Adakah Kesempatan Kedua

Adakah Kesempatan Kedua
AKK6 - Kembalinya Jae


__ADS_3

Ketika Meli dan Ratna sedang 'Reunian' Umy Nina dan Miqra datang.


"Rat makan dulu yuk." ajak Umy Nina.


" Iya mi Makasih, Miqra mau mimi cucu ya." kata ratna sambil mengajak ngomong Miqra.


Umy Nina dan Ratna pergi ke dapur menyiapkan makan, sedangkan Meli menyusui Miqra.


Setelah hidangan makan sudah siap, Pa Saiful datang.


" Assalamualaikum, eh ada tamu ya."


Meli


"Walaikum salam, eh abi sudah pulang, ia bi ini teman meli nannya Ratna."


Umy Nina


" Yuk bi kita makan dulu."


Setelah selesai makan Pak saiful mengajak jalan jalan Umy Nina dan Miqra, sedangkan Meli dan Ratna kembali ngobrol.


Ratna


" Mel lu pernah main ke rumah orang tuanya Jae belum?."


Meli


" Sudah, tapi itu sudah lama rat, memang kenapa?."


Ratna


" Gak apa apa mel rencananya gue pengen main ke rumah Jae, boleh gak mel?."


Meli


" Kok nannya ke gue?!."


Ratna


" Kalian kan pasangan sehati."


Meli


" sstsst ngawur lu mah itu dulu, sekarang cinta gue hanya untuk Pa Saiful, walaupun umur beliau jauh lebih tua dari gue, tapi beliau sangat baik dan menyayangi gue."


Ratna


" Sory mel, Yaudah gue langsung ke rumah orang tuanya Jae."


Meli


" Gapapa rat, gak menginap disini saja?? sekarang kan sudah malam rat."


Ratna


" Gapapa mel, nanti kan Samapai sana pagi."


Meli


" Ok hati hati ya, salam buat ibu dan bapanya Jae."


Ratna


" Ok nanti gue sampaikan, buat Jae nyak gk nitip salam?."


Meli


" Kala dia ada di rumah sekalian salamin."


Ratna


" Ok gue langsung otw ya, salam buat Pa Saiful dan Umy,, buat jagoan kecil kalian juga bilang in ante pulang gitu."

__ADS_1


Meli


" Ok nanti gue sampein."


Ratna pun lang sung ke terminal cari bis yang menuju rumah orang tuanya Jae.


naik nguk ngik nguk


Pagi hari ratna sudah sampai rumah orang tuanya Jae.


Ratna


" Assalamualaikum."


Ibunya Jae


"Waalaikum salam, eh ratna sama siapa?."


Ratna


" Sendiri Bu, Bapaknya ada?."


Ibunya Jae


" Bapa baru berangkat kerja, masuk dulu rat."


Ratna langsung masuk ke dalam, dan ibunya Jae mengambil minum dan makanan."


Ibunya Jae


" Diminum dulu rat tehnya mumpung masih anget."


Ratna


" Ia Bu Makasih, kabar ibu dan bapa sehat."


Ibunya Jae


Ratna


" Alhamdullilah sehat bu, bapa sudah meninggal bu."


Ibunya Jae


" Innallilahi,,kamu katanya sudah menikah?."


Ratna


" Ratna sudah cerai Bu, Dulu waktu ratna pulang, bapa ratna masuk rumah sakit dan ketika bapa sudah diolehi pulang, ratna dan keluarga bingung, ratna harus bayar biaya rumah sakit dari mana, di desa ratna ada duda kaya dia naksir ke ratna, dia datang ke rumah sakit dan siap membayar semua biaya rumah sakit, asal ratna mau menikah dengan dia, karena gak ada pilihan ratna terima tawarannya, sekarang dia menikah lagi dan ratna meminta cerai Bu."


" Kasihan sekali kamu nak." Ibunya Jae sambil memeluk ratna.


Meli


" Oh ya Bu ada salam dari meli buat Ibu, bapak dan Jae, kemarin Ratna mampir ke rumah Meli."


Ibunya ratna


"Ibu terima salamnya, Gimana kabar Meli sekarang rat, apa anaknya sudah besar?."


Ratna


" Baik Bu, sekarang Meli sangat bahagia dengan keluarganya, Miqra nama anaknya sekarang sudah satu tahun Bu,,, oh ya Bu sekarang Jae dimana?."


Ibunya Jae


" Sekarang Jae tinggal dirumah nya sendiri, sekarang Jae sudah menikah Rat."


ketika Ratna dan ibunya Jae sedang serius bicara tiba tiba


...


"Assalamualaikum, eh ada tamu."

__ADS_1


Jae datang sendirian.


" Mana Neni nya jae (neni adalah istrinya jae.)" ibunya bertanya


" Neni lagi ke pasar sama temannya, ngapain lu kesini." jawab Jae


Ibunya Jae


" Ssst gak boleh gitu, sini duduk dulu kalian kan sudah lama tidak ketemu, kamu jangan marah dulu dengerin dulu penjelasannya Ratna."


Ratna


" Maaf in gue Jae, Dulu waktu gue pulang, bapa gue masuk rumah sakit, ketika bapa gue sudah dibolehin pulang, gue bingung! gue harus bayar biaya Rumah Sakit dari mana??? Kebetulan di desa gue ada duda kaya yang naksir gue, dia datang ke rumah sakit dan siap membayar semua biaya rumah sakit, asal gue mau menikah dengan dia, karena gak ada pilihan gue terima tawarannya."


Jae


" Terus sekarang kesini mau ngapain?."


Ibunya Jae langsung memotong omongannya Jae. " Gak boleh gitu Jae, Yasudah ibu tinggal dulu ke pasar, kalian jangan ribut malu sama tetangga."


Lalu ibunya Jae pergi ke pasar, kini tinggal Jae dan Ratna, mata Ratna mulai berair, dia sudah tidak bisa membendung tangis lagi, ingin rasanya Ratna memeluk Jae, tapi dia takut Jae marah karna sekarang Jae sudah menikah.


" Kenapa lu nangis, biasa aja kali, diminum dulu tuh tehnya." tanya Jae.


" Gak apa apa Jae, Jae gue boleh minta sesuatu gak sama lu." kata Ratna.


" Minta apa?." tanya Jae.


" Gue mau peluk lu, boleh." jawab Ratna.


" Jangan lama lama nanti ada bini gue." saut Jae.


Ratna langsung memeluk Jae, dan Jae pun membalas pelukan Ratna, karna sebenarnya Jae juga sangat rindu ke Ratna.


" Sudah lepasin, nanti bini gue datang." Jae sambil melepaskan pelukan Ratna.


Mereka berdua kini saling bercerita kehidupan masing masing.


" Ada salam dari Meli, kemarin gue mampir ke rumahnya." kata Ratna.


Jae hanya menjawab " Ok."


" Ko cuma ok, memang lu gak kangen dia." ucap Ratna.


" Terus gue harus jawab apa, dia kan hanya masa lalu." jawab Jae.


Jae nampaknya masih memendam dendam ke ibunya Meli.


" Gak boleh gitu Jae, sebenarnya Meli sampai sekarang masih sayang lu, Kata Meli lu menghilang, kalo boleh ceritain ke gue lu ke mana aja." pinta Ratna.


Jae


" Jangan bahas sayang sayangan, itu hanya masa lalu sekarang dia sudah punya keluarga gue juga sudah punya keluarga, Lu mau tau cerita gue??, Sebenarnya waktu ibunya Meli nyuruh gue ngejauhin Meli, gue tidak ke mana mana, gue pindah kuliah dan kosan sekitar situ saja, Gue juga tau saat Meli kecelakaan, waktu itu gue ke Rumah Sakit, tapi sampai sana gue dengar, dia gak jadi nikah sama Anwar, lalu Meli mau dinikahi sama orang yang menabraknya dan kedua orang tua Meli menyetujuinya, mendengar itu gue gak jadi masuk gue langsung balik lagi, setiap malam gue selalu ke Rumah Sakit saat keluarga Meli tidur gue masuk gue lihat Meli gue cium kening Meli, sebenarnya gue tidak bisa jauh dari Meli tapi ini sudah jalannya, setelah lulus kuliah gue pengen pergi sejauh mungkin agar bisa melupakan Meli, gue pergi ke Malaysia, gue kerja disana, disana gue belum bisa sepenuhnya melupakan Meli sampai akhirnya gue kenal seorang karyawan cafe dia sama dari Indo juga, namanya Neni dia mengingatkan gue pada perempuan yang dulu pernah gue cintai tapi ninggalin gue, wajahnya mirip, badanya mirip dan sifatnya sangat mirip"


" Apa yang lu maksud perempuan yang pernah lu cintai itu gue???, maaf in gue Jae." Tanya Ratna.


" Sudah lupakan itu hanya masa lalu." Ungkap Jae


Ratna


" Lanjutin Jae ceritanya."


Jae


" Gak lama gue sama Neni pacaran, setelah setahun pacaran gue sama Neni memutuskan untuk pulang ke Indonesia dan menikah, dan begitu sampai sini kami langsung menikah."


tidak lama kemudian ibunya jae dan Neni datang.


Ratna dan Jae langsung diam dan tidak melanjutkan ceritanya.


Episode selanjutnya masih tentang Kembalinya Jae


pantengin terus ya.

__ADS_1


__ADS_2