
Waktu seminggu pun berlalu, tepat pukul 07.00 WIB dipagi hari, Gege sudah bersiap - siap ingin berangkat ke sekolah barunya. Hari ini adalah hari pertama MOS (Masa Orientasi Siswa, atau masa pengenalan siswa).
"Ge ini uang jajan kamu, sekalian ongkos untuk naik kendaraan umum. Nanti kalau sudah selesai MOSnya, kamu langsung pulang yah...Jangan malah keluyuran diluar."
"Iyaaa bun..."
"Jadi berapa lama MOSnya?!! kapan kamu mulai belajar disekolah?!!"
"Tiga hari bun, setelah selesai kita baru langsung mulai pelajaran barunya bun."
"Oh... Bunda kira sampe seminggu gitu. Berarti tiga hari juga minggu ini kamu belajar. Minggu libur kan?!!"
"Gak bun, hari minggu masuk. Liburnya hari sabtu."
"Lah kok gitu?!! Bukannya minggu libur, ini kok malah sabtu..."
"Peraturan sekolahnya kayak gitu bun, mau gimana lagi. Karena nanti pas hari minggu ada muhadarah gitu bun."
"Muhadarah?!!"
"Iyaaa...Ada acara dilapangan sekolah, nanti akan ada yang ditunjuk kayak Ngaji, Pidato dan lain - lainnya bun."
"Oh... seperti itu, bagus dong... Kalau ada acara seperti itu. Ngitung - ngitung untuk belajar tampil didepan umum."
"Iya bun, aku udah selesai makan bun. Aku pamit dulu bun, ntar takut telat. Mau nunggu mobil angkutannya dulu bun."
"Yah udah, hati - hati dijalan dan jangan nakal. Ingat langsung pulang kalau sudah selesai."
"Siaaap bundaaa..." Gegepun mencium kedua tangan orang tuanya secara bergantian dan tidak lupa mengucapkan salam.
Setelah Gege sampai digerbang sekolah Madrasah Tsanawiyah Muhammadiyah atau MTs.M. Gege langsung berkumpul dengan teman - teman lainnya dilapangan sekolah.
"Ge sini...!!!" Yani langsung memanggil Gege untuk berbaris dibelakangnya.
"Hai Yan...Kamu gak naik mobil angkutan?!!"
"Gak Ge, tadi aku di anterin sama Bapak. Aku takut telat nunggu mobil angkutan. Kamu naik mobil angkutan yah?!!"
"Iyaaa...Kalau gak naik mobil angkutan, aku naik apa lagi kesekolah, Lagian dirumah gak ada siapa - siapa. Motor juga gak punya."
"Iya yah, abah sama bunda ke kebun naik sepeda yah?!!"
"Iya Yan, kadang kasihan juga lihat abah sama bunda. Bawa sepeda masing - masing, sebab pulangnya abah bakalan bawak kayu bakar. Padahal bukitnya tinggi dan jauh." Gege merasa sedih mengingat perjuangan abah dan bunda untuk menafkahi keluarga dan untuk masa depan mereka.
"Kamu yang sabar yah, makanya sekolah yang rajin. Agar dewasa nanti kamu bisa membahagiain mereka dan mereka tidak perlu kerja keras lagi seperti sekarang."
__ADS_1
"Iya Yan, makasih yah." Gege pun tersenyum kembali menutupi kesedihannya.
Sementara didepan, kepala sekolah sedang memberikan wejangan untuk para siswa dan siswi yang baru datang.
Setelah pembukaan acara dimulai dengan pidato singkat dari kepala sekolah, dan dilanjutkan dengan kata - kata sambutan. Kepala sekolah menyerahkan semua tugas selama MOS kepada para senior, beliau juga mengingatkan kepada para senior agar tidak terlalu sering memberi hukuman kepada anak - anak baru.
Tiba akhirnya acara dipegang sepenuhnya oleh para senior, Ketua OSIS dan anggota - anggotanya selama tiga hari.
"Oke adek - adek untuk menghemat waktu, kita langsung masuk keruang kelas yang sudah disediakan. Silahkan masuk secara beraturan."
Para senior memberi arahan kepada murid baru untuk memasuki sebuah ruang kelas yang sudah digabungkan.
"Silahkan pilih tempat duduk sesuai keinginan lagian. Tapi jangan sampai ada yang berebut...Ok....!!!"
"Iya kak...!!!" Semua menjawab dan mulai mencari tempat duduk masing - masing.
Semua murid mulai kawatir, takut dikerjain dan dihukum oleh para senior yang sudah senyum - senyum didepan kelas. Karena murid baru hanya ada dua kelas, jadi mereka digabung menjdi satu ruangan. Ruang kelasnya hanya dipisahkan dengan papan yang bisa dibukak, seperti toko kelontong. Sehingga memudahkan bagi mereka untuk menggabung ruangan tersebut.
Kegiatan pertama adalah perkenalan diri. Semua murid disuruh memperkenalkan diri masing - masing didepan kelas yang sudah dipenuhi oleh banyak murid. Tentunya dengan beberapa orang senior yang merupakan perangkat OSIS dan anggota - anggotanya. Bayangin aja, seberapa banyak orang - orang disana. Ditambah lagi maju kedepan dan memperkenalkan diri sendiri - sendiri.
"Duh Ge... Aku takut banget nih... Aku malu harus maju kedepan. Kalau gak maju gimana yah?!! Kira - kira kita dihukum gak yah?!!"
Waktu itu Yani dan Gege duduk di bangku yang sama, mengingat mereka belum berkenalan dengan teman - temannya yang lain.
"Yah mau gimana lagi Yan, kita harus berani. Kenapa mesti malu...Kan cuma perkenalan diri, kita dengarin aja gimana yang lain memperkenalkan dirinya. Ntar kita ngikut aja kayak gitu."
"Makanya Yan, jangan yang aneh - aneh. Kita santai - santai aja, pasti gak bakalan disorakin kek gitu kok. Kamu lihat sendiri tu cewek centil banget, makanya disorakin kek gitu."
"Iya yah...Duh...!!! semoga aja gak disorakin kek gitu. Amin..."
"Hahaha... Kamu ada - ada aja Yan. Lagian nama kamu tu paling terakhir, ngapain cemas gitu. Kalau pertama baru tu kamu bisa grogi."
Hingga tiba akhirnya giliran Gege yang maju kedepan.
"Assalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh...Perkenalkan nama saya Georgina Geraldin, biasa dipanggil Gege. Saya Lahir 17 Agustus 1990. Terima kasih dan salam kenal."
"Cieee...!!!" Sekelompok anak laki - laki tiba - tiba bersorak ketika Gege memperkenalkan diri didepan kelas. Diantara sekelompok anak laki - laki tersebut terdapat salah satu cowok yang mengikuti tes bersama Gege waktu itu.
Laki - laki tersebut digodain oleh teman - temannya, karena sejak Gege berjalan kedepan matanya selalu melihat ke arah Gege, bahkan memperlihatkan senyum manisnya.
"Ge boleh nanya gak?!!" Salah satu sekelompok anak laki - laki tadi mulai membuka suara.
"Iya silakan." Gege menjawab dengan santai.
"Kamu sudah punya pacar belum?!! Kalau belum, teman aku ini nitip salam buat kamu."
__ADS_1
"Hahaha..." Semua murid yang berada didalam ruangan tersebut tertawa. Sedangkan cowok yang dimaksud hanya tersenyum manis dan menatap Gege.
Gege tidak menjawab pertanyaan tersebut, dia hanya diam dan menatap sepintas cowok yang dimaksud. Gege mulai malu, namun dia tidak tau harus menjawab apa.
"Gimana, kamu terima gak salamnya?!!" Salah satu senior juga ikut menggoda Gege.
"Wa'alaikumsalam...Kak saya sudah boleh duduk kan?!!" Gege merasa canggung dan ingin segera kembali ke tempat duduknya.
"Cieeee...!!!" Lagi - lagi semua bersorak dan tanpa menunggu jawaban senior Gege langsung berjalan ke arah tempat duduknya.
Sedangkan dibangkunya Yani hanya tertawa kecil melihat tingkah temannya tersebut.
"Cieee... Yang udah dapat gebetan..."
"Apaan sih Yan, mereka hanya usil. Jangan didengerin." Wajah Gege mulai memerah manahan malu.
Sedangkan cowok tadi masih saja mencuri - curi pandang ke arah Gege. Ketika mata mereka beradu pandang, maka sang cowok akan tersenyum semanis mungkin. Bahkan mengedipkan satu mata ke arah Gege.
"Yah ampun Ge...!!! Gila banget...!!! Kayaknya tu cowok beneran suka sama kamu deh." Yani histeris melihat kelakuan cowok tersebut, karena kebetulan Yani juga melihat ke arahnya yang duduk tepat didepan mereka.
Gege hanya melongo melihat kejadian tersebut, dia juga tidak menyangka bahwa cowok tersebut bisa senekat itu.
"Udah deh Yan, jangan berisik. Fokus lihat kedepan, dengerin tu bentar lagi nama kamu dipanggil."
"Cieee...Malu ni yeee...!!!" Bukannya diam, Yani masih saja menggoda Gege.
Acara perkenalan diripun berakhir. Karena muridnya cukup banyak, sehingga memakan waktu yang cukup lama. MOS hari ini pun berakhir hanya sampai perkenalan diri saja.
"Ok adek - adek, hari ini cukup sampai disini saja. Besok kalian harus datang jam enam pagi, tidak boleh terlambat. Jika ada yang terlambat, siap - siap saja menerima hukumannya. Apakah ada pertanyaan?!!"
"Ditambah lagi, besok kalian harus membawa peralatan MOS. Tidak boleh ada yang kurang, jika ada satu saja yang kurang... Maka kalian tidak akan diperbolehkan ikut MOS."
"Didalam buku rangkuman sudah tertulis semua, jadi tidak ada alasan bagi kalian untuk lupa dan alasan lainnya."
"Iyaaa Kak..." Semua menjawab secara bersamaan.
"Yah sudah, silahkan kembali ke rumah masing - masing dan sampai jumpa jam enam pagi besok. Jangan sampe telat, INGAT... jangan sampe telat. OK...!!!"
"Siaaap kak...!!!"
Akhirnya MOS hari pertamapun berakhir dan waktunya pulang kerumah masing - masing.
Apakah episode selanjutnya mengenai cinta yang manis atau hukuman - hukuman berat dari para senior.
Apakah para senior akan menghukum juniornya dengan sadis?!!
__ADS_1
Apakah Gege akan lolos dari hukuman para senior?!!
Jangan lupa menunggu lanjutan episode selanjutnya. Yang pastinya makin gregetan...!!!😊😊😊