Abaddon Skuad Penghancur

Abaddon Skuad Penghancur
Kondisi Genting


__ADS_3

... Pernyataan kemerdekaan oleh masyarakat Uganda membuat sekertaris jenderal Liga Arab saat ini Abdul Khalek Riad ingin menemui pihak Uni Afrika dan perwakilan Uganda untuk membantu. Namun setelah kunjungannya penyakit yang di derita oleh sekjen Liga Arab kambuh sehingga dengan terpaksa tim keamanan Liga Arab membawa sang sekjen ke rumah sakit Indonesi untuk Afrika tempat Ruan bekerja. Informasi ini diketahui oleh skuad Abaddon yang langsung ikut mengamankan kedatangan sekjen Liga Arab dari balik bayang - bayang sementara Seymour, Ruan, Rizki, dan Barnard menyambu secara langsung untuk memberikan pertolongan serta perawatan....


“Dokter Rizki, Dokter Ruan kami serahkan penanangan sekjen Riad kepada kalian berdua! (dalam bahasa Inggris)” kata Seymour pernuh percaya diri.


“Baik! (dalam bahasa Inggris)” jawab Ruan dan Rizki kompak yang langsung membawa sekjen Liga Arab untuk mendapatkan perawatan didampingi oleh beberapa suster dan tim keamanan dari Liga Arab.


... Rekam medis sekjen Liga Arab yang bersifat rahasis membuat Ruan dan Rizki tidak mengetahui apa yang di derita oleh sang sekjen. Namun setelah mereka melakukan pemeriksaan di ruang perawatan mereka menyimpulkan bahwa sang sekjen harus segera di operasi untuk mencegah hal yang tidak diinginkan. Ketika mereka berdua hendak membawa sang sekjen ke ruang operasi tim keamanan liga arah langsung menghentikan mereka sambil menodongkan senjata ke arah mereka....


“Naga sepertinya terjadi kesalah pahaman antara tim keamanan Liga Arab dengan kakakmu!” kata Lestrade yang mengawasi mereka dari luar ruangan.


... Mendengar hal itu tanpa basa basi Naga langsung berlari ke arah ruang perawatan sang sekjen Liga Arab sambil mengambil sebuah pensil. Di waktu yang bersamaan pemimpin tim keamanan Liga Arab baru tiba di rumah sakit Indonesia untuk Afrika dan bergegas ke ruang perawatan sang sekjen. Setibanya Naga di ruang perawatan Naga langsung berdiri di depan Ruan dan Rizki sambil mengarahkan pensil yang dia bawah ke arah tim keamanan Liga Arab....


“Apapun yang kamu pikirkan dan rencanakan, aku akan mengikutimu!” kata Jerax yang sudah bersiap untuk berperang.


“Aku juga, aku juga, aku juga!” lanjut Marco, Orson, dan Schatzi bergantian.


“Tampaknya kami semua akan mengikutimu apapun yang terjadi Naga!” lanjut Hamzah sambil tersenyum bangga bersiap berperang.


“Apa kamu bercanda? Ingin menjadi seorang pahlawan dengan datang kesini sambil mengarahkan sebauh pensil kepada kami? (dalam bahasa Inggris)” kata salah satu tim keamanan sekjen Liga Arab.


“Whoa ... whoa ... whoa, tenang semuanya tenang! (dalam bahasa Inggris)” kata pemimpin tim keamanan sekjen Liga Arab sambil merentangkan kedua tangannya ke arah Naga dan ke arah bawahannya.


“Tolong turunkan senjata kalian! (dalam bahasa Inggris)” kata sang pemimpin tim keamanan sekjen Liga Arab kepada semua bawahannya yang langsung dituruti.

__ADS_1


“Naga bisakah kamu meminta semua anggota Abaddon untuk menurunkan senjatanya dan tolong turunkan juga pensilnya? (dalam bahasa Inggris)” pinta sang pemimpim tim keamanan sekjen Liga Arab ramah penuh harap sambil menatap Naga yang seketika membuat semua anak buahnya terkejut ketakutan.


“Semuanya tenang! (dalam bahasa Inggris)” pinta Naga yang membuat semua anggota Abaddon menurunkan senjatanya.


“Terima kasih atas pengertiannya Naga. (dalam bahasa Inggris)” kata sang pemimpin tim keamanan Liga Arab ramah dengan penuh hormat.


“Semoga sikap tim keamanan kami tidak menyinggung perasaan anda dokter Ruan, dokter Rizki. (dalam bahasa Inggris)” lanjut sang pemimpin tim keamanan sekjen Liga Arab sambil tersenyum ramah melihat ke arah Ruan dan Rizki.


“Apakah operasi satu - satunya jalan untuk menolong tuan Riad? (dalam bahasa Inggris)” tambah sang pemimpin tim keamana Liga Arab.


“Iya, izinkan kami melakukannya dalam 30 menit untuk menolongnya! (dalam bahasa Inggris)” pinta Rizki penuh harap sambil melihat ke arah tim keamanan sekjen Liga Arab penuh pecaya diri.


“Sebaiknya kita mempercayakan keselamatan nyawa tuan Riad kepada orang yang menguasai bidangnya dan aku tidak pernah meragukan kemampuan kakakku beserta suaminya. (dalam bahasa Inggris)” tambah Naga sambil menatap tim keamanan sekjen Liga Arab dengan tatapan dingin yang membuat mereka terkejut.


... Sang sekjen Liga Arab langsung di operasi oleh Rizki beserta Ruan dan selama operasi berlangsung dua anggota Abaddon berdiri di depan ruang operasi untuk berjaga - jaga. Setelah selesai melakukan operasi dua orang Abaddon selalu mendampingi Ruan dan Rizki kemanapun mereka pergi. Hingga akhirnya ketika malam tiba sang sekjen Liga Arab telah sadarkan diri dan langsung dibawa pulang oleh tim keamanan Liga Arab ke hotel tempat mereka menginap....


“Syukurlah operasi yang kalian lakukan tepat meskipun rekam medis pasien sangat rahasia! (dalam bahasa Inggris)” puji Seymour sambil tersenyum bangga menatap Rizki dan Ruan.


“Kalian luar biasa, kerja bagus! (dalam bahasa Inggris)” puji Barnard yang baru tiba di ruangan Seymour ketika Seymour sedang mengobrol dengan Ruan dan Rizki.


“Izinkan aku duduk disini dulu Seymour, hari ini benar - benar menegangkan! (dalam bahasa Inggris)” pinta Barnard yang langsung duduk sambil bernapas lega.


“Apa yang terjadi dokter Barnard? (dalam bahasa Inggris)” tanya Ruan penasaran.

__ADS_1


“Operasi kalian sangat menegangkan, jika operasi kalian gagal kita tidak tahu langkah apa yang akan di ambil oleh Liga Arab. Namun keputusan Naga tampaknya sudah sangat jelas dia tidak akan membiarkanmu terluka ataupun diancam oleh pihak manapun, sekalipun itu persatuan dari berbagai negara. (dalam bahasa Inggris)” jawab Barnard sambil menyandarkan punggunya ke kursi.


“Apakah peperangan bisa terpecah? (dalam bahasa Inggris)” tanya Rizki memastikan.


“Tidak menutup kemungkinan, melihat pergerakan skuad Abaddon sepertinya mereka akan mengikuti apapun keputusan yang di ambil oleh Naga. Mereka semua jika bersatu sanggup menghancurkan sebuah negara dengan kemampuan mereka dan disisi lain tidak akan ada negara yang mau diremehkan oleh sekelompok orang bukan? (dalam bahasa Inggris)” jawab Seymour sambil menatap Rizki dan Ruan ramah.


... Malam itu skuad Abaddon beristirahat terakhir di rumah sakit Indonesia untuk Afrika dan keesokan paginya mereka pamit untuk bertemu pihak uni Afrika membicarakan Uganda dan beberapa negara yang mereka kunjungi untuk memberikan persediaan obat - obatan. Ruan dan Rizki kembali melakukan aktivitas rutin mereka seperti biasanya setelah mengantarkan kepergian Naga beserta skuad Abaddon lainnya. Meskipun Ruan masih mencerna kenyataan tentang Naga tapi saat ini Ruan tahu dan mengerti beban tanggung jawab sebesar apa yang Naga pikul....


... Dua minggu berlalu Naga dan skuad Abaddon lainnya sudah kembali sejak satu minggu yang lalu serta kembali ke aktivitas mereka masing - masing kala sedang tidak bertugas. Ruan dan Rizki baru kembali dari Afrika yang langsung bekerja di rumah sakit tempat mereka bekerja masing - masing. Tahu Ruan dan Rizki yang sudah kembali ke Indonesia Naga meminta izin cuti kepada Sudirman untuk berkumpul dengan keluarganya di Surabaya....


“Thea apakah malam ini kamu sudah memiliki agenda?” tanya Naga memastikan.


“Sepertinya kamu tidak perlu bertanya seperti itu kepada Thea Naga karena Thea akan selalu memprioritaskan kamu.” jawab Lisa yang mendengar pembicaraan Naga dengan Thea sambil tersenyum jahil menatap Thea.


“Tetap saja meskipun begitu ketika Thea sudah memiliki janji dengan orang lain aku tidak ingin Thea mengingkarinya demi aku.” jawab Naga santai.


“Aku belum ada agenda apapun Naga, tapi cafe tutup jam 8 malam.” jawab Thea sambil tersenyum manis menatap Naga.


“Kalau kalian mau pergi jam 6 atau jam 7 tidak apa, aku bisa sendiri menutup cafe kok.” sahut Lisa sambil tersenyum melihat ke arah Thea dan Naga.


“Tidak perlu Lisa, tidak masalah jam 8 juga.” jawab Naga santai.


“Tidak, tidak, tidak Naga!” kata Lisa yang langsung menghampiri Naga.

__ADS_1


“Kamu jarang ke Surabaya, Thea sangat bahagia ketika bersama kamu dan aku juga ikut bahagia ketika melihat Thea bahagia. Jadi kamu harus menjemput Thea paling cepat jam 6 sore tidak boleh lebih malam daripada itu karena kalian harus menghabiskan waktu bersama sebanyak mungkin selama kamu sedang di Surabaya!” pinta Lisa sambil menatap Naga serius.


__ADS_2