Yaku Impulsum 1st

Yaku Impulsum 1st
Rumah yang berhantu


__ADS_3

Di suatu daratan, di bagian pesisir, terdapat sebuah pelabuhan besar yang bernama


Litus Arum. Pelabuhan ini adalah pusat perdagangan 8 negara selama ratusan tahun, sehingga pekerjanya sangat banyak. Namun, meskipun pelabuhan ini menyediakan lapangan pekerjaan yang berlimpah, masih banyak orang yang menderita kemiskinan. Salah satu dari orang-orang tersebut adalah seorang wanita bernama Hwang You Jituo atau sering disebut sebagai Yuju. Ia adalah seorang wanita yang terlahir dari keluarga yang miskin dan berkekurangan dalam perekonomian.


Suatu hari, Yuju mencoba mencari pekerjaan di pelabuhan, Ia mengenakan pakaian terbaik yang Ia miliki dan mulai mencari lowongan pekerjaan. Mulai dari toko-toko besar hingga kedai-kedai Ia datangi satu per satu dengan hasil yang tidak memuaskan. Yuju ditolak terus-terusan dari pagi hari hingga menjelang malam, hal ini membuatnya bersedih dan putus asa. Yuju memutuskan untuk mencoba mencari lagi pekerjaan besok. Namun, saat ditengah perjalanan pulang, Ia bertemu dengan seorang nenek tua


Nenek:


Hahh..jaman sekarang terlalu memikirkan gengsi


Yuju:


Halo nek, selamat malam


Nenek:


Ha..?


Nenek:


Ada apa gadis muda?


Yuju:


Apa yang nenek lakukan malam-malam begini?


Nenek:


Yaa..nenek sedang mencari seorang pembantu wanita untuk bekerja dirumah


Nenek:


Tapi sayang sekali banyak yang tidak mau


Yuju:


Eh..?


Yuju:


Saya mau nek!


Nenek:


Apa?


Yuju:


Saya mau bekerja di rumah nenek


Nenek:


Wahh..bagus bagus


Nenek:


Ini, pergilah langsung ke alamat ini


Nenek memberikan Yuju secarik kertas dan kunci


Yuju:


Eh?


Nenek:


Nenek masih harus mengurus beberapa hal disini, pergilah duluan


Yuju:


Baik nek, saya pergi dulu


Nenek:


Ya


Yuju langsung pergi menuju ke alamat yang diberikan oleh nenek tadi. Yuju terus berjalan hingga sampai di sebuah rumah di bukit dekat dengan pelabuhan


Yuju:


Di..sini..?


Yuju melihat-lihat sekeliling rumah


Yuju:


’Berantakan dan kotor’


Halaman rumah hingga teras penuh dengan daun-daun yang berguguran dan juga kotoran


Yuju:


’Sepertinya harus dibersihkan’


Yuju membuka pintu rumah


Yuju:


’?!’


Yuju terkejut saat melihat isi rumah


Yuju:


’Disini juga berantakan’


Yuju melepas alas kakinya dan berkeliling rumah untuk melihat-lihat


Yuju:


’Disini.....kamar pertama....ruang tengah....’


Yuju:


’Meja makan.....ruang menjahit.....kamar mandi’


Yuju:


’Dan....gudang...?’


Yuju berhenti di depan gudang


Yuju:


Hmm..karena sapu tidak ada diruangan manapun, berarti ada di gudang


Yuju membuka gudang


”Haaa.....”


Yuju:

__ADS_1


Kyaaaaa!!!!


Yuju terkejut karena ada suara wanita dari dalam gudang


Yuju:


S-siapa didalam?


Yuju tidak melihat siapapun di dalam


Yuju:


’Mungkinkah ruangan ini berhantu?’


Yuju:


Siapapun itu, tolong jangan mengganggu


Yuju berjalan masuk ke dalam gudang


Yuju:


’Itu sapu nya’


Yuju mengambil sapu dan langsung pergi dari gudang


Yuju:


Hiiiii.....


Yuju:


’O Dea Custo lindungi aku’


Yuju berjalan keluar dengan kaki gemetaran


Shettt....


Barang-barang di lantai bergerak sendiri menuju ke arah Yuju


Yuju:


Hwaa....


Yuju menjauhkan benda-benda itu dengan sapunya


Yuju:


’Aku tidak bisa meninggalkan rumah ini dengan kondisi yang berantakan


Yuju mengambil barang-barang yang di lantai dan merapikannya satu per satu sambil melawan rasa takutnya


Yuju:


’Selesai’


Yuju:


’Sekarang.....’


Yuju:


’Membersihkan ruangan-ruangan ini?!’


Yuju melawan rasa takutnya dan membersihkan seluruh ruangan yang ada. Melawan ketakutan akan gangguan makhluk yang ada di rumah itu dengan hanya menguatkan dirinya yang terus-menerus gemetar saat membersihkan ruangan-ruangan


Yuju:


Yuju melangkah menuju pintu keluar secara perlahan-lahan


Yuju:


?!


Saat Yuju keluar, yang ditemukannya adalah hutan dengan pohon-pohon besar dan tinggi mengelilinginya


Yuju:


Ini dimana?!


Yuju menjadi ketakutan dan bingung


Yuju:


’Rumah ini kan ada di bukit dekat pelabuhan’


Yuju:


’Benar juga, kertas itu’


Yuju mengambil kertas tadi


Yuju:


’Nah, ini dia’


Yuju mengikuti arah yang Ia lewati tadi dengan membalik kata-kata di kertas tersebut


Yuju:


’Lalu berjalan lurus kedepan’


Shuu....


Yuju tiba di tengah pelabuhan


Yuju:


Loh?


”Ahh..disana kamu rupanya”


Yuju:


Eh?


Terdengar suara nenek tadi memanggilnya


Yuju:


Ne-nenek?!


Nenek:


Kamu berhasil keluar dari sana


Yuju:


M-maksudnya?


Yuju merasakan jika ada yang hilang dari tangannya

__ADS_1


Yuju:


Eh? Dimana sapu tadi?


Nenek:


Tenanglah, sapu itu sudah kembali ke tempatnya


Yuju:


B-berarti kembali ke gudang yang berhantu itu???


Nenek:


Ahaha....begitulah


Yuju:


Bagaimana mungkin nek??


Nenek:


Itu susah diceritakan gadis muda


Nenek:


Baiklah, siapa namamu?


Yuju:


Nama panggilan saya Yuju


Nenek:


Nama panjangnya?


Yuju:


Nama panjang saya Hwang You Jituo


Nenek:


Ohh..begitu ya


Yuju:


Lalu saya bisa memanggil nenek apa?


Nenek:


Ahh..nenek tidak punya nama, hanya nama panggilan saja yang ada


Yuju:


Nama panggilan juga boleh nek


Nenek:


Baiklah, nama panggilan nenek adalah


Albus Capil


Yuju:


Ehh...itu panjang sekali nek


Nenek:


Ya..kamu benar


Nenek:


Nama panggilan nenek pun biasa disingkat sebagai Usa


Yuju:


Kalau begitu saya akan memanggil nenek dengan sebutan "nenek Usa"


Nenek:


Baiklah, nenek tidak keberatan


Yuju:


Lalu, nenek sedang apa disini?


Nenek:


Yahh..nenek sedang melihat-lihat keadaan pelabuhan ini


Yuju:


Memangnya apa yang nenek cari disini?


Nenek:


Tidak ada, hanya berjalan-jalan saja


Yuju:


Tapi bagaimana jika nenek tersasar nantinya?


Nenek:


Ahahaha....tidak perlu mengkhawatirkan nenek


Nenek:


Nenek masih ingat arah dan jalan


Nenek:


Kaki nenek juga masih kuat


Yuju:


Ehh....? Tapi kan....


Nenek:


Tenang saja, percayalah pada nenek tua ini


Yuju:


B-baiklah....


Nenek:


Ayo temani nenek berbelanja


Yuju:

__ADS_1


Baik nek


__ADS_2