Adakah Kesempatan Kedua

Adakah Kesempatan Kedua
AKK11 - Liku Cinta


__ADS_3

Ratna sekarang sudah membaik dan Jae berencana untuk mengantar pulang Ratna, awalnya Ratna menolak tapi Jae memaksa agar Ratna mau di antar pulang.


Ratna akhirnya mau di antar pulang.


Jae langsung rembukkan dengan Neni untuk mengantar pulang Ratna, awalnya Neni menyuruh Jae menghantar Ratna sendirian saja tapi Jae menolak, Jae tidak mau menghantar Ratna kalau Neni tidak ikut.


Keesokan Harinya Jae dan Neni datang tengok Ratna, sampai depan pintu Jae dan Neni melihat Ratna menangis.


Neni tidak mau membuat Ratna bertambah sedih, Neni menyuruh Jae masuk sendiri.


" Aa masuk sendiri saja, biar Neni tunggu di luar." kata Neni.


" Kenapa, kita masuk bareng saja lah." saut Jae.


" Kalau Neni ikut masuk nanti Ratna pasti tambah sedih a, Neni gak bakal marah kok." kata Neni.


Neni langsung keluar menunggu di tempat parkir.


Jae masuk sendiri, Ratna senang melihat Jae masuk sendiri, dia langsung ber lari ke arah Jae dan memeluk Jae.


" Jae kenapa lu sekarang sangat berbeda, sekarang lu gak ada perhatian nya sama sekali sama gue." bisik Ratna.


" Gue sekarang sudah punya istri Rat." jawab Jae.


" Tapi gue pengen memiliki lu Jae." kata ratna menangis.


" Apa pengen memiliki gue?!! lu dulu kemana saja Rat, di saat gue lagi sayang sayang nya, lu hilang bagai ditelan bumi." kata Jae sambil melepaskan pelukan Ratna.


" Maafin gue Jae, Gue ngaku gue salah." kata Ratna.


" Gue sudah maafin lu Rat, tapi Gue gak bakal mengkhianati Neni." Jawab Jae.


Sementara di luar Neni terlihat mengeluarkan air mata, melihat Ratna memeluk Jae.


Jae ngomong ke Ratna bahwa Jae gak bakal mengkhianati Neni sampai kapan pun, Jae pun menceritakan asal usul Neni ke Ratna.


" Asal lu tahu saja Rat, Neni tak seberuntung lu dia sejak usia 5 Th sudah menjadi yatim piatu, sejak lulus SD Neni sudah mencari penghasilan sendiri." kata Jae.


" Tapi dia beruntung bisa memiliki lu Jae." Jawab Ratna.


" Bukan Neni yang beruntung, tapi Gue yang beruntung memiliki Neni, Gue beruntung punya istri pengertian seperti Neni, dia tahu kelakuan lu selama ini tapi dia tidak membenci lu sedikit pun, harus nya lu juga bisa menjaga perasaannya Neni Rat." tegas Jae.


" Tapi Gue sangat sayang sama lu Jae." kata Ratna.


" Buang rasa sayang lu Rat, karena sampai kapan pun gue gak bakal mengkhianati Neni." kata Jae.

__ADS_1


Ratna menangis, dia sekarang sadar kalau di salah, Ratna langsung lari ke parkiran menghampiri Neni lalu memeluk nya.


" Nen maafin gue ya." bisik Ratna.


" Maaf kenapa Rat." jawab Neni.


" Gue sudah nyakitin hati lu, maafin Gue Nen." kata Ratna.


Mereka berdua saling berpelukan, sepertinya ratna benar benar menyesal.


Dari dalam Jae hanya tersenyum.


Ratna menarik Neni masuk ke dalam, sampai dalam Ratna menyatukan tangan Jae dan Neni sambil berkata, " Kalian memang pasangan yang serasi."


Kemudian mereka ber tiga berpelukan, saat mereka sedang berpelukan datang suster Serly.


" Ehmm boleh ikutan gak." kata suster Serly.


" Ini khusus orang yang ada dan pernah ada di hatinya Jae sus." jawab Ratna.


" Eih jangan salah ya, gue juga waktu SMP pernah pacaran sama Jae 3 tahun." kata suster Serly.


Ratna dan Neni langsung melongo keheranan.


" Yang bener A." tanya Neni.


" Boleh ceritain gak sus." pinta Ratna.


" Gak usah, kita mending nonton TV. " potong Jae.


" Aa diam!! sus tolong ceritain ke kami." kata Neni.


"Ok gue ceritain, dulu waktu gue baru masuk SMP gue sering di ganggu, saat itu gue pulang sekolah sepeda gue di buang ke sungai, gue nangis saat itu ada cowok meng hampiri gue, Sudah Jangan nangis, nih sepeda lu, cowok itu adalah Jae." Kata Suster Serly.


" Sudah Ser jangan di lanjut." potong Jae.


" Aa diam!! sus terus gimana?" kata Neni.


" Semenjak itu gue langsung naksir Jae, besok nya gue cari cari Jae karena Jae anak pintar Gue enggak susah cari Jae, Gue langsung bilang cinta ke Jae dan Jae pun langsung menerima Gue, Iya kan Jae." kata suster Serly.


" A itu ditanya, iya apa enggak." kata Neni.


" Iya sayang iya, sudah Ser jangan dilanjutin." kata Jae.


" Bohong sus di lanjut saja." kata Ratna.

__ADS_1


" Sejak saat itu gue sama Jae selalu bersama, gue yang saat itu tergolong cewek cantik dan Jae cowok pintar jadi orang banyak yang memperhatikan kita, meski waktu itu masih kecil tapi perasaan gue ke Jae benar benar tulus, sampai saat saat kita lulus Smp kita beda sekolah, awalnya gue masih berhubungan dengan Jae, tapi saat Gue kelas 2 Sma tiba tiba Jae ngajak ketemuan, dan kemudian mutusin gue tanpa alasan. kalau boleh jujur ini kali pertama gue ngomong sama Jae." kata suster Serly.


" Apa itu benar A." tanya Neni.


" Iya," jawab Jae.


" Kenapa selama ini kalian tidak saling bicara?." tanya Ratna.


" Gue kecewa sama Jae, dia janji akan selalu mencintai gue meski jarak memisahkan, gue terus menunggu dia tapi dia malah mengecewakan gue." kata Suster Serly.


" Jae, berarti lu saat dulu pacaran sama gue, lu masih pacaran sama suster Serly?." tanya Ratna.


" Iya." jawab Jae.


Ternyata baru kali ini Jae dan suster Serly saling bicara, selama ini mereka tidak pernah tegur sapa.


" Dih Aa jahat juga ya?" kata Neni.


" Itu masa lalu yang." jawab Jae.


" Masa lalu yang bikin sakit, bahkan sampai saat ini rasa sakit itu masih ada Jae!!!!” suster Serly nangis.


Kemudian Suster Serly langsung keluar sambil menangis, Jae bingung apa yang harus di lakukan, masalah baru sekarang muncul lagi.


Ternyata ini lah alasan suster Serly belum menikah sampai sekarang, suster Serly masih teringat pada Jae.


" Jahat kamu A, Neni pulang duluan lah." Neni marah.


" Iya Jae lu jahat, gue mau istirahat dulu jae."kata Ratna.


Jae tambah bingung, akhirnya Jae mengejar Neni dan langsung pulang.


Sampai dirumah ternyata Neni masih tanya tentang suster Serly.


" Apa Aa masih suka suster Serly?" tanya Neni.


" Enggak yang, hanya kamu yang di hati Aa." jawab Jae.


" Aa jangan bohong." kata Neni.


" Buat apa bohong, memang waktu itu Aa salah ninggalin Serly begitu saja, tapi itu kan dulu yang." Kata Jae.


" Ok A, Neni percaya sama Aa, tapi kalau Neni sampai lihat Aa macam macam sama suster Serly, Neni gak bakal maafin Aa." kata Neni.


" Ok sayang, Aa janji." kata Jae.

__ADS_1


Jae dan Neny kemudian tidur, Masalah yang dihadapi Jae bukan nya beres malah nambah.


Tapi seperti kehidupan.


__ADS_2