
Setelah hari kelulusan Oichi dan Reina, terdengar kabar bahwa Chitose akan mengikuti ujian kenaikan pangkat. Namun, bukannya berlatih, Chitose malah bermalas-malasan di kamar asramanya. Oichi yang mengetahui hal ini langsung merusuhi kamar Chitose
Oichi:
Chitose! Kenapa kamu bermalas-malasan?!
Chitose:
Berisik
Chitose tak menghiraukan kata-kata Oichi dan terus bermain video game
Oichi:
Tidak akan kubiarkan!
Oichi mengambil perangkat video game milik Chitose
Chitose:
Hmm...
Chitose mengambil perangkat video game lainnya dari lemarinya dan kembali bermain
Oichi:
Hei!!
Reina:
Ada apa ini?
Oichi:
Rei-Sen, lihatlah! Chitose bermalas-malasan
Reina:
Ehh...? Tapi kan ujian Chitose adalah ujian pengetahuan
Oichi:
Tetapi dia tidak belajar
Chitose:
Apa yang kamu pikirkan? Aku mempelajari desain-desain senjata dari video game
Oichi:
Percuma saja, semua senjata buatanmu tidak memiliki daya hancur yang besar
Chitose:
Aku tak peduli
Chitose:
Project Guard, keluarkan penyusup dari dalam kamar
Chitose memanggil perangkatnya dan melempar keluar Oichi dari kamar
Reina:
Huhh....mereka ini
Reina pergi meninggalkan kamar Chitose
Chitose:
’Menciptakan sebuah senjata tidak mudah, dasar bodoh’
Chitose kembali menikmati video gamenya. Sementara itu Oichi yang masih melayang di udara
Oichi:
Huh, anak itu tidak pernah mau berubah
Thump!
Oichi mendarat di sebuah bukit yang tak jauh dari asramanya
Oichi:
Fwehhh..
__ADS_1
Oichi bersantai di bukit tersebut
Oichi:
Sagnature ya.....
Oichi:
Apa aku sudah menjadi kuat?
Oichi memejamkan matanya beberapa saat dan kembali membukanya
Oichi:
Firearms
Oichi mengubah pedangnya menjadi senjata api
Oichi:
Kira-kira bagaimana cara kerja senjata ini
Oichi pergi menuju ke ruang pelatihan untuk mencoba senjata barunya
Oichi:
Sistem pelatihan tingkat A
Sistem AI menciptakan ruang simulasi dan mengeluarkan Kyaku dengan posisi bertahan
Oichi:
Mulai
Pelatihan dimulai. Oichi menembak salah satu Kyaku dengan senjata apinya
Bum!
Kyaku tersebut menangkis tembakan Oichi
Oichi:
Eh? Sudah kosong?
Oichi:
Oichi memakai pedangnya dan menyerang Kyaku secara bertubi-tubi
Oichi:
Hya!
Oichi memberikan serangan yang membuat Kyaku termundur jauh kebelakang
Oichi:
Firearms!
Oichi dengan segera mengganti pedangnya menjadi senjata api
Bum!
Tembakannya telak mengenai Kyaku dan menghancurkannya
Oichi:
Pelatihan selesai
Ruang simulasi berhenti
Oichi:
Senjata ini cukup merepotkan karena pengisiannya yang lambat, aku tidak menyukainya
Oichi menyimpan senjatanya
Mine:
Apa yang kamu lakukan?
Oichi:
Bukan apa-apa
Mine:
__ADS_1
Barusan kamu menggunakan pelatihan ruang simulasi kelas A
Oichi:
Ya, lalu?
Mine:
Apa kamu mencoba sesuatu yang baru?
Oichi:
Tidak, hanya bersenang-senang
Oichi:
Ketua sendiri sedang apa di ruang latihan?
Mine:
Tidak ada gunanya kamu mengalihkan topik pembicaraan
Oichi:
Dan tidak ada gunanya ketua menanyakan urusanku di ruang latihan
Mine:
Tidak, aku punya hak menanyakannya
Mine mengeluarkan sebuah surat yang mengatakan bahwa Oichi akan dipantau oleh Mine sendiri dalam perkembangan kemampuannya
Oichi:
Lalu?
Mine:
Tatami-Kensei memintaku untuk memberimu bantuan saat berlatih
Oichi:
Maaf, aku tidak perlu bantuan saat ini
Oichi berjalan meninggalkan Mine
Tatami:
Mine, segera temui aku di ruang komando!
Mine:
Baik Tatami-Kensei!
Mine melompat menuju ke puncak gedung di asrama
Mine:
Ada apa Tatami-Kensei?
Tatami:
Kamu akan pergi ke kota Tomitake
Mine:
Apa ada penyerangan lagi?
Tatami:
Benar, salah satu dari anggota Yaku Sukauto melihat pasukan Hyaku dan Jyaku dalam jumlah besar yang dipimpin Lyaku
Mine:
Berapa banyak rekan yang ada?
Tatami:
Enam, enam orang termasuk denganmu
Mine:
Dimengerti, saya akan segera pergi
Tatami:
__ADS_1
Ya
Mine pergi meninggalkan gedung dan menuju ke pusat pertahanan kota untuk pergi ke kota Tomitake