
Di suatu daratan, di bagian pesisir, terdapat sebuah pelabuhan besar yang bernama
Litus Arum. Pelabuhan ini adalah pusat perdagangan 8 negara selama ratusan tahun, sehingga pekerjanya sangat banyak. Namun, meskipun pelabuhan ini menyediakan lapangan pekerjaan yang berlimpah, masih banyak orang yang menderita kemiskinan. Salah satu dari orang-orang tersebut adalah seorang wanita bernama Hwang You Jituo atau sering disebut sebagai Yuju. Ia adalah seorang wanita yang terlahir dari keluarga yang miskin dan berkekurangan dalam perekonomian.
Suatu hari, Yuju mencoba mencari pekerjaan di pelabuhan, Ia mengenakan pakaian terbaik yang Ia miliki dan mulai mencari lowongan pekerjaan. Mulai dari toko-toko besar hingga kedai-kedai Ia datangi satu per satu dengan hasil yang tidak memuaskan. Yuju ditolak terus-terusan dari pagi hari hingga menjelang malam, hal ini membuatnya bersedih dan putus asa. Yuju memutuskan untuk mencoba mencari lagi pekerjaan besok. Namun, saat ditengah perjalanan pulang, Ia bertemu dengan seorang nenek tua
Nenek:
Hahh..jaman sekarang terlalu memikirkan gengsi
Yuju:
Halo nek, selamat malam
Nenek:
Ha..?
Nenek:
Ada apa gadis muda?
Yuju:
Apa yang nenek lakukan malam-malam begini?
Nenek:
Yaa..nenek sedang mencari seorang pembantu wanita untuk bekerja dirumah
Nenek:
Tapi sayang sekali banyak yang tidak mau
Yuju:
Eh..?
Yuju:
Saya mau nek!
Nenek:
Apa?
Yuju:
Saya mau bekerja di rumah nenek
Nenek:
Wahh..bagus bagus
Nenek:
Ini, pergilah langsung ke alamat ini
Nenek memberikan Yuju secarik kertas dan kunci
Yuju:
Eh?
Nenek:
Nenek masih harus mengurus beberapa hal disini, pergilah duluan
Yuju:
Baik nek, saya pergi dulu
Nenek:
Ya
Yuju langsung pergi menuju ke alamat yang diberikan oleh nenek tadi. Yuju terus berjalan hingga sampai di sebuah rumah di bukit dekat dengan pelabuhan
Yuju:
Di..sini..?
Yuju melihat-lihat sekeliling rumah
Yuju:
’Berantakan dan kotor’
Halaman rumah hingga teras penuh dengan daun-daun yang berguguran dan juga kotoran
Yuju:
’Sepertinya harus dibersihkan’
Yuju membuka pintu rumah
Yuju:
’?!’
Yuju terkejut saat melihat isi rumah
Yuju:
’Disini juga berantakan’
Yuju melepas alas kakinya dan berkeliling rumah untuk melihat-lihat
Yuju:
’Disini.....kamar pertama....ruang tengah....’
Yuju:
’Meja makan.....ruang menjahit.....kamar mandi’
Yuju:
’Dan....gudang...?’
Yuju berhenti di depan gudang
Yuju:
Hmm..karena sapu tidak ada diruangan manapun, berarti ada di gudang
Yuju membuka gudang
”Haaa.....”
Yuju:
__ADS_1
Kyaaaaa!!!!
Yuju terkejut karena ada suara wanita dari dalam gudang
Yuju:
S-siapa didalam?
Yuju tidak melihat siapapun di dalam
Yuju:
’Mungkinkah ruangan ini berhantu?’
Yuju:
Siapapun itu, tolong jangan mengganggu
Yuju berjalan masuk ke dalam gudang
Yuju:
’Itu sapu nya’
Yuju mengambil sapu dan langsung pergi dari gudang
Yuju:
Hiiiii.....
Yuju:
’O Dea Custo lindungi aku’
Yuju berjalan keluar dengan kaki gemetaran
Shettt....
Barang-barang di lantai bergerak sendiri menuju ke arah Yuju
Yuju:
Hwaa....
Yuju menjauhkan benda-benda itu dengan sapunya
Yuju:
’Aku tidak bisa meninggalkan rumah ini dengan kondisi yang berantakan
Yuju mengambil barang-barang yang di lantai dan merapikannya satu per satu sambil melawan rasa takutnya
Yuju:
’Selesai’
Yuju:
’Sekarang.....’
Yuju:
’Membersihkan ruangan-ruangan ini?!’
Yuju melawan rasa takutnya dan membersihkan seluruh ruangan yang ada. Melawan ketakutan akan gangguan makhluk yang ada di rumah itu dengan hanya menguatkan dirinya yang terus-menerus gemetar saat membersihkan ruangan-ruangan
Yuju:
Yuju melangkah menuju pintu keluar secara perlahan-lahan
Yuju:
?!
Saat Yuju keluar, yang ditemukannya adalah hutan dengan pohon-pohon besar dan tinggi mengelilinginya
Yuju:
Ini dimana?!
Yuju menjadi ketakutan dan bingung
Yuju:
’Rumah ini kan ada di bukit dekat pelabuhan’
Yuju:
’Benar juga, kertas itu’
Yuju mengambil kertas tadi
Yuju:
’Nah, ini dia’
Yuju mengikuti arah yang Ia lewati tadi dengan membalik kata-kata di kertas tersebut
Yuju:
’Lalu berjalan lurus kedepan’
Shuu....
Yuju tiba di tengah pelabuhan
Yuju:
Loh?
”Ahh..disana kamu rupanya”
Yuju:
Eh?
Terdengar suara nenek tadi memanggilnya
Yuju:
Ne-nenek?!
Nenek:
Kamu berhasil keluar dari sana
Yuju:
M-maksudnya?
Yuju merasakan jika ada yang hilang dari tangannya
__ADS_1
Yuju:
Eh? Dimana sapu tadi?
Nenek:
Tenanglah, sapu itu sudah kembali ke tempatnya
Yuju:
B-berarti kembali ke gudang yang berhantu itu???
Nenek:
Ahaha....begitulah
Yuju:
Bagaimana mungkin nek??
Nenek:
Itu susah diceritakan gadis muda
Nenek:
Baiklah, siapa namamu?
Yuju:
Nama panggilan saya Yuju
Nenek:
Nama panjangnya?
Yuju:
Nama panjang saya Hwang You Jituo
Nenek:
Ohh..begitu ya
Yuju:
Lalu saya bisa memanggil nenek apa?
Nenek:
Ahh..nenek tidak punya nama, hanya nama panggilan saja yang ada
Yuju:
Nama panggilan juga boleh nek
Nenek:
Baiklah, nama panggilan nenek adalah
Albus Capil
Yuju:
Ehh...itu panjang sekali nek
Nenek:
Ya..kamu benar
Nenek:
Nama panggilan nenek pun biasa disingkat sebagai Usa
Yuju:
Kalau begitu saya akan memanggil nenek dengan sebutan "nenek Usa"
Nenek:
Baiklah, nenek tidak keberatan
Yuju:
Lalu, nenek sedang apa disini?
Nenek:
Yahh..nenek sedang melihat-lihat keadaan pelabuhan ini
Yuju:
Memangnya apa yang nenek cari disini?
Nenek:
Tidak ada, hanya berjalan-jalan saja
Yuju:
Tapi bagaimana jika nenek tersasar nantinya?
Nenek:
Ahahaha....tidak perlu mengkhawatirkan nenek
Nenek:
Nenek masih ingat arah dan jalan
Nenek:
Kaki nenek juga masih kuat
Yuju:
Ehh....? Tapi kan....
Nenek:
Tenang saja, percayalah pada nenek tua ini
Yuju:
B-baiklah....
Nenek:
Ayo temani nenek berbelanja
Yuju:
__ADS_1
Baik nek