Yaku Impulsum 1st

Yaku Impulsum 1st
Pertanda


__ADS_3

Beberapa tahun berlalu, perang besar mulai berkecamuk di mana-mana. Banyak kehancuran terjadi di berbagai kota besar. Hal ini menyebabkan banyak korban jiwa.


Di kota Ozomi, Tatami kewalahan dengan banyaknya laporan tentang invasi Yaku yang merajalela dimana-mana


Tatami:


’Sebenarnya apa yang akan terjadi ini?’


Tatami:


’Banyak kota diserang habis-habisan, unit yang dikirimkan pun sampai kehabisan tenaga menanganinya’


Tatami mencoba meminta bantuan pada markas pusat


Rui:


’Ini dari kota Ozomi’


Rui membaca permintaan kota Ozomi


Rui:


’Invasi Yaku merajalela dimana-mana, unit yang dikirimkan pun tak sanggup menanganinya, kami membutuhkan lebih banyak pasukan’


Rui membalas pesannya


Tatami:


’Pasukan dengan standar seperti apa yang kalian perlukan?’


Tatami membalas pesannya


Rui:


’Tidak ada standar, mohon kirimkan pasukan apa saja yang ada’


Rui:


’Kalau kota Ozomi sampai mengirimkan pesan seperti ini, invasi Yaku tidaklah main-main’


Rui melihat peta dunia dan membaca laporan tentang invasi Yaku


Rui:


’Benar, rupanya sudah terjadi dimana-mana dan kota Ozomi yang pertama meminta bantuan’


Rui:


’Sepertinya Myuku sudah harus digunakan’


Rui pergi menemui Masato


Rui:


Overseer Masato, invasi Yaku pada berbagai belahan dunia kian merajalela, bantuan harus kita kirimkan dengan segera


Masato:


Baik, minimalkan Myuku yang dikirim agar kita tidak kehabisan unit nantinya


Rui:


Dimengerti


Rui langsung mengurus semua laporannya


Masato:


’Apa lagi kali ini ya?’


Masato mengirimkan pesan pada Haibei


Miura:


Tuan, ada pesan dari Overseer Masato


Haibei:


Baik


Haibei membaca isi pesannya


Haibei:


’Sepertinya Veriniyaku akan muncul lagi’


Haibei membalas pesannya


Masato:


’Benarkah?’


Masato menanggapinya


Haibei:

__ADS_1


’Ya, mereka sepertinya mulai mengganas, bahkan kudengar kalau banyak kota di berbagai belahan dunia terinvasi oleh Yaku’


Haibei membalas pesannya


Masato:


’Saya akan segera mempersiapkan diri’


Masato mengakhiri pesannya dengan mengirimkan simbol Myuku


Haibei:


’Dia harus tau tentang ini’


Haibei pergi menemui Malvinia


Haibei:


Waktunya sudah dekat


Malvinia:


Ya


Lili:


Mama dan paman mau kemana?


Malvinia:


Lili, Mama harus mengalahkan monster di luar sana


Lili:


Tapi Mama, monster-monster itu kuat


Malvinia:


Tidak, mereka tidak sekuat Mama


Lili:


Benarkah?


Malvinia:


Iya


Lili:


Lili ingin Malvinia melakukan janji kelingking


Malvinia:


Mama berjanji akan pulang


Lili:


Ehm! Lili akan menunggu Mama disini


Malvinia:


Itu baru Lili


Malvinia pergi bersama Haibei untuk bersiap-siap


Haibei:


Tak kusangka dirimu yang dulu sudah luluh hanya seorang anak kecil


Malvinia:


Anak itu menyadarkanku bahwa bangsa ku lah yang menyebabkan penderitaan pada manusia


Malvinia:


Yaku itu tidak berhati dan berjiwa, mereka hanya cangkang kosong yang digunakan sebagai pemusnah umat manusia


Haibei:


Aneh rasanya mendengarkan ini darimu yang merupakan Yaku kelas tertinggi


Malvinia:


Biarlah, mereka sudah tak menganggapku dan aku juga sudah memutuskan jalan ku


Haibei:


Baiklah, aku tak akan mengungkitnya lagi


Malvinia:


Hm


Sementara Haibei dan Malvinia bersiap, Miura memanggil kelompok Reina untuk bersiap pergi bersama Haibei

__ADS_1


Oichi:


Jadi baru kali ini paman Haibei akan menjalankan misi lagi?


Miura:


Begitulah


Oichi:


Memangnya misi seperti apa yang akan kita jalankan?


Miura:


Kalau menurutku, tuan Haibei sampai turun tangan, berarti keselamatan umat manusia sedang dipertaruhkan


Reina:


Tapi beberapa hari yang lalu, kita hanya mendengar kalau beberapa kota saja yang diserang dan itu pun sudah ditangani


Miura:


Hmm..bagaimana caraku menjelaskannya


Miura menunjukan sebuah layar yang berisikan laporan dari markas pusat


Miura:


Dalam beberapa hari ini, sebuah gerbang terbuka dan membuat banyak Yaku bertebaran dimana-mana


Miura:


Dan seperti yang kalian lihat, pasukan yang sudah dikerahkan pun tidak cukup untuk menangani semuanya


Miura:


Dari laporan terbaru, banyak prajurit yang sudah kelelahan, karenanya invasi kali ini cukup mengerikan


Chitose:


Hmm...rasanya kejadian ini familiar sekali


Chitose:


Benar bukan Reina-Sen, Oichi


Reina:


Ya, persis seperti waktu itu


Oichi:


Berarti, paman Haibei sampai turun tangan juga karena adanya dugaan kedatangan Veriniyaku lagi?


Miura:


Seperti itulah, tapi kali ini Nona Malvinia juga ikut bersama kalian


Oichi:


Eh? Apa maksudmu?


Miura:


Tuan Haibei dan Nona Malvinia pernah membuat perjanjian yang dimana mereka akan bekerja sama hingga Veriniyaku selanjutnya berhasil dikalahkan


Reina:


Lalu apa yang akan terjadi setelah Veriniyaku selanjutnya telah dikalahkan?


Miura:


Entahlah, hanya Nona Malvinia yang akan memutuskannya


Miura:


Tapi jangan khawatir, Overseer Masato tidak akan ragu untuk turun tangan apabila tuan Haibei berada dalam bahaya


Miura:


Namun, disisi lain, tuan Haibei menyembunyikan keberadaan Nona Malvinia dari Overseer Masato


Chitose:


Itu berarti.....


Miura:


Benar, tuan Haibei berpotensi akan terkena hukuman dari markas pusat


Miura:


Kita hanya bisa berharap Overseer Masato akan berbaik hati dan mau mengerti apa yang terjadi antara Nona Malvinia dan tuan Haibei


Oichi:

__ADS_1


Semoga saja begitu


__ADS_2