Yaku Impulsum 1st

Yaku Impulsum 1st
Kembalinya bencana


__ADS_3

Di pelabuhan, Yura sudah melakukan evakuasi terhadap seluruh warga yang ada. Yura mengutus para Shibing untuk membantu membawa barang-barang berharga milik warga. Di sisi lain, Fu Yin dan Fu Yang mengawas di lautan lepas. Mereka berdua membawa perahu khusus yang telah disimpan bertahun-tahun lamanya


Zzrrrssshhhhh.......


Ombak laut tiba-tiba bergerak kencang secara tidak normal


Fu Yin:


Yang!


Fu Yang:


Ya!


Fu Yin dan Fu Yang pergi melabuh


Yura:


Bagaimana?


Fu Yin:


Sudah dimulai


Yura:


Ugh....


Fu Yin:


Apa nenek Usa sudah datang?


Yura:


Belum


Fu Yang:


Yang benar saja


TIIINGGGG!!!


Dari laut terpancar sinar yang amat terang hingga menembus langit


”Jangan melihatnya!”


BUM!!!


Usa datang dan membuat pelindung yang menutupi seluruh pelabuhan


Yura:


S-siapa?!


Usa:


Maaf ya, ini wujudku saat muda


Fu Yin:


Gaya bicara itu, pasti nenek Usa


Usa:


Begitulah


Tap Tap Tap Tap


Hwang Mou Huo dan Lu Shulian menyusul Usa


Hwang Mou Huo:


Apa yang mereka lakukan disini?


Yura:


Hm?


Usa:


Dua bocah kembar itu adalah bantuan untuk kita Mohu


Hwang Mou Huo:


Lalu si gadis ini?


Usa:

__ADS_1


Dia pemimpin pelabuhan ini


Hwang Mou Huo:


Hoo....


Yura:


Lantas, kalian ini siapa?


Usa:


Mereka adalah dua dari anggota 8 prajurit Jinshu


Fu Yin & Fu Yang:


Hah?!


Yura:


Mereka berdua adalah prajurit terakhir yang tersisa


Lu Shulian:


Sudahlah, itu tidak penting


Usa:


Ya, karena kita akan berhadapan dengan makhluk legendaris


Hwang Mou Huo:


Baiklah! Tidak akan kubiarkan dia menyentuh pelabuhan ini!


WOOSSHHH!!!


Sekujur tubuh Hwang Mou Huo mengeluarkan api panas


Hwang Mou Huo:


Aku pergi duluan


Hwang Mou Huo pergi ke tengah laut dengan jembatan api yang dibuatnya


Lu Shulian:


Lu Shulian berjalan diatas air menyusul Hwang Mou Huo


Fu Yin:


Apa yang akan kami lakukan?


Usa:


Kalian berdua, majulah


Usa:


Aku harus menahan kekuatan dahsyat ini dari pelabuhan


Usa:


Aku sudah membagikan kekuatanku pada kalian berdua


Fu Yang:


Kami akan melakukan yang terbaik!


Fu Yin dan Fu Yang pergi mengikuti sepasang prajurit Jinshu tersebut dengan perahu milik mereka


Usa:


Yura, kamu tahu apa yang harus kamu lakukan


Usa:


Perpisahan itu tidak terhindarkan, biasakanlah dirimu


Usa:


Pergilah


Yura:


Baik, terima kasih atas segalanya


Yura pergi meninggalkan pelabuhan

__ADS_1


GRAAAAAAA!!!


Seekor naga berkepala 4 keluar dari dalam laut


Hwang Mou Huo:


Hati-hati, dia menguasai 4 elemen sekaligus


BZZZTTTT!!!!!


Petir keluar dari salah satu kepala naga dan menyambar ke arah Hwang Mou Huo


Hwang Mou Huo:


Hya!!!


Tanpa berpikir panjang, Hwang Mou Huo menangkisnya dengan gelombang api


DHUAARRRR!!!!


Ledakan pun terjadi


Hwang Mou Huo:


Kekuatan yang mengerikan


Lu Shulian:


Awas!


Sang naga melontarkan serangan lanjutan berupa bola api yang besar setelah ledakan tadi


Lu Shulian:


Dinding air!


Zrasshhhh!!!


Sebuah tembok air yang tebal menghadang bola api besar tersebut


Bwoosshhh.....


Tembok air milik Lu Shulian berlubang setelah menghadang bola apinya


Hwang Mou Huo:


’Dinding terkuat miliknya hancur?!’


Tham!


Gelombang kejut menghantam salah satu kepala sang naga


Fu Yin:


Serangannya tidak mempan!


Fu Yang:


Setidaknya dapat mencegah dia mengeluarkan serangannya!


GRAAAAA!!!


Sang naga mengamuk karena teringat akan ilmu yang pernah menandinginya tiga ribu tahun yang lalu


Lu Shulian:


Bagaimana ini?


Hwang Mou Huo:


Entahlah......


Di tempat yang berada sangat jauh dari pelabuhan, seorang gadis yang tinggal di gunung merasakan kehadiran Ophis sang naga laut. Angin yang menerpa Yuju bertiup hingga ke gunung tempat tinggalnya


”Mungkinkah ini yang dikatakan oleh guru?”


Gadis tersebut pergi menuju puncak gunung untuk melihat arah angin tersebut berasal


”Itu dari pelabuhan besar Litus Arum”


Ia mengingat-ingat gulungan yang pernah dibacanya


’Angin dari laut akan mempertemukan mereka yang telah terpisah ratusan tahun lamanya’


”Tidak salah lagi, ini adalah panggilan untuk ku”


Tanpa pikir panjang, Ia langsung pergi menuju ke arah pelabuhan Litus Arum dengan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya

__ADS_1


’Tunggu aku’


__ADS_2