
lalu tante ana menghampiri andre
"iya dek mau beli apa"
hei hei ini bohong kan,seriusan ini wajah muda tante ana,kok rasanya ini bohongan ya,padahal umurnya gak jauh beda denganku dimasa depan,tapi wajahnya ini malah mirip seperti anak SMA,andre terpana
ah apa apa an keluarga good looking ini!!!,andre berbicara dalam hati,suami nya ganteng,istrinya pun cantik,gak habis pikir deh aku.
"haha,ini kak saya mau melamar kerja disini"
"melamar kerja apakah kamu yakin?"
"iya kak saya yakin"
"kamu boleh berkerja disini,tapi ada syaratnya?"
"apa syaratnya kak?"
"hari ini juga kamu harus bisa menebak 10 jenis bunga yang saya tunjuk,dan jika kamu bisa menebak nya maka kamu akan saya perbolehkan berkerja disini"
hoh,ternyata cuman disuruh menebak jenis bunga ya,kamu terlalu meremehkan kan ku tante ana,akan kuperlihatkan semua ilmu yang kupunya tentang tumbuhan.
eits tunggu sebentar bagaimana jika aku membuat kesepakatan dengan tante ana,kalau aku berhasil menebak semua jenis tumbuhan yang ada disini aku akan tinggal dan diberi gaji.
"yah kedengarannya itu ide yang bagus"
"jadi hanya itu saja syaratnya ya"
"hanya itu saja kata kamu?"
"bagaimana jika kita buat ini semua lebih menarik,begini saja jika aku berhasil menebak semua jenis dan makna dari tumbuhan yang disini,aku diperbolehkan untuk tinggal disini dan mendapatkan setengah gaji,bagaimana?"
"oh,percaya diri sekali kamu ya,baiklah akan saya terima tantanganmu"
"hei hei sayang apakah kamu serius,jika dia menang dia akan tinggal dirumah ini,dia ini orang asing loh,masa kamu biarkan dia tinggal dirumah kita"
"sayang kamu diam saja,tantangan ini mempertaruhkan harga diriku,aku harus memberi pelajaran ke anak ini"
heh,memang deh kenapa istriku keras kepala begini sih,"iya terserah kamu deh sayang"suami tante ana menyerah dan pasrah
"ok langsung saja kita mulai,ini bunga apa"
tante ana menunjuk bunga yang berwarna merah dan tangkainya berduri
"ini bunga mawar,dan bunga ini melambangkan cinta dan kasih sayang"
"oh hebat juga kamu,tapi ini masih muda kalau yang ini apa..."
tante ana pun menyuruh andre menebak semua tumbuhan yang ada tokonya
dan akhirnya pun selesai,andre pun memenangkan pertandingan nya
"haha,jadi bagaimana kak,apakah kamu sudah menyerah?"
"iya saya menyerah kamu memang anak yang benar benar hebat"
"sesuai janji aku diperbolehkan tinggal disini kan ya?"
__ADS_1
"ish,iya iya kamu boleh tinggal disini"
"untuk sebelum nya aku benar benar minta maaf,karena membuat semua hak menjadi rumit begini,aku begini karena aku memang benar benar membutuhkan tempat tinggal,dan lagi pula aku ini adalah seorang anak sma,jadi aku masih harus memikirkan biaya kehidupan sekolahku"
"jika saja tidak terpaksa mungkin aku tidak akan meminta hal yang seperti ini,tenang saja aku tidak akan mengganggu kehidupan kalian atau mengacaukan rumah kalian,aku hanya ingin numpang tinggal dirumah ini saja"
"kamu memang nya tidak tinggal dirumah orang tua mu"
"yah malah dikasih pertanyaan begini, terpaksa bohong lagi deh"berbicara dalam hati
"aku adalah seorang anak perantauan,jadi aku sekarang sedang mencoba untuk hidup mandiri"
mendengarkan hal itu,tante ana langsung memeluk andre
"hah,kamu memang hebat dek,diumur segini kamu sudah memilih untuk hidup mandiri,kakak bangga padamu"
suami tante ana yang melihat tante ana memeluk andre langsung kesal
"hei hei sayang kamu jangan main peluk peluk anak orang dong"
"hah,apakah kamu cemburu,seriusan nih kamu cemburu sama bocah"
"hoi kak,aku bukan bocah"
"yosh,mulai hari ini kamu boleh tinggal dirumah ini,kamu boleh ikut makan dan menggunakan kamar tidur dan mandi dirumah ini"
"aku benar benar berterimakasih sebanyak banyaknya kak"
"sudah sudah santai saja"
lalu andre melihat suami tante ana dan mendekatinya
"namaku adalah Indra,panggil saja aku bang indra"
"oh baik bang indra,namaku adalah andre,salam kenal ya bang"
"hei,kamu cuman mau kenalan dengan suamiku ya,denganku apakah kamu tidak mau berkenalan?"
"hoh,iya maaf kak aku lupa"hah padahal aku sebenarnya udah tahu nama kamu
"nama kakak siapa?"
"nama kakak adalah kirana,panggil saja kakak ana"
"baiklah kakak ana"
"ya udah ayo masuk kedalam,biar kakak tunjuk kan kamar kamu"
"oh baik kak"
andre pun dibawa kakak ana menuju Kamarnya
"nah disini kamar kamu"
andre pun menyadari kalau kamar baru nya itu adalah kamar lama nya dulu waktu dia tinggal dirumah Tante ana
"lah ini kamarku dirumah ini dimasa depan,yah sepertinya aku akan nostalgia disini"
__ADS_1
"aku mau cek kamarnya dulu ya kak"
"oh iya silahkan dek"
"em yah,dalaman kamar ini sedikit berbeda, mungkin karena rumah ini belum lama dibangun kali ya"
andre pun pergi menemui kakak ana lagi
"kamarnya bagus kak"
"oh syukurlah kalau kamu suka"
"apakah aku boleh permisi menggunakan,kamar mandi nya,aku mau buang air kecil?"
"oh tentu saja"
"terimakasih kak"
andre pun pergi menuju ke kamar mandi
"eh,tunggu sebentar sepertinya ada yang aneh"
kakak ana merasa ada yang aneh dengan sikap andre
andre pun keluar dari kamar mandi dan melihat ada kakak ana yang menunggu didepan pintu kamar mandi
"andre ada yang aneh denganmu"
"ha aneh bagaimana kak?"
"kamu tadi pergi ke kamar mandi kan"
"iya memang nya kenapa"
"padahal kakak belum memberitahu kamu dimana lokasi kamar mandinya,bagaimana kamu tau kalau disini letak kamar mandinya?"
ya ampun,aku ceroboh banget sih,kan tante ana malah jadi curiga,kan gak mungkin kalau aku beritahu jika aku berasal dari masa depan,yang ada malah dibawa ke rumah sakit jiwa aku lagi nanti,aha pakai alasan itu saja deh
"haha,itu hanya kebetulan saja kak,aku ini adalah tipe orang yang cukup cepat beradaptasi dengan lingkungan sekitarku,jadi bagiku gak terlalu sulit untuk menemukan WC dirumah ini"
"oh begitu,yah itu masuk akal,maaf ya kakak tadi jadi curiga denganmu"
"haha iya kak gak apa apa"
haha untung tante ana bisa dikibulin
"aku mau kedepan bentar ya kak,mau lihat bang Indra"
"oh iya silahkan,oo iya sekalian awasi dia kerja,kadang jika aku tidak ada disana dia malah bersantai"
"baik kak"
andre pun pergi menuju ketempat om indra
"hai bang,gimana ada pembeli tadi gak pas aku kedalam?"
"enggak nih hari ini sepi banget"
__ADS_1
"sepi ya?,ah gimana kalau aku bantu meramaikan toko ini bang"
"meramaikan toko ini,bagaimana caranya?"