Adakah Kesempatan Kedua

Adakah Kesempatan Kedua
AKK24 - Kembalinya Bapaknya Jae


__ADS_3

Beberapa minggu setelah Neni dinyatakan hamil bapak nya Jae datang kembali.


Awalnya Jae dan Doni sangat marah ke bapaknya tapi Neni tidak henti hentinya menasehati Jae dan Doni.


Neni meminta bantuan ke mang Kadma supaya menasehati Jae dan Doni agar tidak marah.


Bapaknya Jae pulang membawa penyesalan, dia diusir Ratna.


Ternyata dari awal rencana Ratna adalah membuat keluarganya Jae berantakan.


Ratna rela melakukan apa saja yang penting bisa membuat keluarganya Jae berantakan.


Neni dan mang Kadma berusaha sebisa nya agar tidak ada Pertengkaran anatara Jae, Doni dan bapaknya.


Untuk sementara mang Kadma menyuruh bapaknya Jae tidur dirumahnya.


Tujuannya adalah supaya tidak ada pertengkaran.


Setelah beberapa hari bapaknya Jae tidur di rumah mang Kadma, Ibunya Jae dan Neni akhirnya berkunjung kerumah mang Kadma.


Sesamapinya di rumah mang Kadma bapaknya Jae langsung meminta maaf ke ibu nya Jae, bagaikan bidadari ibunya Jae langsung memaafkan tanpa dendam sedikit pun.


Untuk sementara ibunya Jae menyuruh suaminya agar tetap tidur di rumah mang Kadma, biar ibunya Jae coba bilang ke Jae dan Doni agar bisa memaafkanya.


Kemudian Ibunya Jae dan Neni pulang, sampi rumah Jae dan Doni sudah menunggu.


" Dari mana saja?" tanya Jae.


" Ibu habis nemuin bapakmu Jae." jawab ibunya Jae.


" Terus kapan bapak mau balik ke rumah." tanya Jae lagi.


" Kalau kalian ngijinin bapakmu akan kesini secepatnya." jawab Ibunya Jae.


" Kenapa harus nunggu ijin dari kami, ini kan rumah bapak, besok suruh saja bapa kesini, nanti aku dan Neni kembali kerumah kami sendiri, kamu juga Don jangan marah ke bapak." kata Jae.


" Baiklah kalau kamu mengijinkan nanti ibu nemuin bapakmu lagi." kata ibunya Jae.


" Saya dan Neni malam ini mau pulng kerumah, suruh aja bapak kesininya sekarang, biar mamah ada temennya." ucap Jae.


Kemudian Jae menyuruh Neni untuk membereskan pakaian, Jae mengajak Neni pulang kerumahnya malam ini juga.


" Tapi sekarang sudah malam Jae, apa kalian pulangnya tidak besok saja." kata Ibunya Jae.


" Kami pulang sekarang saja, kebetulan kami juga ada perlu, ayu Nen kita pulang." kata Jae.


Neni hanya mengangguk, dia tidak berani bicara karena tau suaminya sedang marah.


Jae dan Neni langsung pulang kerumhnya, jarak rumahnya Jae dan ibunya lumayan jauh sekitar 30 kilo.


Diperjalanan Neni hanya diam saja sambil menundukan kepala.


" Kenapa kamu diam saja." tanya Jae.


" Gak apa apa A." jawab Neni.


" Aa gak marah kok ke kamu, jadi ngomong jangan diam saja." kata Jae.


" Iya A, kalau Neni punya salah maafin Neni ya A." ucap Neni.


" Aa gak marah sama kamu kok sayang, tapi mulai sekarang tanpa seijin Aa kamu jangan main kerumah mamah dulu ya." kata Jae.


" Iya A, Neni akan nurut apa kata Aa." jawab Neni.

__ADS_1


Mereka sudah sampai kerumah, Setelah membereskan pakaian dan tempat tidur mereka langsung berbaring di kasur.


" Sudah sayang jangan diam saja Aa gak marah ko sama kamu." ucap Jae.


" Iya A." jawab Neni singkat.


" Nanti kalau anak kita lahir mau dikasih nama apa." tanya Jae.


" Ya terserah Aa, kan Aa yang ayah nya." jawab Neni.


" Kalau cowo kita kasih nama Pavel Nedved saja ya." kata Jae.


" Itu mah pemain bola kan A." ucap Neni."


" Iya dia pemain Juventus, dia pemain favorit Aa." kata Jae.


" Terserah Aa saja lah, kalo cewek namanya siapa??? jangan bilang namaya Maria Sharapova ya." tanya Neni.


" Hahaahhahahaha.... kok kamu tau sih yang." kata Jae.


" Ya tau lah, kan Aa paling seneng kalo liat Sharapova maen, senang lihat gunung sama pant*t nya yang se*si, iyakan." kata Neni.


" Ih kamu tau aja yang." ucap Jae.


" Jangan Sharapova ganti yang lain, dasar mesum." kata Neni sambil mencubit Jae.


" Iya iya..... Kalau perempuan kita kasih nama ......gimana kalau Alesha." kata Jae.


" Emang Alesha artinya apa???." tanya Neni.


"Alesha berasal dari bahasa Arab yang diambil dari ayat Alquran. Nama Alesha memiliki arti selalu di lindungi Allah atau bisa dikatakan beruntung." jawab Jae.


" Iya a cantik tuh a, terus nama panjangnya siapa A." tanya Neni Lagi.


" Nama panjangnya Aleshaaaaaaaaaaaaaaaaaaa." jawab Jae sambil tertawa.


" Iya iya slow saja napa yang, Nama panjangnya Alesha Alif Hibatatillah Jaeni." kata Jae.


" Bagus tuh A, artinya apa A." neni bertanya lagi.


" Alesha Alif Hibatilla Artinya anak pertama beruntung yang dilimpahi anugrah dari Allah, dan Jaeni artinya anak Jae dan Neni." terang Jae.


" Ok A Neni setuju." jawab Neni.


Setelah mereka menemukan nama calon anaknya, mereka langsung tidur.


Keesokan harinya pagi pagi ibunya Jae dan bapaknya Jae datang kerumahnya Jae.


" Asaalamualikum." salam dari Ibunya Jae.


" Waalaikumsalam, eh mamah, bapak." Neni jawab salam sambil mencium tangan mertuanya.


" Jae nya mana Nen." tanya bapak mertuanya.


" Aa lagi mandi pa, sebentar Neni buatkan kopi dulu ya pak." kata Neni.


Neni langsung kebelakang membuat kopi dan bilang kalau ada mamah sama bapa main.


" Nanti jangan buatkan Aa kopi, Aa langsung berangkat." kata Jae.


" Kok gitu a." jawab Neni.


" Jangan ngelawan kalau diomongin!!!" ucap Jae.

__ADS_1


" Iya A." Jawab Neni pelan.


" Nanti kalau mamah tanya bilang aja Aa sudah sarapan." ucap Jae.


" Iya A." jawab Neni singkat.


Karena Neni tidak berani melawan suaminya dia hanya menuruti apa yang dikatakan Jae.


Setelah selesai pakai baju Jae langsung berangkat kerja, Jae bilang ke Mamahnya lagi buru buru karena ada mesin rusak di pabrik.


Ibunya Jae tau kenapa Jae langsung pergi, ibunya berpikir kalau Jae pasti tidak mau bicara sama bapaknya.


" Mah, pa diminum dulu." ucap Neni.


" Iya Nen makasih." jawab Bapak mertuanya.


" Jae sudah sarapan Nen." tanaya Mamah mertuanya.


" Sudah mah, tadi bangun tidur Aa sarapan nasi kuning." jawab Neni bohong.


Tapi sebenarnya ibunya Jae tau kalau sebenarnya Jae pasti belum sarapan.


" Kamu mau masak apa Nen." tanya ibunya Jae.


" Gak tau mah, Neni belum tau mau masak apa." Jawab Neni.


" Bikin Karedok saja Nen, Jae paling suka Karedok." Kata Mamah mertuanya.


" Tapi Neni gak bisa mah." jawab Neni.


" Nanti mamah kasih tau Caranya." kata Mamah mertuanya.


"Sekarang aja yu mah." ajak Neni.


Neni dan Mamah mertuanya langsung ke dapur sedangkan bapak mertuanya nonton TV sambil menikmati kopi.


" Kamu siapin 2 biji timun, 2 ons touge, 1 ikat kemangi, terus 5 lembar kol, 2 biji bawang putih, cabe , garam, gula merah dan 1 biji kencur." suruh Mamah mertuanya.


" Terus di apain mah." tanya Neni.


" Dipotong potong, biar Mamah yang goreng Kacang tanahnya." jawab Mamah mertuanya.


" Sudah mah, terus Neni ngapain lagi." tanya Neni.


" Kamu uleg kacang tanah, kencur, cabe, garam dan gula sampai halus." suruh Mamah mertuanya.


" Kalau sudah mah." tanya Neni.


" Kalau sudah nanti tinggal campur saja sayuran yang kamu potong tadi dengan sambal yang kamu uleg, di kasih kerupul biar tambah enak." kata mamah mertuanya.


" Neni coba campurin ya mah." kata Neni.


" Jangan langsung dicampur semua nanti suami mu pulang basi, dadakan aja nyampurnya." kata Mamah mertuanya.


" Ok mah, Mamah temenin bapa ngopi aja, biar neni yang nyiapin ." kata Neni.


Kemudian Neni menghidangkan Karedok buatan nya ke kedua Mertuanya.


" Kamu memang menantu idaman Nen." ucap Bapak mertuanya.


....................................


Ditunggu Kritik dan Sarannya di komentar.

__ADS_1


Jangan lupa kasih like dan +ikuti ya.


Terimakasih


__ADS_2