tunanganku yang misterius

tunanganku yang misterius
bab 20. lelaki yang sedang mengomel


__ADS_3

Dengan langkah yang santai kanza terus mengelilingi area dalam kantor, sampai saat ia ingin memasuki manajemen periklanan di lantai 12, Namun kanza dengan cepat di cegat oleh 2 penjaga pintu masuk karna sedang ada artis papan atas yang melakukan pemotretan.


"Maaf nona, anda tidak boleh memasuki area ini jika tak ada kepentingan atau bukan karyawan dari manajemen periklanan" ucap salah satu penjaga yang berpakaian hitam, sebenarnya lebih mirip bodyguard.


"tapi... mengapa ada bodyguard yang berjaga di sini?" pikir Kanza


Kanza terdiam ia sangat ingin masuk karna ia seperti nya melihat seseorang yang sangat di kenal nya.


"Aku sekretaris dari lantai 29, aku sedang mengamati semua perkembangan di sini" ucap kanza mengeluarkan pen yang di berikan oleh Agra tadi


Mata kedua penjaga itu terbelalak kaget melihat pen yang di pegang oleh Kanza.


Siapa yang tidak tahu dengan pulpen yang sedang di pegang oleh Kanza, bahkan seluruh internet pun tahu bahwa itu adalah pulpen milik presdir Mahardika.


Pulpen mewah itu di jual dalam edisi terbatas dan di buat oleh perusahaan Swiss terkenal, yang di sebut caran dAche.


Pulpen itu di jual di Harrods dengan harga Rp. 3,5 milyar, pulpen ini juga terbuat dari bahan mahal dan di lapisi dengan perak, selain itu pen ini juga terbuat dari emas 18 karat dan di lengkapi dengan berlian serta batu rubi.


Pulpen itu di buat oleh pembuat perhiasan terkenal yaitu Robert perron.


Kedua penjaga itu menunduk dan meminta maaf beberapa kali kepada kanza karna sudah berbuat lancang.


Kanza pun masuk ke dalam manajemen periklanan dan menghampiri seseorang yang sedang mengomeli para staf staf yang ada di dalam.


Semakin dekat kanza semakin yakin bahwa ia mengenal lelaki yang sedang mengomel itu


"Huhhhh apakah kalian tidak punya mata? Gimana kalau tadi aku terjatuh!!! Lihat bajuku sudah kotor, kita lanjutkan pemotretan nya lain kali, mood ku sudah hilang, aku ingin pulang" ucap lelaki itu mengomeli semua staf yang ada di dalam ruangan


Lelaki itu berbalik ingin pergi dengan raut wajah kesal, namun ia membeku saat melihat wanita yang sedang menatap nya dengan jarak yang tak jauh dengannya.

__ADS_1


"Kak kanza" panggilnya sembari berlari menghampiri Kanza dengan tangan terbuka ingin memeluk Kanza


Kanza menerima pelukan Zayan dengan hangat, ia juga cukup merindukan nya selama ini, hanya Zayan biasa akan pergi shooting di luar negri atau tempat lain yang jauh dari Kanza


Zayan Arshaka Nugraha adalah adik dari Arabella Nugraha, ia adalah artis paling populer di dunia entertainment, penggemar nya sangat banyak hingga ke seluruh dunia.


Zayan telah sukses walaupun usianya masih 19 tahun, ia selama ini tak memakai nama Nugraha di belakang namanya, semua orang hanya mengetahui bahwa dia adalah artis terkenal Zayan Arshaka, tanpa mengetahui bahwa ia adalah anak ke dua dari keluarga Nugraha yang juga sangat terkenal.


Zayan terkenal dengan tempramen nya yang labil dan tak mudah di atasi, wajar saja ia sudah sangat populer di umurnya yang masih sangat muda jadi Zayan selalu mengutarakan apa yang ia tak suka dengan ceplas.


"Tidak bisa kah kamu sedikit ramah kepada mereka?" Tanya Kanza dengan lembut


Kanza selama ini sangat dekat dengan Zayan, bahkan zayan adalah satu-satunya orang yang ia ajak untuk pergi ke kastilnya yang besar dan megah.


Saat umur 10 tahun Zayan telah memulai karirnya dan ia juga sudah tak tinggal di rumah keluarga Nugraha selama ini, ia tinggal di apartemen miliknya hingga saat ini.


Zayan dan Kanza adalah saudara sepupu, namun berbeda dengan bella kakak zayan walaupun ia juga saudara sepupu Kanza, kanza hanya pernah bertemu dengan nya 2 kali saat ayah dan ibunya masih hidup.


Kanza sangat dekat dengan Zayan sejak pertama ia bertemu, dan mereka selalu berhubungan tanpa di ketahui oleh keluarga Nugraha, sedangkan Damas mengizinkan kanza dekat dengan Zayan karna menurut Damas zayan adalah anak yang baik dan polos.


Zayan saat itu tak tahu menahu tentang 2 keluarga yang berseteru, jadi bisa di pastikan hati zayan sangatlah bersih.


"Mereka selalu membuat kesalahan" jawab Zayan dengan manja, ia bahkan menurunkan kepalanya agar di elus oleh Kanza


Kanza tersenyum lalu mengelus rambut Zayan dengan lembut dan perhatian, mereka memang sangat dekat bagaikan saudara.


Bahkan pernah satu kali Zayan di culik oleh salah satu agensi yang tak menyukai kepopulerannya, dan ingin menghabisi Zayan agar artis agensinya dapat populer seperti Zayan.


Saat mengetahui zayan yang di culik kanza sangat marah hingga mengerahkan semua orang organisasi nya yang hebat untuk menyelamatkan zayan, kanza bahkan ikut serta dalam penyelamatan itu.

__ADS_1


Bahkan dengan sangat sadis nya kanza menghajar dan membuat agensi yang menculik zayan bangkrut. Dan sejak saat itu tak ada lagi yang berani mengganggu Zayan karna banyak rumor di internet yang mengatakan bahwa Zayan yang membuat agensi itu bangkrut karna telah macam-macam kepadanya.


"Kamu lanjutkan lah pemotretan mu, aku akan menemanimu" ucap kanza dengan perhatian


"Benarkah" tanya Zayan memastikan, kanza menjawabnya sambil mengangguk


Sementara itu semua orang yang ada di ruang pemotretan itu bertanya tanya tentang siapa Kanza, mengapa ia bisa sangat dekat dengan zayan dan bahkan bisa mengendalikan emosi zayan yang terkenal sangat labil dan tempramen.


Ada yang menatap kagum ke arah kanza dan ada juga yang menatap iri karna melihat kedekatan keduanya.


Zayan memanggil staf lalu memberitahukan bahwa ia akan melanjutkan pemotretan itu.


Semua staf pun sangat senang dan sangat berterima kasih kepada kanza karna telah membujuk Zayan agar kembali melakukan pemotretan.


"Ayo duduk di sini" ucap zayan menawarkan kursi tempat nya duduk


Kanza duduk sambil mwlihat zayan melakukan pemotretan.


Tepat pukul 10.30 zayan telah selesai dengan semua pekerjaan nya.


Zayan menghampiri kanza yang duduk dengan santai di kursi yang ia tawarkan tadi.


"Gimana kalau kita pergi makan siang bersama?" Tanya Zayan dengan semangat


"Ngga bisa, aku sedang kerja" jawab Kanza


"What? Yang benar saja, apakah kakak kekurangan uang? Aku bisa memberikan nya, tapi tak mungkin jika kekurangan uang walau bagaimanapun kanza mencoba untuk menghabiskannya, tunggu!!! bukankah seharusnya kakak sekarang sedang keliling dunia?" Ucap zayan dengan herannya dan dengan suara yang sedikit besar


"Pelankan suaramu" tekan Kanza

__ADS_1


"Owh maaf"


__ADS_2