
" Habis ini kita kemana lagi?" tanya Jae.
" Kita jalan sampai kaki gue capek, boleh?" Serly balik bertanya.
" Boleh sayang." Jawab Jae.
Hari ini memang benar benar milik mereka ber dua, layaknya seorang kekasih mereka jalan selalu bergandengan tangan.
" Jae maafin gue ya, gue ngelakuin ini karena gue sangat sayang." kata Serly.
" Sayang jangan Jae." ucap Jae.
" Oh iya lupa, maafin gue ya sayang." ucap Serly.
" Ok, tapi setelah pulang dari sini lu harus janji lu jangan ganggu rumah tangga gue sama Neni." terang Jae.
" Gue janji." Jawab Serly.
Mereka melanjutkan per jalanan, di tengah perjalanan kaki Serly keseleo.
" Aduh.... Kaki gue." kata Serly.
" Masih bisa jalan gak?" ucap Jae.
" Sakit yang." jawab Serly.
" Mau gue gendong???" kata Jae.
" Emang boleh???" tanya Serly.
Jae langsung menggendong serly dan tiba tiba gerimis pun turun.
" Kita istirahat disini dulu ya," tanya Jae.
" Terserah kamu saja Sayang." Jawab Serly.
" Jiah pake kamu sekarang mah ya,he he he he he." ejek Jae.
" Lu mah gitu." Jawab Serly malu.
" Lu harus janji, setelah pulang dari sini lu harus benar benar maafin gue." kata Jae.
" Iya gue janji, gue gak bakal ganggu lu sama Neni." Jawab Serly.
" Ok, Lu jangan sampai seperti Ratna yang menghancurkan keluarga gue." kata Jae.
" Gue gak nyangka Ratna bisa sejahat itu, sedangkankan selama disini keluarga kalian begitu baik ke Ratna." kata Serly.
" Gue sudah gak suka sejak lama sama Ratna, dulu dia ninggalin Gue tanpa kabar, kemudian dia datang lagi pas gue sudah punya keluarga, dia sering ganggu gue saat dia dirawat di puskesmas dia sering gak pakai pakaian saat gue besuk dia." kata Jae.
" Terus pasti lu sikat ya." tanya Ratna.
" Gak lah, gue bukan lelaki seperti itu." jawab Jae.
" Terus kenapa sekarang lu mau nurutin permintaan gue." tanya Serly lagi.
" Beda cerita," kata Jae.
" Tenang Gue gak bakal hancurin keluarga lu." jelas Serly.
" Gue percaya sama lu, buktinya saja sekarang, gue pikir di cuaca dingin kayak gini lu meluk gue." ejek Jae.
" Sebenernya gue pengen, tapi gue takut lu marah." jawab Serly.
Jae langsung peluk Serly dan mencium keningnya.
" Makasih sayang." kata Serly.
" Ok. lu beneran belum pernah pacaran selama ini?" tanya Jae.
" Bener Jae, gue takut disakiti kaya lu dulu nyakitin Gue." terang Serly.
" Segitunya, katanya doktet Nano cinta ya sama lu." tanya Jae.
" Iya dia pernah nembak gue, tapi gue tolak." jawab Serly.
" Kenapa lu tolak?" tanya Jae lagi.
" Di bilangin gue takut disakiti lagi." Jawab Serly.
" Tapi setelah pulang dari sini, lu harus membuka hati lu lagi." ucap Jae.
__ADS_1
" Iya Jae, tapi nama lu akan selalu ada di hati gue." jelas Serly.
" Terserah lu saja." kata Jae.
Hujan pun reda dan kaki Serly sudah mendingan dan sudah bisa di bawa jalan.
Mereka kembali melanjutkan perjalanan ke villa.
sebentar lagi sampai, Serly kecapean.
" Kaki gue pegel jae." kata Serly.
Tanpa basa basi Jae langsung menggendong Serly sampai villa.
Sesampainya di villa Jae kecapean.
" Gue cape." kata Jae.
" He he he he.... Gue bikinin kopi ya sayanggggg." kata Serly.
" Boleh tuh." jawab Jae.
Kemudian Serly langsung membuatkan kopi.
Setelah kopi sudah siap mereka berdua duduk di teras.
" Jae gue pengen nanya." kata Serly.
" Tanya apa? " kata Jae.
" Dulu gue sempet lihat Meli ke rumah ibu lu, dia menangis mencari lu, kalau boleh tau kenapa lu dan meli bisa putus??? padahal ibu lu juga sudah setuju lu sama meli." tanya Serly.
" Ouh meli.... kalau lu mau tau sampai detik ini juga sebenarnya gue masih sayang ke meli." kata jae.
" Terus kenapa lu tinggalin meli???" tanya Serly lagi.
" Karena ibunya nyuruh gue jauhin meli." jawab Jae.
" Terus sekarang meli apa kabar nya." tanya Serly lagi.
" Dia sekarang sudah punya keluarga dan sudah punya anak, sudahlah jangan ngobrolin meli terus." kata Jae.
" Ok..ok,, gue mau mandi dulu jae, lu mau mandi gak?" tanya Serly.
" Kalau lu mau boleh." jawab Serly.
" Gila lu ser." kata Jae.
" Gila kenapa?"tanya Serly.
" Ya gila lah, masa iya mandi bareng, nanti punya lu kelihatan sama gue." kata Jae.
" Kalau lu mau ya tinggal lihat lah, hahahahaha." kata Serly.
" Gak ah takut." jawab Jae.
" Takut apa." tanya serly.
" Sudah ah jangan dibahas lagi, sana mandi dulu, nanti gantian." kata Jae.
Serly pun mandi, selesai mandi dia langsung berbaring di kamarnya.
" Jae sana gantian mandi biar gak bau," suruh Serly.
Jae langsung mandi setelah mandi lansung ke kamar.
Karena belum ngantuk Jae keluar keruang TV nonton TV.
" Ser lu sudah tidur??" teriak Jae.
" Belum, kenapa Jae, lu kangen ya sama gue hahahahahaha...." jawab Serly.
" Iya gue kangen lu, gue pengen nyuruh lu bikin kopi hahahahaha....." Jawab Jae.
" Sial lu Jae ngopi terus." Kata Serly.
" Kalau belum ngantuk sinilah nonton TV." kata Jae.
Serly pun keluar dari kamar menuju ruang TV, Serly memakai tangtop transparan, Jae menelan air liur nya melihat Serly.
" Kenapa lu jae, biasa aja kali lihat nya." Kata Serly.
__ADS_1
" Gila lu ser bikin gue anu saja." kata Jae.
" Anu apa? " tanya Serly.
" Tau ah, sana bikinin gue minum dulu." suruh Jae.
" Minum b*r mau gak hahahahaha....." tanya Serly.
" Emang lu doyan?" Jae kembali bertanya.
" Ya gue mau nyoba." Jawab Serly.
" Nanti lu mabok." kata Jae.
" Biarin lah, ada elu ini." jawab Serly.
" Gila lu mah, ya sudah sana pesen b*r, tapi awas aja kalau mabok." kata Jae.
" Tenang aja sih Jae." jawab Serly.
Kemudian Serly pesen b*r,.
20 menit kemudian pesenan b*r datang.
" Nih jae b*r nya." kata Serly.
" Sana ambil lah gelas nya." suruh Jae.
Mereka pun nonton sambil minum b*r.
" Jae kenapa lu sayang banget ke Neni?" tanya Serly.
" Karena Neny tulus sayang ke gue dan keluarga gue, mamah gue pun sangat sayang ke Neni." Jawab jae.
" Neni beruntung bisa mempunyai suami setia kayak elu Jae." kata Serli.
" Setia apaan." tanya Jae.
" Ya setia lah, kalo orang lain lihat gue kaya gini pasti langsung...." kata Serly.
" Langsung apa?" tanya Jae.
" Ya langsung pengen." jawab Serly.
" Pengen apa?" Jae kembali Bertanya.
" Pengen ituan." jawab Serly.
" Ituan apa?" Jae trus bertanya.
" Tau jae ah,, " Serly kesel.
" Hahahaha......." Jae tertawa.
" Kenapa lu tertawa? body gue gak menarik ya Jae." tanya Serly.
" Body lu body perawan rata hahahahahaha....." ledek Jae.
" Sial lu Jae dari tadi ngeledek terus, emang Neni body nya sexi?" tanya Serly.
" Iya lah dia mah ada gunung nya, nah elu rata hahahahahahaha....." kembali jae meledek.
" Sial lu,,, emang dulu waktu kalian baru nikah Body Neni sudah sexy?." tanya Serly.
" Ya waktu baru nikah, body Neni sama kaya lu rata." jawab Jae.
" Itu sih sekarang bisa besar gunung nya?" tanya Serly.
" Ya gue gitu loh hahahahaha....." jae tertawa puas......
episode selanjutnya masih Tentang
Kekasih Satu Hari
Serly mabuk.....
Jae di uji....
satu hari yang sangat memuaskan untuk meraka
satu hari yang penuh dosa
__ADS_1
Pokoknya tunggu episode selanjutnya...