
Tak lama pintupun terbuka dan memperlihatkan Raffi, Rendy dan Reyhan yang baru pulang dari kantor, kampus dan sekolah kalau Risky dia lagi jalan-jalan sama Agnes.
Mereka bertiga pun terdiam dan menatap Arni dan Revan begitupun sebaliknya.
"Kenapa diam disitu bang? Ayo duduk," ucap Arni yang heran dengan ketiga abangnya setelah mendengar ucapan Arni ketiga abangnya itupun berhambur kepada Arni untuk memeluknya hingga Revan yang ada disamping Arnipun tersingkir.
"Heh sakit anjir lo dorong-dorong kaya baru pertama kali liat Arni aja lo," ucap Revan dengan kesal pasalnya Rendy sedikit mendorongnya namun karena belum siap untuk berdiri akhirnya dia terduduk dilantai.
"Abang udah Arni gak bisa nafas ini," ucap Arni dengan kesal lalu mereka bertiga melepaskan pelukannya sedangkan Revan kembali duduk di samping Arni dengan tampang kesalnya.
"Lo udah maafin kami dek?" tanya Rendy sambil menatap Arni dan Arnipun mengangguk sambil tersenyum.
"Makasih ya dek akhirnya lo mau maafin kami," ucap Raffi lalu kembali memeluk adik perempuannya itu.
"Iya abang," ucap Arni dengan gemas
"Tapi beliin Arni coklat sama ice cream ya," ucap Arni dengan puppy eyes nya yang menggemaskan.
"No no no, nggak boleh makan yang manis-manis adek nanti giginya sakit makan coklat juga bikin jerawat tau," ucap Rendy trus menatap Arni mendengar jawaban Rendy Arnipun kesal.
"Yaudah Arni marah aja lagi kalau nggak dibeliin," ucap Arni sambil mengerucutkan bibirnya sambil menoleh kesamping tanpa dia sangka kebetulan bang Revan yang berada dekat dengannya pun menoleh kesamping untuk membersihkan bajunya dari debu akibat terjatuh dilantai tadi alhasil bibir mereka bersentuhan untuk beberapa detik yang membuat semua yang ada di ruangan itu membelalakkan matanya terutama Arni dan Revan.
__ADS_1
"ABANGGGGGG,, FIRSTTT KISSS GUEE!!!" ucap Arni sambil berteriak.
"Abang ngeselin ihhh," ucap Arni dengan marah.
"Heh, mana abang tau kalau lo bakal ngadep kesitu lagian itu juga first kiss abang harusnya itu buat Adelia bukan buat lo," ucap Revan yang juga kesal karena first kissnya pada Arni yang notabenenya adalah adik perempuannya.
"Tahu ahh Arni marah," ucap Arni dan berlalu pergi dari sana dengan tak lupa menghentakkan kakinya terlebih dahulu.
"Itu adek lo ege' ngapa Lo cium hah!" ucap Raffi sambil menjitak Revan dengan keras.
"Sakit abang lagian gue kan gak sengaja," ucap Revan sambil memegang jidatnya yang kena jitak bang Raffi.
"Bibirnya si adek manis nggak bang?" tanya Rendy dengan watadosnya.
"Itu adek kita loh masa lo berdua omongin kaya gitu," ucap Reyhan dengan kesal.
"Tau nih gue bogem baru tau rasa lo, ohh atau mau ngerasain kaya Risky kemarin mau?" tanya Raffi sambil menatap kedua adiknya itu dengan nyalang yang langsung dijawab dengan gelengan kepala oleh keduanya.
"Ampun bang ampun," ucap keduanya dan berlari kearah kamar masing-masing.
"Yaudah gue ke kamar juga ya bang," ucap Reyhan yang diangguki oleh Raffi.
__ADS_1
Sedangkan dikamar Arni, dia langsung membanting tubuhnya di ranjang king size nya itu sambil guling-gulingan.
"Aaaa, abang ihh first kiss gue kan rencananya buat pacar gue nanti lah ini malah sama bang Revan aaa gak rela, ya malu dong kalau semisal ada yang nanya first kiss lo sama siapa ya kali gue jawab abang gue sendiri apa kata dunia coba,, aaaa bunda bibir Arni udahh gak suci lagi," ucap Arni teriak-teriak gak jelas di dalam kamarnya.
Pagi haripun tiba seperti hari-hari biasanya Arni kembali marah akibat first kiss kemarin akhirnya mendiami para abangnya kembali.
"Loh Arni marah lagi? Bukannya kemarin udah baikan ya?" tanya Risky yang tak tau apa-apa.
"Gara-gara ulahnya si curut satu ini nih," ucap Reyhan sambil menatap Revan dengan kesal.
"Emang dia ngapain?" tanya Risky.
"Dia ngambil first kissnya si adek makanya marah," jawab Rendy yang membuat Risky melotot.
"First kiss?" Tanya Risky yang membuat yang lainnya mengangguk.
"Lo gila apa hah, gue aja belum pernah loh ngambil first kissnya Agnes masa lo sama adek lo sendiri sih kan bisa sama si Adelia kalau lo emang udah ngebet banget," ucap Risky dengan sedikit membentak.
"Ya sorry Ky lagian itu terjadi karena ketidak sengajaan," ucap Revan lalu menceritakan semua yang terjadi kemarin.
"Ck! Yaudah satu-satunya bisa bikin dia baikan lagi sih ya cuman permintaannya itu," ucap Risky.
__ADS_1
"Lo yakin Ky?" tanya Raffi sambil menatap Risky.
"Percaya sama gue," ucap Risky lalu mereka pergi ke kantor, kampus dan sekolah.