
Jae masih dengan pendirian nya, dia masih belum mau ngobrol dengan bapaknya.
***************
Pulang dari bulan madu
Di saat keluarga Jae sedang galau, Dokter Nano dam Suster Serly pulang dari bulan madu nya.
Serly mengajak Dokter Nano ke
Rumah keluarganya Jae untuk mengantar oleh oleh, karena Dokter Nano tidak bisa jadi Serly kerumah Ibunya Jae sendirian.
" Assallamualaikum." salam Serly sambil mengetuk pintu.
" Wallaikumsalam, eh suster, masuk sus." jawab ibunya Jae.
" Neni nya ada bu." tanya Suster Serly.
" Neni dan Jae pulang ke rumahnya." jawab Ibunya Jae.
" Oh ibu dirumah sekarang sama siapa?."
Tanya Neni penasaran.
" Ibu dirumah denga Doni dan Bapak nya."
Jawab ibunya Jae.
" Ouh Bapak sudah pulang bu." Tanya Serly merasa ada yang aneh.
" Sudah Sus kemarim."
Jawab ibunya Jae.
" Ya Sudah bu, Serly pamit dulu, Serly mau kerumah Neni."
Pamit Serly.
" Iya Sus, kalau gak keberatan ibu mau nitip pisang buat Neni."
Kata ibunya Jae sambil membawa pisang.
Lalu suster Serly pergi ke rumah Neni.
" Assalamualikum."
Salam Serly.
" Waalaikumsalam, eh Serly masuk ser."
Jawab Neni sambil memeluk Serly.
" Lagi sibuk tah Nen."
Tanya Serly.
" Enggak Ser, lagi santai, pulang kapan Ser.”
Tanya Neni.
" Pulang kemarin ... oh iya ini ada baju buat kamu sama Jae dan pisang titipan ibu."
Ucap Serly.
" Makasih ya Ser, memang tadi dari rumah mamah?"
Tanya Neni.
“ Iya tadi mampir ke tempat ibu dulu, katanya Neni sudah pulang ke rumah."
Jawab Serly.
" Di pulau dewata asik ser?"
Tanya Neni.
" Asyik juga karena ini kan pengalaman baru Nen, oh iya katnya kamu hamil ya?"
Tanya Serly.
" Alhamdullillah Ser, ini mau masuk bulan ke tiga." jawab Neni sambil mengelus perutnya.
" Alhamdullilah berarti pas acara nikahan aku, kamu sudah hamil ya."
Tanya Serly lagi.
" Iya."
Jawab Neni singkat.
*******
Beberapa Jam kemudian.
Saat Serly dan Neni sedang asyik ngobrol, Jae datang.
" Assalamualaikum."
Salam Jae.
" Waalaikumsalam."
Jawab Neni dan Serly.
" Eh ada penganten baru datang." Ledek Jae.
'' Aa gak boleh ngledek orang terus."
Kata Neni.
" Ia nih Nen, suami mu hobinya Ngeledek."
Sambung Serly.
" Maaf maaf."
Jae meminta maaf.
" A Neni mau nyari mang Kadmi dulu ya A."
Kata Neni.
" Mau ngapain nyari mang Kadmi." Tanya Jae.
" Neni lagi pengen kelapa dari pohonnya."
Jawab Neni.
" Loh kok kenapa bukan suami mu saja yang ambil Nen, apa dia gak bisa manjat kelapa?!"
Tanya Neni.
__ADS_1
" Aa kemarin aja......"
Omongan Neni terpotong.
" Sssst kemarin Aa cuma pura pura, biar nanti Aa yang ambilkan, gak usah nyuruh mang Kadmi." Potong Jae.
Karena malu disitu ada Serly, Jae menyombongkan diri, kemudian Jae menuju pohon kelapa belakang rumah sedangkan Serly dan Neni nunggu di belakang rumah.
" Beneran Aa berani."
Tanya Neni khawatir.
" Tenang saja sih yang, Aa kan lelaki tulen."
Jawab Jae.
" Ya lah masa cowok gak berani manjat, jangan bisanya cuma manjat bini saja hahaha....."
Ledek Serly.
Dengan cepat Jae langsung memanjat.
" Sialan gue takut ketinggian Neni malah pengen kelapa lagi."
Gerutu Jae dalam hati.
" Nen suami mu pintar j uga manjatnya."
Salut Serly.
" Iya tapi dia biasanya gak bisa turun."
Jelas Neni cemas.
" Waduhhhhhhhh."
Ucap Serly mulai takut.
" Woi para emak emak mau di ambilin berapa kelapanya."
Teriak Jae.
" 5 saja A."
Jawab Neni.
" Ok...."
Saut Jae.
Dlebug ......( suara kelapa jatuh).
" Satu."
Hitung Nen.
Dlebug.......
" Dua."
Hitung Serly.
Dlebug.....
" tiga."
Hitung Neni.
Dlebug...
Hitung Serly.
Dlebug....
" Lima, udah a turun."
Suruh Neni.
Dlebuggggggg............Gejubar.....
" A sudah jangan banyak banyak lima saja."
Kata Neni.
Tapi Jae tidak menjawab.
" Nen suami mu."
Kata Serly.
" Kenapa Aa ser."
Tanya Neni.
" Kaya nya tadi bukan suara kelapa jatuh Nen."
Jawab Serly cemas.
" Trus??? Jangan jangan."
Kata Neni mulai takut.
" Iya kayak nya itu suara Jae jatuh."
Ucap Serly mengira yang jatuh Jae.
" Aa................"
Neni langsung lari menuju pohon kelapa
Dan benar saja suara yang terakhir adalah suara Jae jatuh.
" Nen Aa disini."
Ucap Jae kesakitan.
Lagi lagi Jae terjatuh, untungnya kali ini Jae terjatuh di kolam ikan.
Jae di bawa kerumah penuh dengan lumpur, Neni dan Serly tertawa sepanjang Jalan.
" Hahahahahahahaha.......makanya lu jangan sok Jae."
Ucap Serly serly sambil tertawa.
" Iya Aa sombong sok sokan, sudah tau kemarin jatuh, sekarang masih saja sombong, rasain hahahhahahaha....."
Ucapa Neni ngeledek suaminya.
" Sialan kalian bukan nya khawatir, ini malah ngetawain."
Ucap Jae malu.
__ADS_1
Sesampainya di rumah Jae langsung mandi, Jae merasa kesakitan kayaknya kakinya keseleo.
" Nen lu sana ambil kencur."
Suruh Serly.
" Buat apa Ser."
Tanya Neni.
" Kencur bisa dikonsumsi secara langsung atau pada kasus seperti keseleo atau nyeri sendi, ekstrak kencur bisa berupa minyak esensial yang bisa dijadikan minyak gosok atau pijat untuk meredakan nyeri."
Terang Serly.
Neni langsung mengambil kencur, lalu di haluskan dan di oleskan ke bagian kaki Jae yang keseleo.
" Sudah.. sudah sana itu kelapa mau di apain."
Ucap Jae.
" Tadi siang kan Neni di kasih Mamah pisang tanduk, gimana kalau bikin pisang kelapa muda kukus???."
Usul Neni.
" Boleh tuh Nen, sekalian ajarin aku ya."
Saut Serly.
" Ok... gimana A."
Tanya Neni.
" Terserah kalian lah."
Jawab Jae.
Akhirnya Neni dan Serly pergi ke dapur, membuat pisang kelapa muda kukus, Karena Serly belum ngarti cara membuat nya Neni menjelaskan cara membuatnya secara detail ke Serly.
" Pertama tama kita siapkan bahan dasar nya dulu Ser, seperti :
- 1 buah pisang tanduk.
- 200 gram daging kelapa muda.
- Gula merah secukup nya.
- 1 sdm gula pasir.
- 2 sdm tepung terigu."
Jelas Neni.
" Terus di apain Nen? "
Tanya Serly penasaran.
" Daging kelapa muda kita iris kecil kecil, lalu potong potong pisang sebesar dadu, kemudian campurkan irisan kelapa, potongan pisang terus di kasih irisan gula merah."
Terang Neni.
" Sini Nen, biar aku yang campur." Ucap Serly sambil mengambil potongan tadi.
" Ok Ser."
Jawab Neni.
Serly langsung melakukan apa yang di suruh Neni, keinginan Serly untuk belajar masak sangatlah besar.
" Terus ini di apain lagi Nen."
Tanya Sely sambil menunjukan campuran makanan tadi.
" Kalau sudah di campur, kita kasih tepung trigu dan bubuk fiber." Jawab Neni.
" Terus itu alumunium oil buat apa?"
Tanya Serly.
" Alumunium oil ini kita bentuk seperti mangkuk, lalu yang tadi sudah kita campur masukan ke almunium oil yang sudah kita bentuk."
Jawab Neni.
" Seperti ini Nen."
Ucap Serly sambil memasukan adonan ke almunium oil.
" Iya, kita tinggal kasih topping keju di atasnya terus langsung di kukus deh."
Jawab Neni.
********
Beberapa saat kemudian.
Pisang kelapa muda kukus buatan Neni dan Serly sudah siap di hidangkan.
" Beuhhhhh rasanya sangat nikmat."
Ucap Jae.
" Memang bini lu pintar masak Jae." puji Serly.
" Ah kamu Ser bisa saja."
Neni malu.
Mereka sangat menikmati makanan bikinan mereka sendiri.
" Gue pamit dulu ya Nen sudah sore."
Pamit Serly.
" Ok....ini pisang kelapa muda kukusnya bawa buat Dokter sono, kalau boleh sekalian nitip buat Mamah ya."
Kata Neni sambil membawakan bungkusn makanan.
" Boleh dong Nen, nanti tak anterin ke ibu....makasih ya Nen untuk semuanya."
Kata Serly.
" Sama sama ser."
Jawab Neni.
Neni sungguh sangat sempurna sebagai seorang istri....Cantik..Baik....Sayang ke mertua....Gak pernah lawan suami, pintar masak pula.
......................
Di tunggu kritik dan sarannya di kolom komentar.
Jika berkenan tolong kasih like dan +ikuti.
__ADS_1
🙏🙏🙏 Terima kasih.