
Setelah berhasil lolos dari kota Ozomi. Tatami, Mine, dan Kyubei segera pergi menyusul kelompok Reina yang berada di persembunyian darurat khusus
Mine:
Chitose, kamu mendengarku?
Chitose:
Ya ketua
Mine:
Segera buka gerbang markas
Chitose:
Baik
Mine:
Paman Kyubei, Tatami-Kensei, bersiaplah, kita akan mendarat
Kyubei:
Tenang saja!
Nguuuunnggggg.......
Mine memiringkan pesawat
Brukk!!!
Kyubei terlempar ke dinding pesawat
Kyubei:
AAAHHHH!!! TANGANKU!!!
Tatami:
Ya ampun!! Kamu tidak memasang sabuk pengamanmu?!
Mine:
’Dan inilah dia....’
Kreeetttttt.........
Gerbang masuk kedalam persembunyian darurat terbuka dan Mine membawa pesawat masuk kedalam
Kyubei:
Tempat ini aman bagi para penduduk kan?
Tatami:
Ya, tetapi tempat ini perlu pasokan makanan yang sangat banyak
Kyubei:
Kenapa?
Tatami:
Waktu paling lama bagi mereka untuk bertahan disini adalah dua minggu
Tatami:
Itu pun masih harus menghemat persediaan
Kyubei:
Apa tidak ada yang bisa kita lakukan?
Tatami:
Tidak, tim yang membawa pasokan makanan terhambat oleh pasukan Yaku yang sangat banyak
Kyubei:
Dimana mereka berada?
Tatami:
Tepat berada di kota Jigya
Kyubei:
Kalau begitu, bawa aku ke sana setelah ini
Tatami:
Kamu baru saja kehilangan tangan kirimu
Tatami:
Dan juga sekarang ini sudah hampir gelap
Kyubei:
Jadi kita lebih memilih membuat mereka menderita disini?
Kyubei:
Tidak, aku tidak mau
Kyubei:
Akan kubawa pasokan makanan itu kesini
Kyubei:
Dengan atau tanpa kalian
Cssshhhhh......
Pintu pesawat terbuka
Oichi:
Aya-
Oichi yang berada di depan kapal terkejut melihat keadaan Kyubei
Oichi:
A-apa yang terjadi pada ayah?!
Kyubei:
Tenanglah Oichi! Ini bukti bahwa kami berhasil lolos dari Veriniyaku!
Tatami:
Hehhh...ayahmu berada terlalu dekat
Kyubei:
Haha..! Hebat bukan?
Oichi:
Hmph!!
Bukk!
Oichi meninju perut Kyubei
Kyubei:
__ADS_1
Uargh!
Kyubei:
Sejak kapan tinjumu menjadi kuat?
Oichi:
Ayah! Ibu berpesan pada ayah untuk tidak ceroboh bukan?!
Oichi:
Dan sekarang ayah melupakan pesan Ibu!
Kyubei:
Ahahaha...setidaknya ayah masih hidup kan
Oichi:
Akan kuhajar ayah jika berkata seperti itu lagi
Kyubei:
Ahh..baiklah baiklah
Oichi:
Kemarikan tangan ayah
Kyubei:
Hm? Untuk apa?
Oichi:
Kemarikan saja
Kyubei:
AAA!!!
Oichi mengangkat paksa tangan kiri Kyubei
Oichi:
Diamlah sebentar
Oichi memfokuskan energi Yaku ke tangan Kyubei
Shuuuu...
Kyubei:
’I-ini?!’
Kyubei terkejut saat melihat tangan kirinya tersambung kembali dengan yang diciptakan dari energi Yaku
Oichi:
Selesai
Kyubei menggerak-gerakan tangan barunya
Kyubei:
Hmm..terasa lebih keras dari sebelumnya
Oichi:
Yaa..itu belum sempurna karena energi Yaku yang tersisa tidak cukup banyak
Kyubei:
Hoo..putri kecil ayah ini sudah bisa mengendalikan energi Yaku?
Bukk!
Kyubei:
Oichi:
Hmph!
Oichi pergi meninggalkan Kyubei
Kyubei:
Hahh..anak itu sudah berkembang semakin kuat saja
Tatami:
Sebenarnya perkembangannya Oichi itu membuat kami khawatir
Kyubei:
Hm?
Tatami:
Lihat saja tanganmu barusan
Tatami:
Kami khawatir kalau Yaku yang malah menguasai dirinya nanti
Kyubei:
Hei Ami, dia itu putri dari keturunan Takeda, dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ingatlah kata-kataku
Tatami:
Baiklah
Kyubei membersihkan ruang pesawat sambil mengemas barang-barangnya
Kyubei:
Tahan dia disini
Tatami:
Aku mengerti
Tatami:
Mine, ayo
Mine:
Baik Kensei
Tatami dan Mine keluar dari pesawat meninggalkan Kyubei sendirian
Kyubei:
AI, aktifkan mode senyap
AI:
Mode senyap diaktifkan
Seluruh pintu pesawat tertutup dan pergi menuju keluar dari markas tanpa suara
Mine:
Apa ini pilihan benar?
Tatami:
__ADS_1
Entah benar atau salah, dia itu tidak bisa dihentikan sama sekali
Mine pergi menuju ke ruangan pribadinya di dalam markas
Tatami:
Saatnya membuat Oichi sibuk
Tatami pergi menuju ke asrama kelompok Reina di markas
Chitose:
Oh..Tatami-Kensei. Ada apa?
Tatami:
Kalian.....
Tatami:
Tidak membersihkan tempat ini?
Chitose:
Rei-Sen bilang dia yang akan membereskan semuanya
Tatami:
......
Chitose:
Rei-Sen saat ini berada di kamar Oichi
Tatami:
Apa yang dia lakukan disana?
Chitose:
Kensei, kamar Oichi itu selalu berantakan
Tatami:
’Aku lupa tentang itu’
Tatami:
Hehhh...setidaknya bantulah Reina membereskan asrama ini
Chitose:
Maaf Tatami-Kensei, tubuhku tidak sanggup melakukannya
Chitose:
Terlalu berat
Tatami:
’Berat karena kamu pemalas’
Tatami:
Bukankah kamu bisa membuat project apalah itu namanya untuk membereskan asrama ini?
Chitose:
Itu terlalu beresiko Kensei, robot tetaplah robot
Tatami:
’Duhh..anak satu ini’
Tatami:
Huff..apa boleh buat
Tatami pergi ke kamar yang terdengar bising sekali
Tatami:
’Ini pasti kamarnya’
Cklak!
Brakkk!!!
Barang-barang berhamburan keluar saat Tatami membuka pintu kamar
Oichi:
Uwoh! Kensei!
Tatami:
Apa-apaan ini semua?!
Oichi:
Apakah Kensei tidak melihatnya? Ini semua adalah barang-barangku
Tatami:
BERESKAN INI SEMUA!
Oichi:
Hahh..dasar cerewet
Oichi tidak menghiraukan perkataan Tatami
Oichi:
Rei-Sen! Ayo kita membaca komik ini!
Reina:
Ehh..? Tapi aku sedang membereskan pakaianmu
Oichi:
Tinggalkan saja
Tatami:
’Anak ini....!’
Tatami masuk ke dalam kamar dan menyeret Oichi keluar
Oichi:
Kensei! Apa yang kamu lakukan?!
Tatami:
Kalau kamu tidak bisa membereskan kamarmu, setidaknya jangan mengganggu dia
Oichi:
Humph! Ini bukan urusan Kensei
Tatami:
Apa katamu...?!
Chitose:
’Yak..perdebatan pun dimulai’
__ADS_1