
Di persembunyian khusus kota Ozomi, di kamar asrama Mine. Buku-buku berserakan dan seisi kamar berantakan
Mine:
Dimana buku itu?
Mine mencari sebuah buku penting yang berisikan daftar kekuatan para pejuang yang sudah dicatat dari masa Overseer Masato menjabat sebagai Adspirantium pertama
Mine:
’Kekuatan Oichi adalah kunci untuk mengakhiri semua ini, aku harus mencari cara agar bisa menduplikasikannya’
Srekk....
Mine membuka sebuah kardus kecil yang berisi buku-buku sejarah
Mine:
Ini dia
Mine membaca biografi milik Overseer Masato
Mine:
’Kesadaran yang dipindahkan ke tubuh lain’
Mine:
’Bagaimana caranya melakukannya....?’
Mine:
’Benar, Rui adalah pelayan setianya, dia pasti tahu banyak tentang Masato’
Mine menutup bukunya kemudian membereskan kamarnya. Tiba-tiba terdengar panggilan dari seseorang di alat komunikasinya
Chitose:
Ketua, maaf mengganggu
Mine:
Hm? Apa ada masalah?
Chitose:
Aku ingin bertanya tentang bagaimana cara kerja perisai milik Oichi
Mine:
Kenapa bertanya padaku?
Chitose:
Karena ketua sudah pasti mendapat laporan tentangnya dan pasti tahu banyak tentang perisai dari energi Yaku
Mine:
Ya sederhana saja, perisai itu adalah energi Yaku yang dipadatkan
Mine:
Ketahanannya tergantung pada energi Yaku sang pemilik
Chitose:
Bergantung pada apa? Daya tahan tubuh?
Mine:
Tidak, penguasaannya
Chitose:
Ahh..begitu ya
Chitose:
Baiklah, terima kasih banyak ketua
Mine:
Ya
Chitose mengakhiri panggilannya
Mine:
’Anak itu diam-diam memperhatikan Oichi juga’
Mine:
’Tapi bagaimana cara dia dalam melatih penguasaan pada energi Yaku sedikit menarik’
Bukk
Mine:
Selesai juga
Mine selesai merapikan kembali ruangannya
Mine:
’Masato, tujuanmu salah’
Mine meninggalkan ruangannya. Sementara itu, Oichi dan Reina pergi ke tempat perbelanjaan makanan
Oichi:
Hmm..enaknya makan apa ya?
Oichi melirik ke kios-kios yang ada
Oichi:
Hoho..! Makanan itu!
Perhatian Oichi tertuju pada kios yang menjual daging panggang tusuk
Reina:
Mau makan itu?
Oichi:
__ADS_1
Ya! Menu yang tepat di tengah hari!
Reina:
Baiklah, ayo
Oichi:
Yahuuu......!
Oichi berseru sambil berlari ke kios makanan tersebut
Oichi:
Paman, daging panggang tusuknya dua
Penjual:
Baik, segera siap
Reina menunggu tidak jauh dari Oichi sembari memikirkan sesuatu
Reina:
’Belakangan ini Oichi terlihat biasa saja, apa benar tidak terjadi apa-apa?’
Reina:
’Tapi disisi lain, Oichi tidak suka mengumbar masalahnya pada orang lain’
Pukk....
Seseorang menepuk pundak Reina
”Reina?”
Reina:
Hya!
Tatami:
Hei ini aku
Reina:
O-ohh..Tatami-Kensei
Tatami:
Sedang apa disini?
Reina:
Sa-saya sedang mencari jajanan bersama Oichi
Tatami:
Oh?
Tatami melihat sekeliling
Tatami:
Dia tidak ada disini
Reina:
Tatami menoleh ke kios yang disebutkan Reina
Tatami:
Ah, benar
Reina:
Tatami-Kensei ada apa kemari?
Tatami:
Yaa..diluar kesibukanku sebagai pemimpin, aku juga harus beristirahat dan menikmati waktu luang di luar jam kerja
Tatami:
Ngomong-ngomong, apa terjadi perubahan lagi pada Oichi?
Reina:
Tidak, belum ada sama sekali
Reina:
Tapi aneh rasanya jika waktu itu Oichi melindungi saya dan rekan-rekannya ketua
Tatami:
Melindungi bagaimana?
Reina:
Saat itu kami terjebak di kapal induk musuh dan bersiap dihancurkan dengan tembakan yang kuat
Reina:
Saat itu akan terjadi, Oichi memborbardir kapal induk yang dilawannya dan langsung membuat perisai untuk melindungi kami
Reina:
Dia hampir meregang nyawanya sendiri
Tatami:
Hmm..ciri khas Takeda sekali
Reina:
Tapi itu membuat saya tidak tenang Tatami-Kensei
Tatami:
Aku paham perasaanmu, tapi seorang prajurit sepertinya masih dibutuhkan untuk banyak pertempuran di masa mendatang
Reina:
Ehm.....
__ADS_1
Reina diam tak berkata apa-apa
Tatami:
Namun untuk sekarang Oichi akan dinonantifkan sementara dari tugas
Reina:
E-eh?
Tatami:
Dia harus menjalani pelatihan khusus untuk melatih kemampuannya
Reina:
Jadi siapa anggota penggantinya?
Tatami:
Mine Hideyoshi
Reina:
Ketua?!
Tatami:
Ya, dia akan melatih kalian juga
Tatami:
Jadi kalian bertiga akan dilatih bersamaan secara langsung
Reina:
Ba-baiklah.....
Reina melihat Oichi dari kejauhan
Tatami:
Tidak perlu khawatir, si kecil itu hanya berpisah saat latihan saja
Reina:
Yaa..saya khawatir kalau dia akan merengek
Tatami:
Kalau dia merengek di depanku akan kuberi dia hukuman
Reina:
Ahh....
Oichi:
Rei-Sen! Dagingnya su-
Oichi:
Eh?! Bibi Ami?!
Tatami:
Hehh....
Reina:
Bibi??
Tatami:
Itu sebutanku diluar pekerjaan
Reina:
.......
Oichi memberikan satu daging panggang tusuknya pada Reina
Oichi:
Apa yang bibi lakukan disini?
Tatami:
Aku menikmati waktu senggangku
Oichi:
Mencari seorang pacar?
Tatami:
Apa...?!
Oichi:
Ya ya, bibi itu sudah tua dan masih saja belum mendapatkan pasangan
Tatami:
Keterlaluan....!
Tatami mengeluarkan sebuah tali
Oichi:
Ohh..nenek sedang marah
Ting.......
Oichi:
Hwaaa....!
Tatami mengikat Oichi di sebuah tiang dengan posisi terbalik lalu pergi meninggalkannya
Oichi:
Aku menjadi kelelawar! Semuanya terbalik!
Reina:
__ADS_1
Ya ampun......