Yaku Impulsum 1st

Yaku Impulsum 1st
Invasi


__ADS_3

”Kota diserang! Segera evakuasi diri!”


Suara alarm kota Ozomi berbunyi pertanda bahwa kota telah diserang oleh Gyaku


Tatami:


Seluruh unit segera menuju ke medan perang


Tatami seorang jenderal yang memimpin pertahanan di kota Ozomi memerintahkan seluruh pesawat tempur yang ada untuk menangani invasi dari udara


Tatami:


Para Pugnature diharapkan untuk segera pergi menuju ke pusat kota


Tatami:


Oichi, Reina, Chitose. Bantuan akan segera tiba


Oichi:


Aku akan melindungi rekan-rekanku Tatami-Kensei


Reina:


Kami akan membukakan jalan untuk mereka, Kensei


Chitose:


Dimengerti Tatami-Kensei


Oichi segera maju untuk menghambur para Gyaku yang menyerang


Reina:


Oichi! Tunggu!


Reina mengikuti Oichi dengan terburu-buru. Sedangkan, Chitose mempertahankan garis pertahanan


Chitose:


’Dia selalu saja gegabah’


Oichi dan Reina pun bertempur melawan para Gyaku yang terus menyerang


Ting! Ting! Ting! Ting!


Monitor milik Chitose mendeteksi datangnya bala bantuan yang dikirim Tatami


Chitose:


Rei-Sen, mereka sudah datang


Reina:


Baik.


Reina:


Oichi, tugas kita sudah selesai


Oichi:


Pergi saja duluan, aku ingin terus bertempur disini Rei-Sen


Reina:


Oich-


Chitose:


Reina-Sen, biarkan saja dia


Reina:


Tapi di-


Chitose:


Dia tidak akan berhenti


Reina:


Huhh..baiklah


Reina mundur dari garis depan dan membiarkan Oichi beserta bantuan unit udara mengambil kendali di pusat kota


Chitose:


Reina-Sen, ayo kita kembali


Reina:


Ya..


Bum!


Terdengar suara ledakan yang besar dari garus depan


Reina:


Apa yang terjadi?!


Reine menoleh ke arah garis depan


Reina:


Oichi!!


Oichi terpental bersama pedangnya akibat ledakan tersebut


Reine:


Tidak!


Reine menangkap Oichi tepat disamping pedangnya mendarat


Tatami:


Seluruh pasukan segera mundur!


Chitose:


Apa?


Tatami:


Musuh yang barusan menembak adalah Kyaku


Chitose:


Kyaku? Di tempat seperti ini?


Tatami:


Oichi, Reina, Chitose. Kalian juga


Oichi:


Ugh..! Tidak akan kumaafkan


Reina:


Oichi, sudahlah, kita harus mundur


Oichi:


Rei-Sen, ini urusanku

__ADS_1


Reina:


Tapi...!


Chitose:


Kensei, kami akan segera mundur


Chitose memutus komunikasi


Tatami:


Tunggu! Apa yang kalian lakukan?!


Chitose:


Reina-Sen, ayo kita lakukan bersama


Oichi:


Heheh....


Oichi melepaskan diri dan mengambil kembali pedangnya


Chitose:


Kita mulai


Mereka bertiga maju melawan Kyaku


Tatami:


’Agh..! Tidak ada pilihan lain’


Tatami:


Pasukan! Habisi para Gyaku dari batas aman


Seluruh pesawat tempur kembali bertarung dengan serangan jarak jauh


Oichi:


Aku duluan!


Bum!


Sebuah tembakan dilancarkan oleh Kyaku


Oichi:


Tidak ada kesalahan yang sama


Oichi membelah tembakannya


Reina:


Aku akan menyerang


Reina maju menyerang sang Kyaku dengan tebasan-tebasan terkuat miliknya


Ngiing!


Tebasan Reina terhalang oleh perisai Kyaku


Reina:


Gawat, tidak berdampak sedikitpun


Sang Kyaku mengarahkan senjatanya ke arah Reina


Oichi:


Rei-Sen!!!


Oichi maju dengan kecepatan tertingginya untuk menghantam Kyaku tersebut


Serangan Oichi membuat perisai Kyaku retak


Bum!


Kyaku menembak dan mementalkan Oichi serta Reina jauh ke belakang


Chitose:


Persiapan selesai, tembak


Dhar!


Chitose menembakan sebuah peluru senapan ke arah retakan perisai Kyaku


Brakkk!!!


Perisai Kyaku pun berlubang


Chitose:


Baiklah


Sementara itu Reina dan Oichi yang terpental ke garis belakang


Reina:


Oichi, kamu tidak apa?


Oichi:


Bukan masalah Rei-Sen


Oichi kembali mengambil pedangnya


Reina:


Tapi seranganmu barusan menghabiskan banyak tenaga


Oichi:


Jangan khawatir, tenagaku masih banyak!


Ucap Oichi dengan penuh percaya diri


Oichi:


Ayo, kita coba sekali lagi


Reina:


Ya


Oichi dan Reina kembali ke Kyaku untuk menyerang lagi


Reina:


Kita sudah berhasil membuat lubang, tapi itu terlalu kecil


Oichi:


Kalau begitu kita hancurkan saja perisainya!


Oichi maju menuju ke Kyaku dengan perisai yang berlubang


Bum!


Tembakan diarahkan padanya


Shing!


Reina menebas tembakannya

__ADS_1


Oichi:


Hyaa!!!


Brak! Brak! Brak!


Oichi menghancur-hancurkan perisai Kyaku dengan serangan bertubi-tubi


Chitose:


Teruslah maju


Dhar!


Chitose menembakan peluru senapan ke kepala Kyaku untuk mengganggu penglihatannya


Oichi:


Rei-Sen!


Reina:


Baik!


Reina melempar Oichi kearah Kyaku


Oichi:


Terima ini!


Bakk!


Pedang Oichi menghantam bagian kepala Kyaku


Shing!


Reina menyambut serangan Oichi dengan menebas bagian belakang kepala Kyaku


Krakk!!


Kepala Kyaku terpenggal dan hancur berkeping-keping


Oichi:


Kita berhasil!


Reina:


Ya! Kerja bagus!


Oichi dan Reina saling tersenyum


Chitose:


Sisanya serahkan pada pasukan udara, kita akan mundur


Reina:


Baik Chitose


Shuu....


Oichi tiba-tiba tak sadarkan diri dan terjatuh bebas di udara


Reina:


Oichi!!!


Reina dengan cepat mengejar Oichi


Bum!!!


Oichi jatuh menghantam tanah


Reina:


Bertahanlah!


Reina mendarat dan langsung membawa Oichi pergi dari garis depan


Reina:


Chitose, aku akan langsung membawa Oichi pergi dari sini


Chitose:


Aku mengerti


Chitose membantu pasukan udara menghancurkan sisa-sisa Gyaku. Sementara itu Reina membawa Oichi ke markas untuk diobati


Reina:


Medis!


Lucy:


Taruh dia disini


Lucy seorang dokter yang memimpin tim medis markas pertahanan kota Ozomi segera memberikan pengobatan utama


Lucy:


Kami akan mengurusnya


Reina:


Terima kasih


Oichi dibawa ke ruang pengobatan


Tatami:


Reina, tidak perlu kembali ke pertempuran


Reina:


Tatami-Kensei


Tatami:


Tindakan kalian sangat membahayakan, mengingat bahwa kalian masih berada di tingkat Pugnature


Reina:


Tatami-Kensei, saya mohon jangan memberikan hukuman pada Oichi


Tatami:


Apa? Hukuman? Dalam perang tidak ada yang harus disesalkan, apapun bisa terjadi


Reina:


Ta-tapi..!


Tatami:


Keselamatan memang utama, tapi kalian berhasil membawa kemenangan juga


Reina:


Baik! Terima kasih banyak Tatami-Kensei!


Tatami:


Berterima kasihlah pada rekanmu


Tatami memutus komunikasi

__ADS_1


__ADS_2