
... Naga, Rex, John, serta Oliver mengalami luka ringan yang membuat mereka mampu dengan segera kembali ke mobilnya dan langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Khalid. Khalid meminta mereka berempat untuk kembali ke rumah aman terlebih dahulu karena lawan yang mereka hadapi kali ini telah mempersiapkan segalanya dengan matang. Hal itu Khalid ketahui ketika Marco dibantu yang lain sibuk menyelidiki orang - orang yang membawa pergi Diana Spencer....
“Mereka bukan kelompok kriminal biasa, mereka adalah kelompok kriminal bernama Groudon sebuah kelompok kriminal yang berisikan tentara bayaran dan uang kotor. Mereka berambisi memperbaiki bumi dengan segala cara salah satunya yang akan mereka lakukan adalah genosida.” kata Khalid ketika Naga dan yang lainnya sudah tiba di rumah aman.
“Marco mencari tahu keberadaan di tempat yang dekat dengan jalur pelarian seperti pelabuhan Tanjung Priok, Anyer, bandara Soekarno Hatta dan Halim Perdana Kusuma tapi tidak ada tanda - tanda keberadaan mereka.” lanjut Khalid ketika Primrose dan Izdihar sibuk mengobati Naga serta yang lainnya setelah bertarung melawan Jason dan Latias.
“Sampai akhirnya aku menemukan sebuah truk super besar yang berada di daerah Jakarta Utara. Aku melakukan pemindaian terhadap truk tersebut dan menemukan bahwa truk tersebut menggunakan energi yang sangat tinggi untuk ukuran sebuah truk.” tambah Marco sambil menunjukan temuan truk yang dia maksud.
“Mereka akan memindahkan virusnya dalam perjalanan.” tebak Naga penuh percaya diri sambil melihat ke arah Jason dan Oliver.
“Mempertimbangkan jarak dan waktu, aku menemukan bahwa tersedia kapal kargo di bandara Kertajati yang bisa membawa mereka pergi dari sini.” sahut Quince sambil menampilkan hasil temuannya ke layar monitor yang lebih besar agar dapat dilihat oleh semua orang.
“Kita harus mendapatkan virusnya sebelum mereka terbang.” jawab John penuh percaya diri yang menguasai bahasa Indonesia begitupun dengan Oliver.
__ADS_1
“Apa kamu sudah memiliki rencana Naga?” tanya Oliver sambil menatap Naga.
“Ya kita akan menyusul mereka lewat udara.” jawab Naga penuh percaya diri sambil menatap monitor yang ada di hadapannya dengan fokus.
... Naga langsung meminta Primrose untuk mengemudi bersamanya sedangkan John bersama dengan Oliver, lalu Naga meminta Hamzah dan Jerax untuk ikut mengemudi mendampingi mereka masing - masing dalam mobil sendiri. Marco diminta untuk terus mengawasi pesawat kargo yang akan membawa kelompok Groudon di bandara Kertajari. Lestrade, Orson, Rex, Sachtzi, Izdihar serta Quince diminta Naga untuk segera pergi ke bandara Kertajati untuk berjaga - jaga jika Naga dan yang lainnya gagal....
... Dengan sigap mereka semua langsung mengikuti rencana yang dibuat oleh Naga dan mempersiapkan mobil yang akan mereka gunakan. Naga bersama Primrose dalam satu mobil, John bersama Oliver dalam satu mobil, Hamzah serta Jerax masing - masing dalam mobil sendiri langsung masuk ke pesawat kargo di bandara Halim Perdana Kusuma yang langsung terbang mengejar kelompok Groudon. Lestrade, Orson, Rex, Sachtzi, Izdihar serta Quince langsung terbang menuju bandara Kertajati menggunakan helikopter sambil membawa persenjataan lengkap....
... Naga dan timnya bergerak dalam sebuah formasi mengejar truk kelompok Groudon dengan kecepatan tinggi menyalip berbegai kendaraan sepanjang jalan tol Cipularang. Menyadari kehadiran Naga dan timnya dua mobil pengawal dari kelompok Groudon yang berada di depan truk langsung mengurangi kecepatan agar bisa melindungi bagian belakang truk. Ketika satu orang dari masing - masing mobil pengawal kelompok Grooudon mulai menembaki ke arah Naga dan timnya mobil Hamzah serta Jerax bertindak sebagai perisai karena anti peluru....
... Naga dan John mengeluarkan sebagian badan mereka untuk membidik dua mobil pengawal kelompok Groudon. Ketika orang - orang dari kelompok Groudon sedang mengisi ulang Naga dan John kompak langsung menembak ban bagian belakang dari masing - masing mobil pengawal kelompok Groudon. Melaju dengan kecepatan tinggi dengan satu ban pecah membuat kedua mobil pengawal kelompok Groudon tidak stabil hingga terjadi kecelakaan tunggal dari masing - masing mobil....
... Primrose dan Oliver langsung menancap gas untuk mendekati truk kelompok Groudon yang membawa Diana lalu Naga serta John melompat ke dua sisi truk tersebut. Ketika Naga dan John sudah berdiri di atas truk untuk bersiap membuat pintu masuk tiba - tiba Jason bersama Latias naik ke atas dari kaca bagian atas truk tersebut. Tanpa banyak bicara duel dua melawan dua pun langsung terjadi dimana Primrose, Hamzah, Jerax, beserta Oliver mengawasi dari samping kanan kiri dan belakang truk kelompok Groudon....
__ADS_1
... Pada awalnya Naga dan John bertarung melawan satu lawan satu yang membuat mereka terpojokan dan hampir jatuh beberapa kali. Sadar teknologi yang ditanam dalam tubuh Jason dan Latias tidak mungkin membuat mereka menang akhirnya Naga dan John bekerja sama untuk menumbangkan salah satu dari mereka terlebih dahulu. Naga dan John berusaha untuk selalu menghindari serangan serta pertarungan dengan Jason agar bisa memfokuskan serangan mereka kepada Latias....
... Setelah beberapa serangan mereka berdua berhasil mengenai Latias tiba - tiba Naga dan John sekarang berusaha untuk menghindari serangan serta pertarungan dengan Latian agar bisa memfokuskan menyerang Jason. Naga dan John terus melakukan hal tersebut dengan tempo yang sangat cepat sehingga membuat Jason serta Latian kebingungan. Pada saat itulah Naga dan John menyerang Latias hingga membuatnya terjatuh dari truk kelompok Groudon dan langsung tertabrak oleh mobil lainnya yang melaju dari arah belakang....
... Melawan Naga dan John sendirian membuat Jason kebingungan hingga serangannya tidak satupun berhasil mengenai mereka berdua. Akhirnya Naga melompat untuk memecahkan kaca truk bagian atas yang digunakan Jason dan Latias sebelumnya sambil memegang leher Jason membuat lehernya patah dan tewas seketika. John yang melompat masuk mengikuti Naga langsung memeriksa keadaan Diana sementara Naga meminta kepada sang supir truk untuk menepi dengan menodongkan senjata api tepat di dahi kanannya....
... Naga dan timnya berhasil mendapatkan virusnya kembali serta menyelamatkan nyawa Diana walaupun menyebabkan beberapa kerusakan di sepanjang jalan tol Cipularang. Primrose juga langsung melaporkan keberhasilan mereka kepada Khalid agar tim di bandara Kertajati bisa langsung meringkus pesawat kargo kelompok Groudon bersama pihak keamanan bandara. Para petugas kepolisian dan tim medis segera datang ke area tempat pertarungan Naga di tol Cipularan dan ke area pesawat kargo milik kelompok Groudon....
...
... Aksi Naga dan timnya sempat membuat heboh media nasional yang secara kebetulan membuat Ruan beserta Rizki yang sedang di Jakarta mengetahui hal tersebut. Ruan dan Rizki sedang di Jakarta untuk menghadiri pertemuan para dokter mewakili rumah sakit tempat mereka bekerja masing - masing. Hari itu Thea juga sedang berada di Jakarta yang berniat untuk liburan bersama Naga pada akhir pekan tanpa tahu bahwa Naga akan mengundurkan diri dari skuad Abaddon....
... Tidak lama setelah mendengar berita itu baik Ruan dan Thea langsung menghubungi Naga untuk memastikan keadaanya. Naga dengan santai menjawab bahwa dirinya baik - baik saja dan langsung pergi ke rumah sakit bersama Diana beserta yang lainnya. Setelah dilakukan pemeriksaan dan perawatan Naga mengusulkan untuk makan malam bersama setelah menyelesaikan misi yang langsung disepakati oleh semua baik oleh skuad Abaddon ataupun keluarga Spencer....
__ADS_1