Yaku Impulsum 1st

Yaku Impulsum 1st
Markas tersembunyi


__ADS_3

Setelah berhasil lolos dari kota Ozomi. Tatami, Mine, dan Kyubei segera pergi menyusul kelompok Reina yang berada di persembunyian darurat khusus


Mine:


Chitose, kamu mendengarku?


Chitose:


Ya ketua


Mine:


Segera buka gerbang markas


Chitose:


Baik


Mine:


Paman Kyubei, Tatami-Kensei, bersiaplah, kita akan mendarat


Kyubei:


Tenang saja!


Nguuuunnggggg.......


Mine memiringkan pesawat


Brukk!!!


Kyubei terlempar ke dinding pesawat


Kyubei:


AAAHHHH!!! TANGANKU!!!


Tatami:


Ya ampun!! Kamu tidak memasang sabuk pengamanmu?!


Mine:


’Dan inilah dia....’


Kreeetttttt.........


Gerbang masuk kedalam persembunyian darurat terbuka dan Mine membawa pesawat masuk kedalam


Kyubei:


Tempat ini aman bagi para penduduk kan?


Tatami:


Ya, tetapi tempat ini perlu pasokan makanan yang sangat banyak


Kyubei:


Kenapa?


Tatami:


Waktu paling lama bagi mereka untuk bertahan disini adalah dua minggu


Tatami:


Itu pun masih harus menghemat persediaan


Kyubei:


Apa tidak ada yang bisa kita lakukan?


Tatami:


Tidak, tim yang membawa pasokan makanan terhambat oleh pasukan Yaku yang sangat banyak


Kyubei:


Dimana mereka berada?


Tatami:


Tepat berada di kota Jigya


Kyubei:


Kalau begitu, bawa aku ke sana setelah ini


Tatami:


Kamu baru saja kehilangan tangan kirimu


Tatami:


Dan juga sekarang ini sudah hampir gelap


Kyubei:


Jadi kita lebih memilih membuat mereka menderita disini?


Kyubei:


Tidak, aku tidak mau


Kyubei:


Akan kubawa pasokan makanan itu kesini


Kyubei:


Dengan atau tanpa kalian


Cssshhhhh......


Pintu pesawat terbuka


Oichi:


Aya-


Oichi yang berada di depan kapal terkejut melihat keadaan Kyubei


Oichi:


A-apa yang terjadi pada ayah?!


Kyubei:


Tenanglah Oichi! Ini bukti bahwa kami berhasil lolos dari Veriniyaku!


Tatami:


Hehhh...ayahmu berada terlalu dekat


Kyubei:


Haha..! Hebat bukan?


Oichi:


Hmph!!


Bukk!


Oichi meninju perut Kyubei


Kyubei:

__ADS_1


Uargh!


Kyubei:


Sejak kapan tinjumu menjadi kuat?


Oichi:


Ayah! Ibu berpesan pada ayah untuk tidak ceroboh bukan?!


Oichi:


Dan sekarang ayah melupakan pesan Ibu!


Kyubei:


Ahahaha...setidaknya ayah masih hidup kan


Oichi:


Akan kuhajar ayah jika berkata seperti itu lagi


Kyubei:


Ahh..baiklah baiklah


Oichi:


Kemarikan tangan ayah


Kyubei:


Hm? Untuk apa?


Oichi:


Kemarikan saja


Kyubei:


AAA!!!


Oichi mengangkat paksa tangan kiri Kyubei


Oichi:


Diamlah sebentar


Oichi memfokuskan energi Yaku ke tangan Kyubei


Shuuuu...


Kyubei:


’I-ini?!’


Kyubei terkejut saat melihat tangan kirinya tersambung kembali dengan yang diciptakan dari energi Yaku


Oichi:


Selesai


Kyubei menggerak-gerakan tangan barunya


Kyubei:


Hmm..terasa lebih keras dari sebelumnya


Oichi:


Yaa..itu belum sempurna karena energi Yaku yang tersisa tidak cukup banyak


Kyubei:


Hoo..putri kecil ayah ini sudah bisa mengendalikan energi Yaku?


Bukk!


Kyubei:


Oichi:


Hmph!


Oichi pergi meninggalkan Kyubei


Kyubei:


Hahh..anak itu sudah berkembang semakin kuat saja


Tatami:


Sebenarnya perkembangannya Oichi itu membuat kami khawatir


Kyubei:


Hm?


Tatami:


Lihat saja tanganmu barusan


Tatami:


Kami khawatir kalau Yaku yang malah menguasai dirinya nanti


Kyubei:


Hei Ami, dia itu putri dari keturunan Takeda, dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi, ingatlah kata-kataku


Tatami:


Baiklah


Kyubei membersihkan ruang pesawat sambil mengemas barang-barangnya


Kyubei:


Tahan dia disini


Tatami:


Aku mengerti


Tatami:


Mine, ayo


Mine:


Baik Kensei


Tatami dan Mine keluar dari pesawat meninggalkan Kyubei sendirian


Kyubei:


AI, aktifkan mode senyap


AI:


Mode senyap diaktifkan


Seluruh pintu pesawat tertutup dan pergi menuju keluar dari markas tanpa suara


Mine:


Apa ini pilihan benar?


Tatami:

__ADS_1


Entah benar atau salah, dia itu tidak bisa dihentikan sama sekali


Mine pergi menuju ke ruangan pribadinya di dalam markas


Tatami:


Saatnya membuat Oichi sibuk


Tatami pergi menuju ke asrama kelompok Reina di markas


Chitose:


Oh..Tatami-Kensei. Ada apa?


Tatami:


Kalian.....


Tatami:


Tidak membersihkan tempat ini?


Chitose:


Rei-Sen bilang dia yang akan membereskan semuanya


Tatami:


......


Chitose:


Rei-Sen saat ini berada di kamar Oichi


Tatami:


Apa yang dia lakukan disana?


Chitose:


Kensei, kamar Oichi itu selalu berantakan


Tatami:


’Aku lupa tentang itu’


Tatami:


Hehhh...setidaknya bantulah Reina membereskan asrama ini


Chitose:


Maaf Tatami-Kensei, tubuhku tidak sanggup melakukannya


Chitose:


Terlalu berat


Tatami:


’Berat karena kamu pemalas’


Tatami:


Bukankah kamu bisa membuat project apalah itu namanya untuk membereskan asrama ini?


Chitose:


Itu terlalu beresiko Kensei, robot tetaplah robot


Tatami:


’Duhh..anak satu ini’


Tatami:


Huff..apa boleh buat


Tatami pergi ke kamar yang terdengar bising sekali


Tatami:


’Ini pasti kamarnya’


Cklak!


Brakkk!!!


Barang-barang berhamburan keluar saat Tatami membuka pintu kamar


Oichi:


Uwoh! Kensei!


Tatami:


Apa-apaan ini semua?!


Oichi:


Apakah Kensei tidak melihatnya? Ini semua adalah barang-barangku


Tatami:


BERESKAN INI SEMUA!


Oichi:


Hahh..dasar cerewet


Oichi tidak menghiraukan perkataan Tatami


Oichi:


Rei-Sen! Ayo kita membaca komik ini!


Reina:


Ehh..? Tapi aku sedang membereskan pakaianmu


Oichi:


Tinggalkan saja


Tatami:


’Anak ini....!’


Tatami masuk ke dalam kamar dan menyeret Oichi keluar


Oichi:


Kensei! Apa yang kamu lakukan?!


Tatami:


Kalau kamu tidak bisa membereskan kamarmu, setidaknya jangan mengganggu dia


Oichi:


Humph! Ini bukan urusan Kensei


Tatami:


Apa katamu...?!


Chitose:


’Yak..perdebatan pun dimulai’

__ADS_1


__ADS_2