rak pertama, lalu Guan Yin mencoba melihat Rak tingkat ke dua, tertulis jelas di atas rak Kitab Tabib Setengah Dewa Hua Tuo.
Guan Yin kembali melihat - lihat. Sebuah kitab lusuh menarik perhatiannya.
Sebuah Tehnik Akupuntur " Titik Hua Tuo " tertulis di sampul kitab, berisi tentang titik - titik penting di dalam tubuh manusia.
Guan Yin sangat tertarik terhadap kitab ini, ia mulai mempelajari 350 titik - titik di dalam tubuh.
Qi dikatakan mengalir melalui meridian, atau jalur, di tubuh manusia. Meridian dan aliran energi ini dapat diakses melalui 350 titik akupunktur di dalam tubuh.
Pengetahuan Guan Yin kembali terbuka, ia mulai dapat merasakan cara - cara mengaliri Qi ke seluruh Meridiannya melalui 350 titik akupuntur di dalam tubuh Nya.
Guan Yin juga membaca dan mempelajari tehnik menotok beberapa titik akupuntur di punggung dan memberi 7 tusukan akupuntur di tiap titik yang di sebut Tehnik Jia Ji.
Lalu sebuah itu kitab yang berjudul Wu Qin Xi juga menarik perhatiannya.
5 Gerakan Jenis Hewan untuk menyehatkan tubuh juga di pelajari yaitu,
Beruang
Rusa (Menjangan)
Monyet (Kera)
Burung Bangau
5 Gerakan ini kemudian terkenal di daratan China sebagai gerak olah tubuh untuk menyehatkan jasmani.
Rasa ingin tahu Guan Yin akan ilmu pengobatan semakin meluap - luap setelah cukup banyak membaca dan mempelajari kitab - kitab peninggalan dari leluhur 4 Tabib Setengah Dewa.
Hari demi hari dilalui Guan Yin tanpa terasa dari sebuah rak Kitab pengobatan kemudian beralih ke rak Kitab pengobatan yang lainnya.
__ADS_1
Kemudian Guan Yin mulai beralih ke rak tingkat ke tiga, Tertulis di atas rak, Kitab Tabib Setengah Dewa Li Shizhen.
Setelah sebelumnya mendengar kisah tentang Tabib Setengah Dewa Li Shizhen, dari Tabib Sun Shimiao, Guan Yin mulai membaca kitab sejarah dan mengetahui dengan jelas mengenai kisah - kisah hidup tabib Li Shizhen termasuk saat ia menghidupkan orang mati ( Qi Shi Ren, Rou Baiqu ). Membangunkan yang mati, menumbuhkan daging dari tulang.
Guan Yin kemudian teringat Tungku Obat Langit yang di berikan Tabib Sun Simiao, adalah peninggalan dari leluhur Li Shizhen.
Setelah itu ia mulai melihat - lihat kembali sebuah kitab menarik perhatiannya. Kitab Materia Medica.
Hemm...
Kembali sebuah judul yang aneh, ucap Guan Yin sambil mulai membuka dan membaca kitab tersebut.
Ternyata kitab ini berisi tentang jenis tanaman obat - obatan, hewan yang dapat di gunakan menjadi bahan pengobatan, serta mineral - mineral di alam yang dapat di proses menjadi bahan baku obat, dan material lainnya sebagai bahan baku obat, ucap Guan Yin.
Menarik sekali ucap Nya.
Kemudian Guan Yin mulai mberalih ke rak paling bawah, rak ke empat. Tertulis di atas rak, Kitab Tabib Setengah Dewa Sun Shimiao.
Terkejut Guan Yin seketika. Ia tidak menyangka bahwa kakek Tabib yang selalu bersamanya di tempat ini adalah salah satu dari 4 Tabib Setengah Dewa.
Guan Yin sangat tertarik tentang Tabib Sun Shimiao yang membimbingnya saat ini. Dia mulai mencari kitab tentang sejarah Tabib Sun Shimiao.
Sebuah kitab tertulis di sampul,
" Raja Pengobatan Sun Simiao "
Segera Guan Yin mengambil kitab tersebut dan mulai membaca. Sejarah Tabib Sun Simiao tertulis jelas bahwa semenjak kecil ia di lahirkan dalam kondisi sakit - sakitan.
Mahalnya biaya berobat saat itu menyebabkan keluarganya jatuh menjadi miskin untuk membiayai pengobatan Nya. Situasi itu yang membuat dia mempelajari ilmu pengobatan dan akhirnya menjadi salah seorang dari Tabib Setengah Dewa.
Kemudian Guan Yin melihat sebuah kitab lain yang menarik perhatianNya.
" Formula Penting Untuk Keadaan Darurat " lalu ia mulai membaca dan mempelajarinya. Di dalam kitab Tertulis ada sekitar 2000 macam jenis resep - resep pengobatan dari berbagai penyakit.
Selain itu, ia juga mempelajari kitab Kualitas Mutlak Tabib Hebat yang kemudian di kenal menjadi ( " Sumpah Hipokrates Tiongkok " sampai saat ini Sumpah Hipokrates versi Sun Simiao menjadi Sumpah Hipokrates Dokter di China dan bahkan di anut di beberapa negara di luar China ).
Wawasan akan ilmu pengobatan dari kitab - kitab pengobatan leluhur 4 Setengah Dewa benar - benar membuka hati dan pikiran Guan Yin kecil atau dunia Pengobatan dan Alkemis.
Ilmu - ilmu tentang perpaduan obat - obatan, meracik obat dan pil, membuat pil suplemen, penguat tubuh, serta berbagai ilmu ramuan obat dan tumbuhan tradisional menyerap di dalam relung hati, jiwa dan pikiran Nya.
__ADS_1