Tuan Daniel Secret Wife

Tuan Daniel Secret Wife
TDSW 11. Sunset


__ADS_3

"Cantik" komentar Keyra tengah menikmati sunset.


Kini keduanya tengah duduk di pinggir pantai sembari menikmati pemandangan yang disuguhkan dengan gratis pada mereka.


Melihat keindahan matahari tenggelam merupakan salah satu agenda Daniel hari ini. Awalnya Keyra menolak, wanita itu ingin mereka kembali pulang bahkan sempat mengancam akan pulang sendirian bila Daniel terus menolaknya. Tapi sayangnya sang suami tidak semerta-merta kehilangan ide. Daniel tidak menyerah sampai keinginannya terwujud, terus memaksa Keyra untuk ikut dengannya. Segala macam cara di lakukan oleh pria itu bahkan Daniel dengan tega menakut-nakuti Keyra.


Daniel mengatakan bila Keyra berjalan sendirian maka tidak menutup kemungkinan akan dicegat oleh preman-preman yang berada disana. Hingga pada akhirnya Keyralah yang kalah. Jujur Keyra benar-benar takut karena dia pernah mengalami hal itu dengan sang ayah dulu. Kala itu mereka sedang dalam perjalanan pulang dari pantai. Tiba-tiba saja mobil yang dikendarai oleh ayahnya di cegat para preman-preman jalanan. Entah apa tujuannya Keyra tidak terlalu mengingatnya. Beruntung kala itu ada mobil lain yang lewat dan menolong mereka hingga akhirnya Keyra dan ayahnya bisa sampai rumah dengan selamat.


"Iya cantik" balas Daniel.


"Terima kasih sudah mengajakku kesini. Jika tahu ada tempat seindah ini disini pasti akan menjadi tempat favorit untukku dan ayah saat berkunjung ke pantai ini dulu. Ayah pasti akan begitu bangga menunjukkan tempat seperti ini padaku" kenang Keyra lagi-lagi mengingat sang ayah. Aditya pasti akan bersikap seperti seorang ahli yang telah berhasil menemukan sesuatu yang berharga.


Rasanya setiap momen hari ini selalu diisi dengan celetukan Keyra yang tanpa sadar menyebutkan ayahnya. Tapi Daniel tidak keberatan, dia bisa mengerti bila Keyra sangat merindukan ayahnya hanya saja tidak terucap dari bibir wanita itu secara langsung.


"Sama-sama Nona Keyra. Melihat Anda tersenyum lepas seperti sekarang aku lupa siapa tadi yang bersikeras menolak untuk ikut kemari" ledek Daniel.

__ADS_1


"Oh my God, haruskah Kakak membahas itu" ucap Keyra memutar bola matanya malas.


"Kenapa terdengar tidak ikhlas sekali menunjukkan tempat ini padaku" ujarnya kembali untuk menutupi rasa malunya.


"Bukan tidak ikhlas tapi aku hanya ingin kamu ingat bahwa tadi ada wanita yang begitu keras kepala tidak mau aku ajak kemari. Dia bahkan mengancam akan pulang sendirian dan meninggalkanku disini. Tapi sayangnya dia wanita yang penakut Key. Saat aku mengatakan banyak preman dijalan dia langsung berubah menjadi wanita yang penurut. Aku bahkan sempat berpikir dia memiliki dua kepribadian tadinya. Seharusnya wanita itu tetap bersikeras walaupun mendengar kata preman tapi reaksinya sungguh diluar dugaan. Apa kamu mengenal wanita itu Key?" tanya Daniel dengan wajah seriusnya. Sengaja kembali bersikap usil agar Keyra kesal padanya. Entah mengapa melihat wajah kesal Keyra seperti menjadi kesenangan tersendiri bagi Daniel.


"Ohh" Daniel menutup mulutnya sembari menatap Keyra secara menyeluruh.


"Kenapa saat diperhatikan wanita tadi mirip dengan kamu. Apa kamu punya kembaran?" tanya Daniel lagi-lagi dengan wajah seriusnya.


"Wanita tadi itu perempuan yang tidak ingin masih berada diluar saat malam hari apalagi di pantai seperti ini dengan pria yang baru ditemuinya. Dia sedang berusaha menjadi seorang menantu idaman bagi mertuanya nanti, dimana bagi para orang tua keluar malam adalah hal yang buruk bagi seorang wanita" balas Keyra sengit.


"Dan pria yang baru wanita itu temui tadi adalah suaminya. Yang artinya mertua dari wanita itu adalah orang tua dari pria yang baru ditemuinya. Aku akan memberi tahumu satu hal. Orang tua dari pria itu tidak mempermasalahkan keluar malam bagi para pria ataupun bagi seorang wanita asalkan untuk hal yang positif. Tenang saja, mereka menganut prinsip kesetaraan gender. Siapapun itu baik pria ataupun wanita tetap boleh keluar saat malam hari bila memang memiliki alasan yang jelas. Jadi jangan khawatir hal itu menjadi satu penilaian buruk bagi menantunya. Apalagi bila mereka tahu jika sang wanita keluar malam dengan suaminya. Justru mertua kamu itu akan sangat mendukung" jawab Daniel tak mau kalah.


"Bodo!" Kesal Keyra. Dia merasa tidak senang karena terus kalah dalam perdebatannya dengan Daniel. Suaminya itu selalu memiliki jawaban atas kalimatnya dimana membuat Keyra langsung tidak bisa berkutik.

__ADS_1


"Aku mengatakan kebenarannya Key. Kamu akan menjadi menantu yang baik bagi mereka. Apalagi jika kamu masuk dalam komplotan para wanita yang menjadikan para pria sebagai seorang fotografer tidak dibayar jasanya. Kamu akan langsung mendapat lampu hijau, tidak akan ada hambatan untuk hal apapun"


"Kamu hanya perlu ingat untuk memilih masuk dalam komplotan ratu rumah itu. Jangan memilih raja karena pada dasarnya sang raja rumah itu menuruti apapun keinginan ratunya selama itu baik dan tidak menyalahi aturan. Bukan perkara takut istri atau apapun istilah lainnya. Ini tentang cara mencintai. Bagi sang raja menuruti keinginan sang ratu merupakan salah satu cara membahagiakan ratunya. Ketika sang ratu merasa bahagia maka hal itu menjadi bukti nyata uangkapan cinta sang raja bukan hanya sekedar janji palsu. Aku harap kamu mengingat hal ini dengan baik"


"Ratu rumah itu pasti sangat beruntung" celetuk Keyra berkomentar. Keyra tahu saat ini Daniel sedang membahas tentang keluarganya. Ratu dan raja hanya sebuah perumpamaan dalam kalimatnya.


Tidak ada yang perlu diragukan dari kalimat Daniel. Mungkin hampir seluruh orang di negeri ini tahu bagaimana tuan Raihan Wijaya sangat memuliakan istrinya. Caranya mencintai dikatakan sempurna oleh orang-orang dan belum ada yang bisa menandinginya bahkan sang pewarisnya sekalipun.


"Justru menurutku sang raja yang sangat beruntung. Ratu rumah itu terkenal begitu sempurna baik sebagai seorang ibu maupun seorang istri. Sang raja tidak akan ada dipuncak kejayaannya yang sekarang bila tanpa ratunya. Kamu akan bisa menilainya jika mengenal mereka secara langsung. Betapa beruntungnya sang raja mendapatkan sang ratu sebagai istrinya" balas Daniel.


Tapi aku mungkin tidak akan pernah bisa mengenal mereka, batin Keyra.


"Mungkin lebih benar jika dikatakan mereka beruntung mendapatkan satu sama lainnya. Keduanya saling mencintai dengan sama besarnya hingga bisa bertahan meski jalan yang mereka lewati tidak mulus. Pasti banyak kerikil dan batu besar yang menjadi rintangan mereka saat berjalan. Tapi hal itu tidak membuat keduanya tersandung dengan mudah di tengah jalan. Mereka bisa saling melengkapi dan mengimbangi satu sama lainnya. Bisa saling berpegangan tangan apapun keadaannya. Mereka berhasil terus berjalan bersama" ujar Keyra mulai melihat dari dua sisi. Memberikan penilaian sesuai dengan apa yang terlintas dipikirannya.


"Tidak, sang raja yang tetap yang paling beruntung karena bisa mendapatkan ratu. Kamu salah saat mengatakan jika mereka saling mencintai dengan sama besarnya. Pada kenyataannya cinta sang raja yang lebih besar. Sang raja pernah dihadapkan dengan pilihan antara memilih sang ratu atau anak mereka. Saat itu sang raja dengan tegas mengatakan memilih istrinya. Sedang sang ratu tidak begitu. Saat dihadapkan dengan pilihan antara suaminya atau anaknya sang ratu dengan berani mengatakan akan memilih anaknya. Kamu juga pasti mungkin pernah mendengar sebuah kata yang dimana pada intinya mengatakan sebuah hubungan akan memiliki kemungkinan besar berhasil jika sang prialah yang lebih besar dalam mencintai, itu yang terjadi pada sang raja dan ratu" kukuh Daniel.

__ADS_1


__ADS_2