
... Naga yang sedang cuti tinggal di rumah Bunda bersama Anya serta Rangga dan Naga meminta Ruan beserta Rizki untuk makan malam bersama mereka di rumah Bunda. Sejak sore hari Naga sibuk mempersiapkan makan malam dibantu oleh Bunda dan Anya. Tepat pada pukul 6 sore Naga izin pergi keluar tanpa memberitahu bahwa dirinya hendak menjemput Thea....
... Thea yang sudah diberitahu Naga bahwa dia hendak di ajak makam malam bersama keluarga besar Naga mempersiapkan beberapa camilan dari cafenya untuk dibawa ke rumah Bunda. Sekitar jam setengah tujuh malam Ruan bersama Rizki sudah tiba di rumah Bunda dan langsung membantu Bunda serta Anya menghidangkan makan malam mereka. Tidak lama kemudian Naga kembali bersama Thea yang langsung membuat Bunda, Anya, Ruan, Rizki, serta Rangga terkejut sambil menyambut kedatangan Thea....
“Bunda ini aku membawakan sedikit makanan dari cafe milikku semoga Bunda dan semuanya suka.” kata Thea sambil memberikan bingkisan yang dia bawa.
“Tidak perlu repot - repot Thea, Bunda suka kok makanan dari cafe milikmu.” jawab Bunda yang tersenyum ramah sambil menerima bingkisan dari Thea.
“Silahkan duduk kak Thea!” pinta Anya sambil menyediakan kursi untuk Thea.
“Terima kasih Anya.” jawab Thea yang langsung duduk di samping kursi Naga sambil tersenyum ramah menatap Anya.
“Yuk kita makan!” ajak Bunda sambil tersenyum ramah menatap semuanya.
... Mereka semua makan malam bersama dengan penuh suka cita sambil mengobrol santai yang terkadang diikuti dengan sebuah senyum tawa canda. Semua keluarga Naga tahu betul sejarah Naga bersama Thea meskipun demikian keluarga Naga masih menyambut hangat Thea dan itu membuat Thea sedikit terharu. Ruan dan Anya juga begitu akrab dengan Thea seolah - olah mereka tidak sabar agar Thea bisa segera menjadi bagian dari keluarga mereka....
“Aku senang melihat kak Thea seperti saat ini.” kata Anya sambil tersenyum menatap Thea.
“Memang aku seperti apa Anya?” tanya Thea penasaran.
“Kak Thea terlihat sangat bahagia ketika sedang bersama kak Naga.” jawab Anya sambil tersenyum yang membuat Thea tersipu malu.
“Tapi sepertinya Naga tidak peka.” kata Ruan sambil tersenyum jahil menatap Naga.
__ADS_1
“Peka tentang apa?” tanya Naga keheranan.
“Thea yang sangat bahagia ketika menghabiskan waktu bersama kamu.” jawab Ruan yang tersenyum sambil melihat ke arah Thea.
“Kalau kak Naga bagaimana?” tanya Anya yang tersenyum penasaran.
“Kakak tidak akan meletakan kebahagiaan kakak kepada Thea.” jawab Naga santai sambil menikmati makan malamnya yang langsung membuat suasana makan malam berubah menjadi hening seketika.
... Anya langsung merasa bersalah telah menanyakan hal tersebut kepada Naga karena Naga tidak akan menjawab hal seperti itu jika tidak ditanya. Sementara Thea tidak bisa menyalahkan Naga karena dia tahu bahwa hati yang telah dikhianati tidak akan kembali utuh seperti semula. Apalagi Thea tahu bahwa dirinya bukan hanya pernah berselingkuh dari Naga tapi juga pernah berusaha menjebak Naga untuk menjadi kambing hitam suatu tindak kriminal....
“Kakak akan memastikan telah mendapatkan kebahagiaan kakak sendiri agar ketika bertemu Thea kakak bisa fokus untuk membahagiakan Thea. Kakak tidak ingin egois mencari kebahagiaan kakak sendiri ketika sedang bersama Thea, oleh karena itu kakak harus menemukan kebahagiaan kakak sendiri terlebih dahulu.” lanjut Naga santai sambil menikmati makan malamnya.
... Seketika Thea langsung tersenyum bahagia menatap Naga, begitupun dengan keluarga Naga yang tersenyum bangga mendengar Naga. Sejak sekolah Naga memiliki pemikiran dan cara bicara yang berbeda daripada orang pada umumnya sehingga keluarga Naga mengerti maksud dari perkataan Naga. Naga memang tidak meletakan kebahagiaannya kepada Thea tapi membuat Thea bahagia adalah kebahagiaan yang ingin dia capai....
“Ayo kita makan - makanan penutup dari cafe milik Thea!” ajak Bunda sambil membuka bingkisan yang diberikan oleh Thea.
“Iya Anya.” jawab Thea yang tersenyum sambil mengangguk.
“Kalau kamu mau makan saja dek, kakak makan yang lain juga tidak masalah.” jawab Naga santai sambil membereskan beberapa piring kotor.
“Mana mungkin aku memakan sesuatu yang kak Thea siapkan untuk kak Naga, aku wanita yang cukup peka untuk mengerti perasaan sesama wanita.” jawab Anya sambil tersenyum bangga yang membuat Naga menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.
“Hidup Naga selalu berpola yang sama sebaiknya kamu harus bisa menjadi sosok laki - laki yang sedikit misterius terutama buat Thea.” saran Rangga penuh percaya diri.
__ADS_1
“Aku lebih suka Naga yang apa adanya seperti saat ini kak Rangga dan aku tidak suka Naga yang misterius.” jawab Thea yang tersenyum sambil meliaht ke arah Naga.
“Kakak juga.” tambah Ruan yang tersenyum sambil menatap Thea.
“Sepertinya wanita jauh lebih suka laki - laki yang terbuka kepadanya Rangga karena mereka akan merasa dirinya benar - benar spesial hingga pasangannya mau terbuka kepadanya tanpa menyembunyikan apapun.” lanjut Rizki yang tersenyum sambil menatap Ruan penuh percaya diri yang membuat Ruan ikut tersenyum bahagia.
“Bukankah kak Rangga juga pernah bermasalah dengan kak Tanya karena kak Rangga berusaha menjadi sosok yang misterius?” tanya Anya polos yang seketika membuat semuanya tertawa geli.
“Benar seharusnya kamu sekarang sudah mengerti.” lanjut Ruan mengingatkan sambil menatap Rangga yang membuat Naga tersenyum sambil duduk di samping Thea.
... Setelah selesai makan malam dan mengobrol sejenak Ruan bersama Rizki pulang terlebih dahulu ke rumah mereka berdua. Tidak lama kemudian Thea pamit dan Naga mengantarkan Thea terlebih dahulu sampai ke rumahnya. Sepanjang perjalanan Thea menceritakan betapa bahagianya dia hari ini diajak oleh Naga dan menghabiskan waktu bersama Naga serta keluarganya sambil terus memegang tangan kiri Naga....
“Terima kasih ya Naga, apa kamu mau masuk dulu?” tanya Thea sambil tersenyum manis menatap Naga.
“Tidak terima kasih Thea, ini sudah larut malam.” jawab Naga yang tersenyum menatap Thea.
“Ok, hati - hati di jalan ya Naga!” kata Thea yang sudah turun dari mobil Naga sambil melambaikan tangan dengan penuh senyuman ke arah Naga yang mengemudi pulang kembali ke rumah Bunda.
...
... Dalam satu minggu terakhir telah terjadi insiden penembakan dimana pelaku meninggalkan sebuah jejak di empat lokasi yang berbeda yakni Sidoarjo, Driyorejo, Grand Pakuwon, dan Batoe Porong. Sampai saat ini pelaku masih belum berhasil diidentifikasi oleh pihak kepolisian dan beberapa orang menduga bahwa penembakan tersebut hanya penembakan acak. Namun pihak kepolisian tidak membenarkan berita tersebut dan meminta masyarakat tetap tenang dalam menjalani aktivitasnya seperti biasa....
... Naga yang mendengar berita tersebut meminta Selena untuk mengidentifikasi para korban dan menemukan adanya kesamaan dari keempat korban yakni mereka semua mantan militer. Setelah itu Naga mencari informasi lain yang berhubungan dengan para korban hingga menemukan beberapa tersangka beserta hal yang diduga kuat sebagai motif penembakan yang dilakukan. Meskipun sedang cuti Naga tetap melaporkan hal yang dia temukan kepada Khalid melalui telepon....
__ADS_1
“Kerja bagus Naga, aku akan memberitahu kepolisian Surabaya untuk memastikannya.” jawab Khalid setelah mendengar hasil analisa Naga.
... Keesokan harinya tepat pada hari Minggu Ruan, Anya, dan Thea berjanji akan menghabiskan waktu bersama ke Pakuwon City Mall sesuai yang mereka janjikan saat makan malam bersama. Walaupun mereka tahu bahwa adanya berita tentang penembakan yang terjadi selama satu Minggu terakhir mereka tetap akan berangkat menghabiskan waktu bersama. Bunda juga mengizinkan mereka pergi dengan syarat tetap berhati - hati dan didampingi oleh Naga serta Rizki yang tentunya mereka langsung setuju tanpa pikir panjang....