Tuhan Jangan Ambil Dia

Tuhan Jangan Ambil Dia
Natan so sweet


__ADS_3

Setelah sarapan pagi.Mereka langsung berangkat menuju pantai.


Nina dan Emely sudah tak sabar ingin segera ke pantai.


Natan terlihat sangat senang.Wajahnya berseri-seri. Ia terlihat seperti orang yang sedang jatuh cinta.


Kim dan Ken merasa aneh dengan perubahan sikap Natan.


“Apa kamu melihat ada yang beda dengan sikapnya?”tanya Kim pada Ken.


“Hahahahaha...iya. Aku melihatnya bro.”Jawab Ken tersenyum.


Tiba-tiba ada seseorang yang memukul kepala mereka dari belakang.


Kim dan Ken sangat kaget. Ternyata,orang itu adalah Natan yang sedang mereka bicarakan barusan.


“Apa yang kalian bicarakan di belakangku?”tanya Natan tersenyum.


Ken langsung menjawab jujur tentang perubahan sikap Natan yang terlihat sangat aneh semenjak tadi.


“Kami sangat bingung denganmu.Kemarin-kemarin,kamu terlihat sangat cuek dan kejam pada gadis-gadis itu.Tapi sekarang,kamu sungguh beda. Aku sampai tak habis fikir dengan perubahanmu ini.”Ken menjelaskan.


Natan hanya tersenyum. Ia rupanya sangat paham dengan maksud kedua sahabatnya itu.


“Aku tak perlu menjelaskan pada kalian dengan apa yang terjadi.Intinya,hari ini aku akan mulai bersikap baik pada siapa saja.”Jawab Natan tertawa kecil.


“Jawabanmu terdengar sangat dewasa dan bijaksana.Aku benar-benar tak percaya jika kamu berubah secepat itu.”Ucap Kim bingung.


“Intinya,ada sesuatu hal yang membuatku sangat senang hari ini.”Jawab Natan tersenyum manis.


Kim dan Ken saling bertatap satu sama-lain.Mereka sungguh tak paham dengan situasi Natan yang sekarang.


“Sudahlah,tak perlu bingung seperti itu.Kalian harusnya senang dengan perubahan sikapku ini.”Ucap Natan sambil tersenyum kecil pada kedua sahabatnya.


“Ayo,gadis-gadis cantik!Kita ke pantai sekarang.”Ajak Kim pada Nina dab Emely.


Hari ini,Kim yang akan menjadi supir mereka seharian.


“Kamu yang bawa mobilnya ya.”Ucap Ken sambil memberikan kunci mobil pada Kim.


“Beres.Hari ini, aku akan mengantar kemana saja tujuan kalian.”Jawab Kim tersenyum.


Tiba-tiba,Nina tak tahan melihat senyuman tuan Kim. Ia tak sadar secara langsung memuji senyuman dari sang model terkenal itu.


“Senyuman anda sangat indah tuan Kim.Aku benar-benar terpukau!”puji Nina yang terdengar polos.


Kim tertawa lebar. Ia tak menyangka,jika Nina akan sampai mengatakan hal itu secara terang-terangan di hadapan yang lain.


“Wah,kamu sangat jujur sekali Nin. Memang gadis yang luar biasa. Aku suka kejujuranmu.”Sambung Ken.


“Hahahaha....itulah mengapa,aku sangat menyukai Nina. Ia tak segan-segan untuk mengungkapkan isi hatinya.”Ucap Kim tertawa.


Nina sangat malu,dengan apa yang ia katakan barusan.


Sementara Emely tertawa kecil. Ia juga yak menyangka jika Nina akan berterus-terang seperti itu.


Natan tampak merasa lucu dengan sikap Nina yang menurutnya sangat berani itu.


“Nin,aku salut sama keberanianmu!”puji Natan sambil tersenyum.


Nina terdiam dan wajahnya terlihat tampak malu-malu.


Mobil telah berjalan beberapa menit.Natan menyuruh Nina pindah dari samping Emely.


“Kamu duduk di depan bersama Kim.Aku akan duduk di samping Emely.”Ucap Natan.


Nina merasa semakin bingung. Ia menatap wajah Emely dan Natan dengan penuh tanda tanya. Walaupun demikian,Nina segan untuk menolak permintaan Natan.


Apa yang terjadi dengan mereka berdua?Aku sangat bingung dengan sikap direktur akhir-akhir ini! batin Nina tak mengerti.


“Iya, tuan.Aku akan pindah sekarang.”Jawab Nina masih dengan perasaan bingungnya.


Tiba-tiba Emely menahan tangan Nina. Emely berharap agar Nina jangan beranjak dari sampingnya.


Wajah Emely seperti memohon agar Nina tetap disitu.


Please Nina,Tetap disitu!Aku tak ingin duduk berdampingan dengan direktur.Batin Emely merintih.


Rasanya,kata-kata itu yang ingin ia ucapkan pada Nina.


Nina sadar,jika Emely tak ingin dirinya pindah dari situ.


Tapi Nina juga tak berani membantu Emely dari sang direktur.


Maafkan aku Emely!Kamu terpaksa harus duduk berdampingan dengan direktur.Batin Nina merasa bersalah.


Ken hanya mengamati setiap situasi yang terjadi diantara mereka.


Nina langsung pindah ke depan bersama Kim. Sementara Natan tanpa rasa canggung langsung duduk di samping Emely.


“Kamu tak perlu segan denganku. Lihat saja ke depan dan nikmati perjalanan ini.”Ucap Kim tersenyum.


Emely memang terlihat tampak canggung di hadapan sang direktur.


Natan menyadari jika Emely pasti tak merasa nyaman dengan keadaan ini.


Walaupun demikian,Natan akan menepati janjinya untuk selalu berada di sekitar Emely.Ia tak ingin sang tunangan meminta bantuan dari pria lain.


“Tak usah terlalu menatapku. Apa aku terlihat tampan.”Ucap Natan perlahan sambil tersenyum tipis.


Tiba-tiba wajah Emely langsung merah merona.Ia tak menyangka jika Natan akan mengatakan hal yang demikian.


Gadis ini langsung memalingkan wajahnya ke samping.


Ia berharap ada yang mau menolongnya dari pria narsistik ini.

__ADS_1


Ya Tuhan,tolong selamatkan aku dari keadaan yang sangat membingungkan ini.Aku benar-benar merasa tak nyaman dengan ini. Batin Emely merintih.


Rupanya wajah Emely tak bisa ditutupi. Ia benar-benar terlihat sangat tegang. Tubuhnya seakan bergetar.


Natan seketika langsung menggenggam tangan Emely agar gadis ini tak merasa gugup.


Nina ingin sekali melihat keadaan sahabatnya di belakang.


Apa yang akan terjadi dengan Emely sekarang? batin Nina penuh tanya.


Sementara Ken hanya menikmati perjalanan ini. Ia tak berani menengok ke belakang untuk mengganggu sahabatnya.


Rupanya Ken paham betul dengan sikap Natan.


Aku tahu,jika Natan menyukai Emely. Semoga Emely bisa menerima ke anehan sahabatku itu.Batin Ken tersenyum.


Sementara Kim hanya fokus menyetir. Ia sangat senang Nina menemaninya di depan.


Tangan Emely terasa dingin. Genggaman tangan Natan sungguh membuat gadis cantik ini berdebar-debar.


Tiba-tiba saja,Natan menawarkan pada Emely untuk bersandar di pundaknya jika perlu.


“Bersandarlah di pundakku jika sudah lelah.”Natan menawarkan dengan nafa perlahan.


Rupanya Ken mendengar ucapan Natan. Pria tampan ini seakan ingin tertawa dengan sikap berlebihan Natan.


Natan rupanya telah memperhatikan jika Emely menguap sedari tadi.


Jadi,pria tampan ini sengaja menawarkan pundaknya untuk tempat bersandar.


Emely tak menjawab sepatah katapun. Ia hanya terdiam dan memikirkan keadaannya yang kurang nyaman ini.


Natan langsung menarik tubuh Emely dan mendekapnya.


Tubuh Natan membuat Emely sangat nyaman.


Gadis ini langsung menghindar seketika,tapi Natan memeluk tubuh Emely dengan erat.


Sekarang posisi Emely lagi mendekap tubuh Natan.


Kim melihat tingkah konyol Natan yang membuat Emely semakin deg-degan.


Hahaahaha......ya ampun Natan,kamu benar-benar pria yang sangat terang-terangan seperti itu.Sangat kekanakkan sekali.Batin Kim ingin sekali tertawa.


Natan tak merasa canggung dengan apa yang ia lakukan.Pria tampan ini rupanya memberikan kode kepada kedua sahabatnya untuk tak lagi menggoda Emely.


Bau badan direktur sangat wangi.Aku merasa nyaman berada di dekapnya.Batin Emely yang mulai merasa nyaman.


Tak terasa akhirnya perjalanan merekapun telah sampai di pantai.


Angin berhembus sepoi-sepoi.


“Ayo turun!”ajak Kim.


Pria tampan ini langsung membukakan pintu mobil Nina.


Nina langsung tersenyum manis. Ia tak menyangka akan se-dekat ini dengan sang model terkenal.


Sementara Emely selalu berada di sisi Natan. Rupanya pria tampan ini sengaja tak membiarkan Emely untuk berjauhan dengannya.


“Ayo turun!”ajak Natan.


Emely sama sekali tak menjawab ucapan Natan.Ia hanya menuruti setiap perkataan dari sang direktur.


Ken hanya berjalan sendiri dan tak mempunyai teman gadis untuk di ajak berjalan bergandengan.


Natan tak segan-segan lagi untuk menggenggam tangan Emely di hadapan mereka.


Nina semakin merasa penasaran dan curiga dengan hubungan keduanya.


Apa mereka sekarang sudah berpacaran? batin Nina penasaran.


Nina tak sabar ingin membicarakan tentang rasa penasarannya terhadap status Emely dan Natan sekarang.


Gadis polos ini langsung menanyakan pada Kim.


“Apa yang terjadi dengan Natan,tuan Kim?”tanya Nina penasaran.


“Akupun tak tahu Nin.Intinya,kita lihat saja apa yang terjadi selanjutnya dengan mereka.”Jawab Kim tersenyum.


Nina menganggukkan kepalanya tanda setuju.


Mereka berjalan di sekitaran pantai.Tuan Kim menyuruh Nina berpose dan langsung memotretnya.


“Kamu sangat cantik Nin.”Ucap Kim memuji hasil foto Nina.


Nina serasa melayang dengan pujian Kim.


Tiba-tiba Ken menghampiri Nina dan Kim.


“Kalian tak mengajakku bergabung?Aku hanya sendiri dan menyaksikan kemesraan kalian ber-empat.”Ucap Ken jujur.


“Hahaha....maaf ya Ken!Kamu bergabung saja dengan kami.”Jawab Kim.


Nina tertawa lucu karena mendengar keluhan Ken.


Tiba-tiba Ken membuka pembicaraan mengenai Natan dan Emely.


“Apa kalian melihat sesuatu yang beda dengan Natan?”tanya Ken pada Nina dan Kim.


“Iya, Ken.Aku juga merasa ada yang aneh dengan mereka.”Jawab Nina membenarkan ucapan Ken.


“Hahahaha....apa kalian tak paham-paham dengan keadaannya sekarang?”ucap Kim tertawa.


“Maksud tuan Kim apa?”tanya Nina yang masih dalam keadaan bingung.

__ADS_1


“Masa,kamu tak paham maksud Kim.”Sambung Ken yang coba menjelaskan pada Nina.


“Iya,Ken. Aku benar-benar tak mengerti sama sekali.”Jawab Nina dengan nada polos.


Tiba-tiba Kim langsung memberitahukan pada Nina,agar ia tak penasaran lagi dengan keadaan Natan yang sekarang.


“Natan menyukai Emely.Ia tak akan memperlakukan wanita dengan istimewa jika tak suka.”Kim menjelaskan dengan santai.


Nina benar-benar kaget dengan jawaban Kim yang terdengar sangat mustahil baginya.


“Apa benar,direktur menyukai Emely?”Nina seakan belum yakin dengan jawaban Kim.


“Iya,Nina. Natan menyukai Emely.Jadi,tak perlu merasa aneh dengan keadaan yang tak biasa itu.”Tambah Ken lagi.


Rupanya,Nina belum menerima sepenuhnya dengan jawaban kedua pria tampan ini.


Nina tak sabar lagi dan ingin menanyakan langsung pada Emely.


Natan berjalan santai sambil menggenggam tangan Emely dengan erat. Natan tahu,jika ia tak menggenggam tangan gadis ini,pasti Emely akan pergi bergabung dengan teman yang lain.


Suasana pantai memang sangat romantis dan cocok untuk pasangan kekasih.


Emely tak menyangka jika Natan adalah pria yang manis dan sangat romantis.


“Ayo,kita mandi!”ajak Natan.


Emely menolak ajakan sang direktur. Namun,Natan langsung mengangkat tubuh Emely yang mungil dan menceburkan ke dalam air.


“Kamu!”ucap Emely yang tak menyangka jika tubuhnya sudah berada di dalam air.


Sementara Nina dan yang lainnya hanya menyaksikan kemesraan Natan dan Emely.


“Lihatlah!Mereka seperti pasangan kekasih yang lagi jatuh cinta.”Ucap Ken pada Nina dan Kim.


“Tak perlu mengganggu mereka dulu.Kita berikan kesempatan pada mereka berdua untuk saling mengenal.”Sambung Kim.


Emely saling kejar-kejaran di laut dengan Natan.Rupanya mereka sangat menikmati keseruan yang ada di pantai.


Natan berenang dan menggapai pinggang Emely.


Ia memeluk erat pinggang gadis ini.


Emely serasa bagaikan magnet yang mengikuti Natan.


Sekarang,tubuh mereka saling berdekatan. Wajah keduanya saling menatap dari jarak yang begitu dekat.


Tiba-tiba Natan langsung memuji secara langsung dan jujur tentang kecantikan Emely.


“Kamu benar-benar cantik.Aku menyukaimu.”Ucap Natan yang terdengar jujur.


Emely hanya terpaku mendengar pujian Natan.


Pria tampan ini melanjutkan ucapannya lagi.


“Apa kamu mau jadi pacarku?Aku ingin melamarmu secara resmi dan bukan karena perintah orang tua.Maukah kamu menikahiku dan menerima kekuranganku,nona Emely?”tanya Natan serius.


Emely tak tahu harus menjawab apalagi. Ada perasaan senang dan sekaligus panik.Gadis ini seakan tak percaya dengan ucapan Natan.


“Apa anda sakit tuan?”ucap Emely sambil memegang jidat sang direktur.


“Hahahaha.....kamu sangat lucu.Aku ini lagi bicara serius.Mengapa tanggapan kamu sangat tidak masuk akal?”Natan kesal.


“Aku minta maaf tuan!”Emely merasa bersalah.


“Iya,tak apa-apa. Aku sangat mengerti dengan situasimu sekarang.”Ucap Natan memaklumi.


Tak disangka,tiba-tiba Emely langsung memberikan ciuman di pipi Natan.


Pria tampan ini tak menyangka jika Emely yang polos memiliki juga sikap agresif.


Natan tersenyum dan merasa senang dengan keputusan Emely yang mau membuka hatinya,walaupun ia tak mengungkapkan secara langsung.


Rupanya Nina,Kim dan Ken melihat pemandangan itu.


“Wah,Emely benar-benar sangat berani!”ucap Kim tak percaya.


“Mereka sangat romantis.So sweet!”sambung Nina.


“Tak perlu merasa cemburu dengan kemesraan orang lain. Ayo!Aku akan menunjukkan pesonaku padamu.Suatu saat,kamu akan melakukan hal seperti itu dengan seorang pria yang kamu cintai.”Ucap Kim tersenyum dan mencubit pipi Nina yang polos itu.


Aku tak perlu membutuhkan waktu lama untuk menyukaimu. Sekarangpun,aku sudah menyukaimu.Batin Nina tersenyum.


Sementara Ken benar-benar merasa iri,karena ia tak mempunyai seorang gadis yang menemaninya.


Natan mulai merasa jatuh cinta dengan tunangannya.


“Ayo,Emely!Aku akan memotretmu. Sekarang berpose yang cantik.”Ucap Natan.


“Aku bukan model. Aku juga tak bisa berpose.”Jawab Emely.


“Kamu terlihat sangat cantik. Aku yakin,hasil fotonya akan bagus.”Ucap Natan meyakinkan Emely.


Akhirnya,Emely mengikuti saran Natan. Gadis cantik ini langsung berpose seperti yang di tunjukkan Natan.


“Wah,hasil fotomu sangat bagus!”ucap Natan memuji.


“Hahaha...aku kelihatan sangat aneh di foto ini.”Jawab Emely tersenyum.


“Kamu sangat cantik walaupun tak memakai barang-barang yang mewah.”Puji Natan lagi.


Emely sangat senang dengan sikap Natan yang sangat baik padanya. Ia benar-benar telah jatuh hati pada direkturnya.


Ya Tuhan,perasaan apa yang aku rasakan sekarang? Apa sekarang aku mulai menyukainya?Dia benar-benar sangat so sweet hari ini. Batin Emely memuji dengan perubahan sikap Natan.


Liburan ini,sungguh membawa berkah tersendiri bagi Natan dan Emely. Mereka berdua mulai dekat dan mengagumi satu sama-lain.

__ADS_1


Perlakuan Natan yang terlihat so sweet dan sangat romantis.


Mungkin,hubungan mereka akan terjalin dengan serius dan berjalan sangat lancar akibat dari liburan ini.


__ADS_2