Adakah Kesempatan Kedua

Adakah Kesempatan Kedua
AKK18 - Kekasih Satu Hari


__ADS_3

Serly sudah mulai mabuk, ngomongnya sudah ngelantur.


“ Jae lu bisa gak buat gunung gue sexy kayak punya Neni.” Tanya Serly.


“ Ssst ngawur lu Ser.” Jawab Jae.


“ Ngawur apa nya, gue pegen gunung gue sexy Jae!!!!” Kata Serly.


“ Jangan ngawur lu ser, nanti juga kalau lu sudah menikah lu sexy dengan sendirinya.” Jawab Jae.


“ Bilang aja lu gak tertarik sama gue.” Kat Serly.


“ Bukan gitu Ser, apa lu gak sayang dengan keperawanan lu.” Tanya Jae.


“ Emang kalau lu pegang gunung gue, perawan gue hilang gitu???” Serly balik bertanya.


“ Lu mabuk ya.” Kata Jae.


Serly semakin gak jelas, dia sudah kehilangan kesadaran nya..,


• !!!! ( Jauhi miras, miras dapat membuat kita hilang akal sehat.)


Dua botol b* r sudah habis, kemudian Serly pergi ke kamar mandi.


Tanpa sepengetahuan Jae Serly pesan lima botol lagi.


Serly keluar dari kamar mandi dengan jalan sempoyongan.


Tidak lama kemudian kurir pengantar b*r datang.


“ Jae gue minta uang.” Kata Serly.


“ Buat apa?” tanya Jae.


“ Buat bayar b*r.” Jawab Serly.


“ Gila lu ser, kapan lu pesen nya.” Kata Jae.


" Tadi pas gue dikamar mandi." jawab Serly.


" Kok gak bilang dulu ke gue." tanya Jae.


" Kalau gue bilang lu gak bakal ngizinin." kata Serly.


Serly dan Jae melanjutkan minum.


Meski sudah mabuk serly tidak mau berhenti minum.


Jarum jam sudah tepat di angka 12 malam.


Tapi mereka belum juga tertidur.


Serly mulai mendekat bersandar ke tubuh jae.


Kaerena Jae tidak mabuk, dia biasa saja Meski serly terus menggodanya.


Serly menarik tangan Jae untuk memeluknya.


“ Peluk gue napa Jae, kayak nya lulu jijik amat sama gue.” Kata Serly.


“ Bukan begitu ser.” Jawab Jae.


“ Terus kalau bukan jijik kenapa lu gak mau pegang gue.” Kata Serly.


Karena takut nanti serly marah jae langsung memeluk Serly.


Tangan Serly mulai nakal, dia memegangi tubuh Jae.


“ Sudah malam sana gih tidur di kamar.” Suruh Jae.


“ Kenapa lu marah gue pegang pegang, ok gue gak pegang tapi izinin gue tidur disisni.” Kata Serly.


Tangan serly pun berhenti memegangi tubuh jae tapi dia terus bertanya yang enggak enggak ke Jae.


“ Jae lu sama Neni kapan punya anaknya.” Tanya Serly.


“ Ya nanti lah kalau Neni sudah hamil.” Jawab Jae.


“ Ya kalau itu gue juga tau, maksud gue kapan lu program punya anak.” Tanya serly.


“ Setiap malam juga gue program lah kalo Neny nya merah." Kata Jae.


“ Setiap malam!!!!” Tanya Serly.

__ADS_1


“ Iya.” Jawab Jae.


“ Sehari berapa kali Jae? “ kembali Serly bertanya.


“ Berapa kali apa nya?” jae balik bertanya.


“ Berapa kali gituan nya.” Kata Serly.


“ Gituan apaan??? Hahaha....” jae Tertawa.


“ Jawab yang bener ge jae.” Serly mulai kesal.


“ Slow aja napa gak usah ngegas..” kata Jae.


“ Makanya Jawab yang benar.” Kata Serly.


“ Iya iya gue jawab...kalau sekarangmah paling banyak juga 2 ronde semalam.” Kata Jae.


“ Kalau dulu???” tanya Serly.


“ Kalau awal awal nikah bisa nyampe 10 ronde hahahahahaha....” jawab Jae.


“ Gila yang benar lu, bohong lu mah.” Kata Serly.


“ Apa untungnya bohong ke elu.” Kata Jae.


“ Gimana sih Jae rasanya?” tanya Serly.


“ Gila lu.” Jawab Jae.


Serly semakin gak karuan, omongan nya semakin ngelantur, pertanyaan Serly semakin fullgar.


“ Lu pertama gituan sama siapa?” tanya Serly.


“ Ratna.” Jawab Jae.


“ ada berapa orang yang pernah lu perawanin?” tanya Serly.


“ Tiga.” Jawab Jae.


“ Siapa siapa.” Tanya Serly.


“ Ratna, Meli dan Neni.” Jawab Jae.


“ Maksudnya.” Tanya Jae.


“ Bukan tiga tapi empat kan.” Jawab Serly.


“ Empat??? Emang siapa satunya.” Kata Jae.


“Gue.” Jawab Serly.


“ Apaan orang waktu kita pacaran dulu, gue cium lu juga kagak.” Kata Jae.


Serly langsung mencium bibir Jae.


“ Tuh sekarang gue sudah cium lu.” Kata Serly.


Serly semakin mabuk, dia sudah tidak sadar apa yang dia lakulan.


“ Jae lu gak mau pegang pegang badan gue.” Tanya Serly.


“ Gak ser.” Jawab Jae.


“ Kenapa, gue gak menarik ya.” Tanya Serly.


“ Bukan begitu, gue kasian sama lu, sekarang lu sedang mabuk, nanti pas sadar lu menyesal lagi.” Kata Jae.


“ Gue gak bakal menyesal jae.” Kata Serly.


“ Sudah malam, tidur sana dikmar.” Kata Jae.


“ Gue gak mau tidur di kamar, gue mau tidur disini dipelukan lu.” Kata Jae.


“ Ok terserah yang penting kamu tidur.” Kata Jae.


“ Ok sayang, gue akan tidur.” Jawab serly.


Kemudian melepas B* nya dan melemparnya ke lantai.


“ Kenapa lu lepas?” tanya Jae.


“ Gue kalau tidur selalu tak lepas, kalau gak dilepas gak bisa tidur.” Kata Serly .

__ADS_1


Kemudian Serly tidur dipelukan Jae, tangan jae di tarik untuk memeluknya.


Tangan serly kemana mana, di meraba seluruh badan Jae.


Jae hanya diam saja yang penting Serly gak ngomong ngelantur.


Tidak lama kemudian Serly tertidur di sofa di pelukannya Jae.


Setelah Serly terlelap Jae mengangkat Serly tidur di kamarnya, dan jae pun masuk ke kamar nya sendiri.


Setelah sampai kamar, jae langsung tidur.


Saat jae akan tidur Hp jae berbunyi, ternyata Neni yang telepon.


" Halo A, kemana saja sih gak ada kabar sama sekali." tanya Neni.


" Disini gak ada sinyal yang." jawab Jae.


" Aa lagi ngapain??" Neni tanya lagi.


" Aa baru pulang kerja, ko kamu belum tidur?" tanya Jae.


" Neni kangen Aa, jadi gak bisa tidur, Neni pengen di belai Aa hahahahahaha." kata Neni.


" Deuh baru juga satu malam gak ketemu." kata Jae.


" Emang Aa gak kangen Nei tah." tanya Neni.


" Ya kangen lah sayang." jawab Jae.


" A nanti kalo Aa sudah pulang kita usaha bikin anak nya ditambahin ya, biar mamah cepat punya cucu, kalau ada cucu kan mamah gak kesepian." kata Neni.


" Iya sayang, kamu tidur dirumah mamah kan?" tanya Jae.


" Iya A." jawab Neni.


" Mamah sudah tidur? " tanya Jae.


" Sudah A, ini baru juga tidur, tadi mamah nangis terus keinget bapa, samapai doni marah marah." kata Neni.


" Terus doni nya mana, lagi cari nasi goreng, lapar katanya a." jawab Neni.


" Nanti kalau doni datang, kasiin HP nya ke doni, Aa mau ngomong sama dia." kata Jae


tidak lama kemudian doni datang membawa dua bungkus nasi goreng.


" Mbak ini nasi goreng nya, kembaliannya doni beliin gorengan sama es teh." kata Doni.


" Iya gak apa apa, ini aa mu mau ngomong." kata Neni.


" Halo, ada apa A." kata doni.


" Lu jangan main terus, selama Aa gak dirah lu jagai mamah dan mbak mu." kata Jae.


" Iya a aman itu, Aa kapan pulang." tanya doni.


" Besok sore juga Aa pulang, Ya sudah sana nasi goreng nya dimakan dulu, kasiin lagi HP nya ke mbakmu." kata Jae.


Lalu doni langsung makan.


" Aa sudah makan." tanya Serly.


" Sudah, sana kamu makan dulu, habis makan langsung tidur ya." kata Jae.


" Iya a, Aa juga langsung tidur ya."


" Ok sayang mmmmuach."


Setelah telepon dengan neni jae langsung tidur.


.......................


Pagi hari Jae kaget ketika melihat Serly sudah ada disebelah nya........


episode berikutnya masih tentang Kekasih Satu Hari.


Bagi like nya ya.


Hati nya juga.


biar nulis ceritanya tambah semangat.


kalau gak keberatan kasih bintang lima.

__ADS_1


dan jangan lupa +ikuti


__ADS_2