Abaddon Skuad Penghancur

Abaddon Skuad Penghancur
Keluarga Besar


__ADS_3

... Pada makan malam kali ini Naga mengajak Ruan, Rizki, dan Thea dengan persetujuan seluruh anggota skuad Abaddon. Naga dan semua skuad Abaddon mulai mempersiapkan makan malam sejak pukul 4 sore sambil menunggu kedatangan keluarga Spencer, Ruan, Rizki dan Thea. Keluarga Spencer tiba lebih dahulu sekitar jam 6 sore yang langsung di sambut hangat oleh seluruh anggota skuad Abaddon....


“Naga anak laki - laki yang paling aku sukai dari Indonesia!” kata Queenie yang langsung memeluk erat Naga sambil tersenyum bahagia.


“Queenie!” jawab Naga sambil membalas pelukan Quennie dengan erat.


“Bagaimana keadaanmu Diana?” tanya Naga ramah sambil melihat ke arah Diana.


“Lebih baik.” jawab Diana sambil tersenyum menatap Naga.


“Terima kasih sudah menyelamatkan putriku!” sahut Quennie sambil tersenyum bangga menatap Naga.


“John! Oliver!” lanjut Naga sambil menjabat tangan serta memeluk mereka berdua secara bergiliran.


“Naga!” balas John dan Oliver bergantian yang berjabat tangan serta memeluk Naga.


...Queenie merupakan ibu dari John, Oliver, dan Diana yang juga merupakan salah satu petinggi MI6 dengan kemampuan yang tidak bisa diremehkan sekalipun usianya sudah mulai lanjut. Keluarga Spencer langsung mengobrol santai dengan anggota Abaddon yang lainnya sambil sesekali bersenda gurau mengingat semua anggota keluarga Spencer sudah pasif berbahasa Indonesia. Naga yang mendapat pesan dari Ruan langsung menghampiri Ruan yang datang bersama Rizki untuk mengajaknya segera pergi bertemu yang lainnya....


“Wow, siapa wanita cantik ini Naga?” tanya Queenie sambil tersenyum ramah menatap Ruan yang membuat Ruan tersenyum manis.


“Ini kak Ruan kakak perempuanku dan ini mas Rizki suami kak Ruan, kebetulan mereka sedang ada acara di Jakarta jadi aku mengajak mereka untuk bergabung. Semoga Queenie dan yang lain tidak keberatan.” jawab Naga ramah sambil melihat ke arah Queenie, John, Oliver, dan Diana.


“Tentu tidak masalah Naga, rasanya menjadi seperti kumpul keluarga besar.” jawab Queenie sambil tersenyum ramah menatap Naga dan Ruan.


... Ruan dan Rizki mulai berkenalan dengan keluarga Spencer sekaligus mengakrabkan diri dengan mereka dan anggota Abaddon lainnya. Naga beserta beberapa anggota lainnya mengobrol sambil tetap mempersiapkan hidangan makan malam mereka. Tidak lama kemudian Thea mengirim pesan bahwa dirinya sudah tiba di alamat yang Naga berikan dan Naga langsung menjemput Thea....


... Saat Thea bertemu dengan skuad Abaddon lainnya seketika suasana berubah yang membuat Thea merasa canggung. Thea sudah menduga hal ini akan terjadi karena skuad Abaddon tidak akan melupakan perbuatan Thea yang berusaha menjadikan Naga sebagai kambing hitam. Naga yang juga menyadari hal tersebut menggandeng Thea agar Thea duduk di salah satu kursi yang telah Naga siapkan....


“Siapa wanita cantik ini Naga?” tanya Queenie yang tersenyum ramah penasaran sambil melihat ke arah Thea.


“Dia Thea kekasihku.” jawab Naga sambil tersenyum yang membuat keluarga Spencer terkejut.

__ADS_1


“Wow, ini benar - benar tidak terduga.” sahut John sambil tersenyum ramah.


“Perkenalkan aku Diana.” kata Diana memperkenalkan diri.


“Thea.” jawab Thea sambil tersenyum ramah.


“Lama tidak bertemu Thea.” sapa Primrose sambil tersenyum ramah menatap Thea.


“Apa kamu benar - benar ingin bertemu dengannya Prim?” tanya Quince ketus.


“Quince, move on!” pinta Hamzah sambil melihat ke arah Quince.


“Aku setuju dia datang kesini tapi bukan berarti aku bisa menerima kehadirannya disini.” jawab Quince sambil menatap Hamzah kesal yang membuat Thea menunduk merasa bersalah.


“Apa yang terjadi Prim, Thea?” tanya Ruan penasaran sambil melihat ke arah Primrom dan Thea bergantian.


“Aku pernah berusaha menjebak Naga untuk menjadi kambing hitam atas pembunuhan yang aku lakukan kak Ruan, maaf.” jawab Thea sambil menunduk penuh penyesalan yang membuat Ruan terkejut tidak percaya.


“Thea dijebak oleh DKM sehingga dengan terpaksa Thea harus membunuh dua orang anggota DKM yang bersih dan DKM berencanca menjadikan Naga sebagai kambing hitam atas kasus tersebut. Saat itu Thea belum tahu bahwa Naga seorang Abaddon dan DKM yang tahu bahwa Thea pernah satu SMA dengan Naga meminta Thea mendekati Naga dengan dalih untuk merekrut Naga ke DKM tanpa mengetahui masa lalu mereka berdua.” jelas Primrose yang membuat Thea terkejut karena Primrose mau membantunnya menjelaskan cerita tersebut.


“Disisi lain kami sudah mengetahui rencana DKM untuk menjadikan kami kambing hitam dan Naga menceritakan masa lalunya dengan Thea. Akhirnya Naga berpura - pura terjebak oleh rencana Thea yang padahal sebenarnya kamilah yang memanfaatkan rencana Thea untuk menghancurkan DKM.” lanjut Primrose sambil menatap Ruan.


“Itu bukan salahmu Thea, kamu juga korban. Naga bisa menerimamu maka kamu juga jangan terjebak dengan kehidupan masa lalumu, melangkahlah maju menatap masa depan!” pinta Ruan sambil tersenyum ramah menatap Thea.


“Terima kasih kak Ruan, Prim!” jawab Thea yang tersenyum lega.


“Wah semua makanannya sudah siap!” kata Queenie yang meletakan makanan yang baru dia bawa diikuti oleh Diana dan Naga.


“Quince sepertinya kamu perlu membawa kursi lagi!” pinta Primrose ramah.


“Baiklah.” jawab Quince santai.

__ADS_1


“Tidak perlu, biar aku yang membawa kursi lagi!” kata Thea berusaha membantu.


“Kamu tidak perlu berusaha menjadi baik karena itu tidak akan mengubah fakta apapun!” jawab Quince ketus sambil menatap Thea dengan tajam.


“Duduklah di kursiku Quince!” pinta Naga ramah.


“Tidak perlu, aku bisa mengambil kursi lagi.” jawab Quince santai.


“Jika kamu mengambil kursi lagi kamu harus duduk di sebelah Thea karena bagian meja itu yang masih kosong, apa kamu tidak masalah?” tanya Naga yang seketika membuat Quince berhenti berjalan.


“Duduklah di kursiku!” pinta Naga yang membuat Quince langsung duduk di kursi milik Naga sebelumnya.


“Biar aku ambilkan kursi lagi Naga!” kata Thea yang hendak pergi tapi langsung Naga cegah dengan memegang tangan kanan Thea.


“Tidak perlu Thea.” jawab Naga sambil tersenyum menatap Thea.


... Naga langsung menggenggam tangan Thea sambil berjalan kembali ke arah meja makan lalu menarik kursi yang diduduki Thea sebelumnya. Naga langsung duduk di kursi tersebut dan menarik Thea agar Thea duduk di atas pangkuannya. Hal itu langsung membuat Thea tersipu malu dan membuat semuanya terkejut atas tindakan Naga karena baru pertama kali melihat Naga bersikap seperti itu....


“Huoooooh.” kata skuad Abaddon dan keluaga Spencer kompak yang membuat wajah Thea memerah karena malu.


“Tidak apa, kamu bisa makan sambil duduk di pangkuanku.” jawab Naga santai sambil tersenyum menatap Thea.


“Sepertinya aku harus lebih sering datang ke Indonesia, melihat Naga bersikap seperti ini menarik juga.” kata Queenie sambil tersenyum yang membuat semua orang ikut tertawa tipis sambil melihat ke arah Naga dan Thea.


“Apakah kamu tinggal di Surabaya juga Thea?” tanya Queeni memastikan.


“Iya betul.” jawab Thea yang masih tersipu malu.


“Dia memiliki cafe di Surabaya Queeni.” tambah Naga sambil tersenyum ramah.


“Itu bagus sekali, aku langsung mendapatkan rekomendasi tempat makan ketika pergi ke Surabaya nanti.” jawab Queeni sambil tersenyum lega.

__ADS_1


... Mereka mulai menikmati makan malam bersama sambil mengobrol santai dan sesekali bersenda gurau yang membuat suasana makan malam mereka semakin hangat. Ruan dan Rizki hanya bisa tersenyum melihat sikap Naga yang romantis kepada Thea di tengah skuad Abaddon yang belum bisa menerima kehadiran Thea sepenuhnya. Sesekali Thea berbicara manja kepada Naga dengan sedikit berbisik karena malu jika terdengar oleh yang lain dan membuat mereka berdua tersenyum bahagia menatap satu sama lain seolah - olah mereka sedang makan malam hanya berdua saja....


__ADS_2