
Selama perjalanan menggunakan pesawat tempur, Mine banyak menemui Gyaku yang menyerang pesawatnya
Mine:
’Sepertinya akan ada sesuatu yang terjadi’
Mine menurunkan ketinggian pesawatnya
Mine:
APA??!!
Saat menurunkan ketinggiannya, pesawat tempur milik Mine hampir menabrak pesawat Yaku yang sedang menuju ke kota Erupia. Seluruh Gyaku yang melihat pesawat Mine langsung mengepungnya
Mine:
Tatami-Kensei! Yaku mengirimkan invasi udara ke kota Erupia!
Tatami:
Apa? Berapa jumlahnya?
Mine:
Satu pesawat induk penuh!
Tatami:
Dimengerti, lanjutkan misimu
Mine:
Ya
Mine kembali melanjutkan misinya
Tatami:
’Satu pesawat induk’
Tatami:
Oichi, Reina, Chitose, segera pergi ke kota Erupia
Chitose:
Saya segera kesana
Oichi:
Baik
Reina:
Dimengerti Kensei
Dalam hitungan menit, Reina, Oichi, dan Chitose sudah berangkat ke kota Erupia dengan tiga pesawat tempur
Tatami:
’Berhati-hatilah’
Tatami melihat lagi ke radar yang mengawasi kota Ozomi
Tatami:
Begitu ya
Di radar terlihat sebuah titik merah besar yang menuju kota Ozomi
Tatami:
Kyubei, bantu aku mempertahankan kota ini
Kyubei:
Aku mengerti
Tatami langsung mengenakan zirahnya untuk bertarung
Tatami:
Kirimkan sinyal ke markas pusat
AI:
Dimengerti
Tatami pergi menuju bagian terluar kota Ozomi bersama dengan Kyubei yang menyusulnya dari darat
AI:
__ADS_1
Mengirimkan sinyal......
Cling!
AI:
Sinyal terkirim......
Sinyal yang dikirim oleh AI menuju ke markas pusat yang berada di langit Point Nemo
”Hmm..pergerakan dari Yaku....”
Seorang wanita yang membaca pesan dari AI kota Ozomi
”Overseer Masato, AI dari kota Ozomi barusan mengirimkan sinyal”
Masato:
Berikan padaku informasi kota Ozomi
Rui memberikan sebuah tablet kepada Overseer Masato
Masato:
Hmm.....
Masato membaca dengan teliti semua laporan yang ada mengenai kota Ozomi
Masato:
Kirimkan satu unit Myuku kelas Magnature
Rui:
Dimengerti
Rui pergi dari hadapan Overseer Masato
Masato:
’Apa rencana kalian kali ini’
Di kota Tomitake, Mine beserta lima orang rekannya terus menghancurkan setiap pasukan Yaku yang menyerang. Namun, semakin lama mereka bertarung, musuh yang berdatangan malah semakin banyak menyerang
Atsuko:
Mine, kita membutuhkan sebuah serangan berskala besar
Mine:
Matsunaka:
Dia benar, kita akan gagal kalau mereka menyerang dalam jumlah yang lebih besar lagi
Mine:
Kalian urus area ini, aku akan pergi ke garis depan untuk memeriksa keadaan
Giyuu:
Sato, Yuri, pergilah bersama Mine
Sato & Yuri:
Baik
Sato, Yuri, dan Mine pergi ke garis depan musuh untuk memantau pergerakan Yaku
Mine:
Sato, apa amunisimu cukup?
Sato:
Seharusnya begitu
Mine:
Yuri, bagaimana denganmu?
Yuri:
Aku baik-baik saja
Mine:
Baiklah, kita percepat pergerakan kita
Ketiganya pergi menuju bagian luar kota Tomitake
Mine:
__ADS_1
Berhenti
Yuri:
Ada apa?
Mine:
Sato, apa ada yang berbahaya?
Sato:
Belum, hanya saja sepertinya pasukan Yaku sudah berada di kelas Kyaku
Mine:
Berapa banyak?
Sato:
Satu pasukan
Mine:
Baiklah, kita maju lagi
Mereka bertiga kembali pergi hingga ke menuju ke reruntuhan yang berada tidak jauh dari kota Tomitake
Sato:
Gawat! Berhenti!
Mine:
Ada apa?
Sato:
Ada beberapa kapal induk didepan sana yang sedang berpencar
Mine:
Berapa banyak?!
Sato:
Sekitar delapan kapal induk
Mine:
Yang benar saja
Mine:
’Satu kapal induk memerlukan satu Magnature’
Mine:
’Kalau kami terus bertahan, dalam hitungan waktu kami akan dihancurkan’
Mine:
’Jika dari kekuatan kami semua, hanya dua kapal yang bisa kami hancurkan’
Sato:
Apa rencanamu?
Mine:
Tidak ada pilihan lain, kita hentikan semampu kita
Yuri:
Eh?!
Yuri:
Tapi kekuatan kita tidak dapat menghentikan mereka
Mine:
Tapi kita bisa memperlambat mereka
Sato:
Jangan bercanda, itu mustahil
Mine:
Tidak, aku punya ide
__ADS_1