
Tatami:
Banyak pejuang dari keturunan Takeda yang tewas karena melindungi rekan-rekannya. Kamu sendiri tahu itu kan
Reina:
Jadi Oichi adalah keturunan Takeda?!
Tatami:
Kalian bertiga adalah dari darah keturunan tertua dalam sejarah perang melawan Yaku
Tatami:
Masamune, Takeda, dan Kenshin
Tatami:
Chitose punya kemampuan dalam mengolah teknologi dan mesin yang berasal dari keturunan Masamune
Tatami:
Oichi punya kekuatan besar yang diwarisi oleh keturunan Takeda
Tatami:
Dan kamu memiliki kecepatan yang tinggi sebagaimana mestinya keturunan Kenshin
Reina:
Jadi Oichi adalah keturunan Takeda.......
Tatami:
Keturunan bukanlah masalah, takdir bisa diubah
Tatami:
Saling menjagalah satu sama lainnya, karena kalian adalah satu keluarga
Tatami:
Kalau tidak ada lagi hal lain, akan kututup
Reina:
Ya, terima kasih Tatami-Kensei
Tatami mengakhiri komunikasinya
Tap Tap Tap Tap
Terdengar suara langkah kaki seorang pria berjalan menuju ke kamar Oichi
”Eh? Reina?”
Reina:
Hm?
Reina menoleh ke pria tersebut
Reina:
Paman Kyubei!
Kyubei:
Lama tidak jumpa, bagaimana kabarmu?
Reina:
Kabarku baik, bagaimana dengan paman sendiri?
Kyubei:
Yahh..seperti biasa, hanya saja hari ini aku ingin tahu bagaimana keadaan Oichi
Reina:
Maaf karena telah membuat anak anda masuk ke rumah sakit
Kyubei:
Tidak itu bukan salahmu
Reina:
Paman, apa benar anda adalah keturunan Takeda?
Kyubei:
Wah, ketahuan ya....
Reina:
Tidak, ini mengenai Oichi
Reina:
Dia selalu maju paling depan saat melawan musuh dan membiarkan rekan-rekannya dibelakang
Kyubei:
Itu memang kebiasaan kami. Karenanya maaf jika putriku merepotkan kalian nantinya
Reina:
Tidak tidak, dia tidak merepotkan sama sekali
Kyubei:
Begitu ya....
Kyubei:
Saatnya menjenguk putriku
Brakk!!!
Kyubei mendobrak masuk
Kyubei:
OICHI!!!
Oichi:
Hya!!!
Oichi terkejut
Oichi:
Ayah bikin kaget saja!
Kyubei:
Bagaimana keadaanmu?! Apa ada yang luka?!
Kyubei membolak-balik badan Oichi
Oichi:
Aku tidak terluka sama sekali!!!
Kyubei:
__ADS_1
Ohh..syukurlah
Kyubei memeluk erat Oichi
Oichi:
Ayah..sesak!
Reina:
’Ya ampun’
Kyubei melepas pelukannya
Oichi:
Ya ampun ayah ini selalu saja khawatir
Kyubei:
Kamu itu putri ayah yang paling mungil
Oichi:
Paling mungil bagaimana?!
Reina:
’Duhh..mereka mulai lagi’
Reina pergi diam-diam
Reina:
’Sudah 10 tahun semenjak aku mengenal Oichi dan ayahnya, tapi aku baru tahu kalau mereka adalah keturunan Takeda’
Reina teringat masa lalunya saat kedua orang tuanya meninggal karena terkena penyakit sewaktu bekerja di laboratorium
Reina:
Ayah....Ibu.....
Reina kala itu menghadiri langsung upacara pemakaman kedua orang tuanya. Saat itulah Ia bertemu dengan Kyubei dan Oichi
Pukk
Kyubei mengelus-elus kepala Reina
Kyubei:
Hei..Reina..?
Reina:
Siapa...?
Kyubei:
Aku adalah Kyubei
Reina:
Ada apa paman Kyubei?
Kyubei:
Sebelumnya aku minta maaf karena aku tidak bisa melindungi orang tua mu
Reina:
Uhm..tidak apa, aku tahu kalau mereka meninggal karena penyakit bawaan
Kyubei:
Begitu ya...
Kyubei:
U-uhum..sebenarnya, ayah dan ibu mu memintaku untuk menjaga mu setelah mereka pergi
Kyubei:
Karenanya, biar kuperkenalkan keluarga sambungmu
Reina:
Hm?
Kyubei:
Oichi, Claire, kemarilah
Kyubei memanggil anak dan istrinya
Kyubei:
Gadis kecil ini adalah Oichi dan yang disebelahnya adalah Claire
Oichi:
Halo
Claire:
Senang bertemu denganmu
Reina:
Senang bertemu kalian, paman Kyubei, bibi Claire, dan Oichi
Reina:
Terima kasih dan mohon kerja samanya
Kyubei:
Ya, mohon kerja samanya juga
Semenjak saat itu keluarga Kyubei mengasuh Reina bagaikan anak mereka sendiri
Reina:
’Bibi Claire.....’
Reina mengenang Claire, istri Kyubei yang meninggal saat berperang melawan invasi Cyaku (Yaku tingkat tertinggi) di kota Hikari. Kala itu semua orang menyaksikan kepahlawanan sepasang kekasih yang menyelamatkan kota Hikari dari kehancuran
Kyubei & Claire:
HYAAAAAA!!!!!
Kyubei dan Claire menyerang Cyaku dengan serangan terkuat yang mereka miliki
BOOOOMMMM!!!!!
Cyaku tersebut musnah
Claire:
Ini..adalah..perpisahan.....
Claire tewas karena Ia mengeluarkan serangan terkuatnya yang menghabiskan daya hidupnya
Kyubei:
CLAIRE!!!!!
Claire:
__ADS_1
Tolong..jaga Oichi dan Reina...
Claire:
Maaf...aku tak bisa....bersama mereka...lebih lama lagi....
Claire:
Selamat...tinggal......
Kematian Claire disaksikan oleh seluruh manusia yang ada. Saat pemakamannya, banyak pejuang tingkat tinggi ikut berkabung
Reina:
Paman....
Kyubei:
O-ohh..Reina...?
Reina:
Jangan bersedih
Kyubei:
Bersedih? Ahaha..tidak, aku bangga punya istri sepertinya
Kyubei:
Dia itu kuat, berani, tegar, dan tulus
Kyubei:
Kematiannya pun begitu terhormat, makanya aku tidak boleh bersedih
Kyubei:
Daripada itu, Oichi dimana?
Reina:
Dia disamping bibi Claire
Kyubei:
Eh?
Kyubei menoleh ke arah mayat Claire dan dilihatnya rambut berwarna merah muda dengan pita biru sedang berada di samping mayat istrinya
Kyubei:
Oichi.....
Kyubei berjalan menuju ke tempat Oichi berada bersama Reina
Kyubei:
Oichi, apa yang kamu lakukan?
Oichi:
Aku hanya mau menemani ibu sebelum dia tertidur, dia bilang aku tidak boleh menangis
Kyubei:
Ahh..
Ngiingg....
Disamping Oichi berdiri roh Claire
Kyubei:
Claire....?
Claire:
Oichi, Reina, jadilah wanita yang kuat dan lindungilah mereka yang lemah
Oichi:
Baik Ibu
Reina:
Baik bibi Claire
Claire:
Lalu.....
Claire menatap Kyubei
Claire:
Wah..lihat pria gagah satu ini, dia bahkan tidak bersedih sama sekali
Kyubei:
Gahaha....
Kyubei tertawa kecil sebelum akhirnya tangisnya pecah
Kyubei:
Ohh..berat sekali rasanya
Oichi:
Ayah..
Reina:
Paman..
Claire:
Aku tidaklah lenyap, karena aku akan terus mengawasi kalian dari atas sana
Claire mendekati Kyubei serta Oichi dan Reina dengan rohnya yang perlahan-lahan terkikis
Claire:
Kita akan tetap bersama sampai akhir
Woosshhh....
Roh Claire menghilang
Oichi & Reina:
Selamat tinggal
Kyubei:
Ayo, kita harus mengantarkannya ke tempat yang layak dan pantas
Oichi & Reina:
Ya
Pemakaman pun berlangsung
Reina:
’Aku tidak ingin kehilangan mereka’
__ADS_1