
Pagi ini Merry tengah menyuapi Denis yang sudah sedikit membaik. dengan penuh perhatian Merry berusaha menjaga Denis sebaik mungkin.
"Apa kakak tidak bekerja? ". tanya Denis.
"Tidak. Kakak akan menjagamu saja". jawab Merry.
"Aku baik baik saja kak".
"Kau bilang kemarin juga baik baik saja. tapi nyatanya bisa sampai dirawat disini". Kesal Merry.
"Maafkan aku kak? ". ucap Denis memelas. melihat raut wajah adiknya yang lemah itu membuat Merry semakin tidak tega.
"Sudahlah. Kakak juga minta maaf karna belom bisa merawatmu dengan baik selama ini". kata Merry sambil memeluk Denis.
"tidak. Kakak adalah yang terbaik. Aku sayang kakak". Denis membalas pelukan kakaknya itu.
"Kalau kau sayang dengan kakakmu ini. maka kau harus kuat dan sehat demi kakak".
"memangnya aku sakit apa kak? ". tanya Denis dan melepaskan pelukannya.
"Kau hanya sakit biasa. dan akan segera sembuh kalau mau menurut apa kata dokter". ucap Merry.
"Baik kak".
"Denis, Kakak mau bertanya padamu". ucap Merry sedikit ragu.
"tanya saja kak". Denis tersenyum.
"Apa kau merasa sakit di pinggangmu? ". tanya Merry.
"bagaimana kakak bisa tau? ". Denis balik bertanya.
"jawab saja".
"iya kak. bahkan semakin sering akhir akhir ini. apa itu sebabnya aku disini kak? ". Denis sedikit takut.
__ADS_1
"Kenapa kau tak pernah bilang pada kakak? ". ketus Merry.
"karna aku tidak ingin membuat kakak cemas. Kakak sudah lelah bekerja. jadi aku tidak ingin kakak semakin terbebani olehku". ucap Denis dengan lolosnya.
"Kau ini dasar.(memeluk Denis kembali). Kakak tidak pernah terbebani olehmu. justru kakak senang kalau kau terbuka dengan kakakmu ini". tutur Merry.
"baiklah kak. mulai sekarang Aku akan memberitahu kakak tentang apapun".
"berjanjilah".
"iya. Aku janji kak". kata Denis.
"Sekarang istirahatlah lagi. Kakak akan keluar sebentar mengabari bos kakak". kata Merry sambil membaringkan Denis dan menyelimutinya.
"Iya kak".
.....
Merry berjalan keluar meninggalkan Denis yang sedang beristirahat. Merry dan segera menghubungi Marvin menggunakan telepon rumah sakit yang ada di tempat resepsionis karna ponselnya sedang kehabisan daya. dari kemarin merry belum pulang ke rumah dan ia juga lupa tidak membawa charger ponselnya.
Setelah mengabari bosnya Merry kembali ke kamar Denis. Denis kini sudah terlelap setelah meminum obat dari dokter.
Merry bergegas untuk pulang dan menitipkan Denis pada perawat rumah sakit selama dirinya pergi.
Tanpa Merry sadari saat keluar rumah sakit. tanpa sengaja pula Asolf yang sedang berada di ruang tunggu farmasi melihatnya.
"Bukankah itu nona Merry, sedang apa dia disini? ". tanya Asolf dalam hati.
"tuan Asolf". suara petugas farmasi yang tengah memanggil. Asolfpun segera beranjak mengambil obat dan pergi dari rumah sakit itu.
......
Di kediaman Reynard.
"Apa tuan Reynard sudah bangun?". tanya Asolf pada salah satu asisten rumah tangga di rumah itu.
__ADS_1
"Sudah tuan. tuan Reynard saat ini berada di teras belakang bersama dengan instruktur yoganya". jawab assistant tersebut.
"Baiklah. kau lanjutkan pekerjaanmu".
"permisi tuan".
Asolf berjalan ke arah teras belakang hendak melihat Reynard yang sedang berlatih yoga.
"Kau sudah kembali paman? ". ucap Reynard saat melihat Asolf dan masih melakukan aktivitasnya.
"Iya tuan. Saya baru saja mengambil obat di rumah sakit ". jawab Asolf.
"tuan, saat mengambil obat, tadi saya melihat nona Merry berjalan meninggalkan rumah sakit tersebut". imbuh Asolf.
"Apa?". Reynard terkejut namun tetap bergerak mengikuti intruksi instrukturnya.
"Lalu apa yang terjadi dengan Merry?". tanya Reynard.
"Saya juga tidak tahu tuan. saat saya hendak menyusul nya, nona Merry sudah tidak ada". ujar Asolf.
"Kita lanjutkan besok saja". Ucap Reynard pada pelatihnya.
"baik. kalau begitu saya pamit permisi". ucap instruktur yoga tersebut dan meninggalkan Reynard bersama Asolf.
"Paman., suruh salah satu orang kita untuk mencari tahu apa yang dilakukan Merry di rumah sakit. setelah ini kita pergi ke kantor Marvin. Aku akan membersihkan tubuh dulu". kata Reynard dan meninggalkan Asolf.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
buat visual castnya aku masih mikir2 nih 😊😊😊.. kalo ada yang mau ngasih saran bisalah kirimkan poto.. 😄😄😄😄