Adakah Kesempatan Kedua

Adakah Kesempatan Kedua
AKK21 - Perjalanan Cinta Suster Serly


__ADS_3

" A tadi siang Serly kesini." ucap Neni.


" Ada apa." tanya Jae was was.


" Di ngundang kita di acara pernikahannya." jawab Neni.


" Ouh, menikah dengan siapa yang?"Jae kembali bertanya.


" Dengan dokter Nano A, katanya bulan depan acaranya." terang Neni.


"Syukurlah biar dia gak jadi perawan tua hahahahahaha....." Jae tertawa.


" Ih Aa gak boleh gitu." kata Neni sambil nyubit Jae.


Neni memang tipe istri idaman, orangnya pengertian, sayang ke keluarga dan gak gampang marah.


Malam harinya Neni izin ke Jae mau ngantar ibu main ke saudaranya.


" A nanti malam Neni ngantar mamah ke rumah Mang tatang ya." izin Neni.


" Boleh, mau ngapain mamah ke sana?" tanya Jae penasaran.


" Enggak tau, coba aa tanya sendiri ke mamah." ucap Neni.


Ibunya Jae main ke rumah mang Tatang mau sababiah agar Jae dan Neni cepat punya mongmongan.


Mang tatang adalah pamannya Jae, Istrinya mang tatang adalah tukang urut spesialis perut.


Ibunya Jae mengajak neni ke rumah mang tatang untuk mengurut neni agar cepat hamil.


Ibunya Jae sangat ingin mempunyai cucu biar tidak kesepian.


Karena doni sudah besar dan sering main terus bapaknya jae sudah menikah lagi jadi ibunya Jae sangat kesepian.


Untung ada Neni yang selalu menemani, saat mamah mertuanya lagi sedih Neni selalu ada.


Ibunya Jae sangat berharap Neni dan Jae cepat memberinya cucu, apalagi kalau cucu nya perempuan ibunya Jae pasti sangat sangat senang karena ibunya Jae tidak mempunyai anak perempuan, kalaupun nanti cucu nya laki laki ibunya jae tetap senang, yang penting cepat punya cucu.


Neni dan mamah mertuanya pergi ke rumah mang Tatang...tidak lama setelah Neni pergi Serly datang.


" Assalamuailaikum." Salam Serly.


" Walaikumsalam." Jawab Jae.


" Ibu ada Jae." tanya Serly.


" Ibu lagi pergi sama Neni." jawab Jae.


" Ouh lagi kemana?" tanya Serly sedikit canggung.


" Lagi kerumah mang tatang, sini ser masuk." ajak Jae.


" Gak enak ah gak ada siapa siapa." ucap Serly.


" Tenang ada doni tuh di kamar." jawab Jae sambil nunjuk kamar doni.


Serly masuk ke rumah, niat kedatangan Serly ke rumah ibunya jae mau nanya ke Neni apakah dia mau nanti menemaninya di pelaminan.


Karena Neni gak ada Serly ngobrol dengan Jae.

__ADS_1


" Nikah juga akhirnya lu Ser, kirain lu mau jadi perawan tua." ledek Jae.


" Kampret lu Jae hobinya ngeledek terus." jawab Serly kesal.


" Ya baguslah lu nikah dengan dokter Nano, dia orang baik juga berpendidikan pasti dia akan membahagiakan lu." kata Jae.


" Amiin pak ustad." jawab Serly bercanda.


" Yeh di bilangin serius lu mah jawabnya bercanda." kata Jae serius.


" Iya iya maafin gue sayang." Serly keceplosan.


" Ssstttttt." ujar Jae.


" Sory Jae gue keceplosan."


Mereka berdua asyik ngobrol, Serly yang masih menganggap Jae adalah cinta sejatinya mulai meneteskan air mata saat membicarakan hari pernikahannya.


" Kenapa lu nangis????" tanya Jae.


" Gak apa apa Jae, akhirnya Gue menikah dengan orang yang enggak gue cintai." Jawab Serly menangis.


" Lu harus belajar mencintai dokter Nano Ser." Jae menasehti Serly.


" Iya Jae gue akan belajar mencintainya." jawab Serly.


Serly sangat ingin memeluk jae, tapi ia takut kalau nanti Neni datang.


Tidak lama kemudian Neni dan mertuanya datang.


" Eh ada suster Serly, dari tadi sus." sapa Neni.


" Baru juga datang Nen." jawab Serly.


Setelah semuanya beres Serly pamit pulang.


Serly tidak pulang ke rumah tapi langsung ke puskesmas.


Karena dokter Nano masih di luar kota, Neni di puskesmas di temani Mang Kadma dan mang Kadmi


Ketika itu Serly menangis di hadapan mang Kadma dan Mang Kadmi, Serly menceritakan kalau di sebenarnya masih sangat cinta ke Jae.


Lalu mang kadmi menceritakan pengalamannya nya waktu muda dulu.


" Sudah sus jangan menangis, kisah cinta suster tidak seberapa di bandingkan kisah cinta mamang waktu muda dulu, kalau enggak percaya tanya Kadma." kata Mang Kadmi.


" Emang kisah cinta mang kadmi dulu seperti apa mang?" tanya Serly.


Mang kadmi pun menceritakan perjalanan cintanya waktu masih muda dulu.


" Dulu mamang punya pacar namanya sari, sari anak orang kaya, sedangkan mamang anak orang biasa biasa saja, mamang dan sari pacaran hampir 5 tahun dulu bapaknya sari nyuruh mamang menikahi sari tapi pada saat itu mamang belum punya modal mamang mencari info kerjaan ke teman teman mamang, kata salah satu teman mamang katanya ada kerjaan tapi jauh ke Kalimantan, demi mendapatkan modal nikah mamang memutuskan pergi ke Kalimantan....


Mamang pamitan ke Sari.


Kami komitmen untuk saling menjaga kepercayaan meski jarak memisahkan.


akhirnya mamang pergi ke kalimantan, mamang kerja disana selama 2 tahun.


Merasa cukup untuk modal nikah mamang memutuskan untuk pulang.

__ADS_1


Tapi..........


Setelah mamang sampai rumah mamang sangat kecewa ketika mamang datang kerumah sari, maksud hati mau melamar sari, tapi..... .


Orang tua sari menolak lamaran mamang, orang tua sari sudah menjodohkan nya dengan juragan empang.


Mamang menemui sari, tapi sari tidak banyak bicara dia hanya mengatakan "cinta tidak harus memiliki lebih baik kamu cari orang lain saja."


Mamang kecewa sangat kecewa, perjuangan mamang sangat sia sia, sebulan mamang tidak keluar rumah, orang tua mamang takut mamang gila.


Kemudian Orang tua mamang menjodohkan mamang dengan wanita yang tidak mamang kenal.


Awalnya mamang menolak tapi orang tua mamang memaksa, katanya biar mamang tidak terus ingat sari.


Akhirnya mamang menikah dengan wanita yang tidak mamang kenal, awal pernikahan mamang sering memukul istri mamang, tapi istri mamang tidak melawan, dia diam saja.


istri mamang selalu berdoa agar mamang bisa berubah.


Walau sudah menikah mamang masih teringat sari, .......kesabaran istri mamang membuat mamang perlahan berubah.


Benih benih cinta mulai ada, akhirnya mamang bisa mencintai istri mamang.


Alhamdullilalh akhirnya hingga sekarang sampai mamang sudah punya anak tiga rumah tangga mamang masih bertahan." cerita mang Kadmi.


" Sedih juga ya mang, terus sekarang sari dimana mang," kata Serly.


" Sekarang sari tinggal di sebrang, dia ikut suaminya tapi denger denger suaminya sudah meninggal." Jawab mang Kadmi.


" Berapa lama mamang mulai mencintai istri mamang."


" Sekitar satu tahun setelah menikah mamang baru mencintai istri mamang, makanya sekarang suster harus belajar melupakan Jae dan belajar mencintai dokter Nano." Kata mang kadma.


" Iya mang saya akan belajar." jawab Serly.


Setelah mendengarkan cerita mang kadmi Suster Serly akan belajar mencintai dokter Nano, tapi kalau untuk melupakan Jae nampaknya sangat susah.


Serly berjanji dalam hatinya dia tidak akan melupakan Jae, dimata Serly jae begitu spesial.


Jae tipe suami yang setia, meski beberapa wanita menggodanya nya termasuk Serly Jae tidak tergoda, itulah yang membuat Serly semakin mengagumi Jae.


Ketika Serly sedang asyik ngobrol dengan mang kadma dan mang kadmi, Jae datang.


" Ser dompet lu ada gak?" tanya Jae.


" Emang kenapa?" Serly balik bertanya.


" Dirumah mamah ada dompet, pas gue buka ada KTP lu." kata Jae.


" Waduh gue malah belum ngeh kalau dompet gue ketinggalan." kata Serly.


" Maklum lah, lu kan perawan tua hahahahahaha....." Ledek Jae.


" Brengsek lu Jae, lagi lagi ngledek gue." Serly kesel.


" Ser tadi gue gak sengaja buka dompet lu." kata Jae.


" Jangan jangan lu ambil duit gue ya." ucap Serly.


" Enggak lah, gue cuma aneh saja, kenapa lu simpan foto suami orang di dompet lu." terang Jae.

__ADS_1


Serli hanya terdiam.


episode selanjutnya masih Perjalanan Cinta Suster Serly.


__ADS_2